{"id":216604,"date":"2023-05-10T12:11:14","date_gmt":"2023-05-10T05:11:14","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=216604"},"modified":"2023-05-10T12:11:14","modified_gmt":"2023-05-10T05:11:14","slug":"brebes-lampung-versi-jawa-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/brebes-lampung-versi-jawa-tengah\/","title":{"rendered":"Alasan Brebes Layak Disebut Lampung Versi Jawa Tengah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari Minggu kemarin, saya bersama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kkn-itu-asyik-dan-menyenangkan-tapi-tidak-untuk-diulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teman-teman KKN<\/a> berencana untuk silaturahmi ke tempat KKN dulu. Tepatnya di Desa Blandongan, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami memutuskan untuk menyewa sebuah mobil supaya tidak kehujanan dan kepanasan di jalan. Saya didapuk untuk mengemudikan mobil tersebut. Kami berangkat dari kampus di Kota Purwokerto.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, perjalanan kami berjalan dengan lancar tanpa gangguan yang berarti. Kami melewati Ajibarang, Bumiayu, hingga Songgom dengan penuh ketenangan. Jalanan cenderung ramai lancar walaupun sempat ada kekhawatiran di benak saya. Hal ini karena melihat jalanan area Songgom yang macet total.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat melewati Songgom, mobil kami hanya berhenti sekali saja karena sedang ada perbaikan jalan. Kira-kira kami berhenti (di area yang sedang diperbaiki) sekitar 15 menit saja. Awalnya saya mengira perjalanan ke Brebes akan lancar jaya. Namun, di sini, ujian itu dimulai.<\/span><\/p>\n<h2><b>Awal penderitaan menuju Brebes<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kondisi jalanan macet, seorang pengendara <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/suka-duka-pengguna-honda-beat-karbu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Honda Beat<\/a> memotong jalan kami. Saat itu saya mengulurkan uang receh kepada si pengatur lalu lintas. Karena terkejut, tidak sengaja saya menyenggol motor Beat itu. Ternyata, kejadian itu adalah awal mula dari cobaan panjang saya selama melintasi jalanan di Kabupaten Brebes yang kebanyakan rusak parah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa saat kemudian, kami memasuki jalanan di daerah Ketanggungan. Medan jalan sangat tidak rata. Ya persis sama keadilan di Indonesia yang nggak merata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya membatin. Jalanan yang tidak rata dan bergelombang ini akan menimbulkan genangan air saat hujan turun. Saya melihat banyak pengendara motor yang terkena cipratan air dari mobil dan truk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan salah, mobil saya juga sering terkena cipratan dari truk-truk besar yang membuat kaca depan mudah kotor. Hal ini membuat jarak pandang saya agak sedikit kabur. Untung wiper mobil bekerja dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sudah rusak, terjadi genangan pula<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, kami melintasi jalanan di Kecamatan Banjarharjo, sisi tenggara Brebes. Jalanan di area ini banyak yang berlubang. Selain berlubang, jalannya juga sempit. Penyebabnya adalah terlalu banyak pedagang kaki lima yang berjualan persis di pinggir jalan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengemudi harus ekstra hati-hati kalau memasuki daerah ini. Pasalnya, kita nggak tahu akan kena lubang di jalan karena genangan air. Sekali masuk ke lubang, airnya akan muncrat ke pedagang sayur di pinggir jalan. Wah, repot sekali jadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesampainya di Desa Blandongan, saya semakin mengelus dada. Jalanan di desa ini masih belum diperbaiki. Padahal, waktu saya KKN pada Agustus 2022, jalanan di desa ini sudah termasuk rusak parah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang, kondisinya malah semakin memprihatinkan karena bukan hanya rusak, berlubang bergelombang, kontur tanah pegunungan juga membuat jalan di desa ini mudah longsor dan ambles. Mobil yang saya kemudikan juga sempat kandas sampai tiga kali karena \u201cterpaksa\u201d melintasi jalan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oya, kami naik <a href=\"https:\/\/www.oto.com\/mobil-baru\/toyota\/calya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toyota Calya<\/a> untuk menuju Brebes. Jadi, kamu bisa membayangkan betapa menderitanya kami. Bakal susah juga kalau misalnya Pak Jokowi berkunjung ke Brebes naik Mercedes Benz S600 Guard Sudah pasti nyangkut. Parah banget.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat pulang ke Purwokerto dari Brebes, kami memutuskan untuk mampir dulu ke Alun-Alun Tegal melewati Jalur Pantura. Kami pulang sekitar pukul 17.00. Mobil menerjang Jalan Raya Kersana saat Magrib tiba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sialnya, jalanan di daerah tersebut persis seperti calon legislatif. Kenapa begitu? Soalnya nggak ada yang bisa dipilih. Wong rusak kabeh, sedulur! Apalagi penerangan jalan yang nggak ada sama sekali membuat para pengendara harus super hati-hati. Beberapa kali juga saya mendapati pengendara (sing sakerepe dewek) memilih jalan yang tidak rusak sampai mengambil alih lajur kanan. Otomatis pengendara dari lawan arah terpaksa berhenti dengan misuh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pak Ganjar, pekerjaan Anda di Brebes belum selesai<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan rusak di Kabupaten Brebes harus mendapat perhatian dari pemerintah. Bukan hanya pemerintah desa saja, lho. Hal ini juga menjadi tugas pemerintah kabupaten dan provinsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dosa-ganjar-pranowo-capres-pdip-dari-jawa-tengah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pak Ganjar Pranowo<\/a>, tolonglah, selesaikan tugas Anda dengan tuntas. Perbaikilah jalan di Kabupaten Brebes yang sudah kelewat parah. Jangan sampai daerah Anda disidak Presiden saat sedang rusak-rusaknya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau hal itu terjadi, siapa yang malu? Bukan hanya bapak, saya juga malu sebagai warga masyarakat Jawa tengah. Atau mungkin bapak akan bersorak bangga ketika tugasnya diambil alih oleh pemerintah pusat seperti Gubernur Lampung? Kalau apa-apa pemerintah pusat, apa gunanya pemerintah daerah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/melihat-kemiskinan-ekstrem-brebes-dari-sudut-yang-lain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Melihat Kemiskinan Ekstrem Brebes dari Sudut yang Lain<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jalan rusak, tidak rata, bergelombang, hingga genangan air yang bikin celaka membuat Brebes menjadi Lampung versi Jawa Tengah. Runyam sekali! <\/p>\n","protected":false},"author":1840,"featured_media":216651,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[2856,18062,14311,10004,6303],"class_list":["post-216604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-brebes","tag-ganjar","tag-ganjar-pranowo","tag-jawa-tengah","tag-lampung"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1840"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=216604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=216604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=216604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=216604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}