{"id":216341,"date":"2023-05-08T10:32:05","date_gmt":"2023-05-08T03:32:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=216341"},"modified":"2023-05-22T11:27:44","modified_gmt":"2023-05-22T04:27:44","slug":"di-gresik-sarung-bhs-dianggap-biasa-saja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/di-gresik-sarung-bhs-dianggap-biasa-saja\/","title":{"rendered":"Di Gresik, Sarung BHS Seperti Nggak Ada Harganya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau santai atau bekerja, laki-laki di daerah saya, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tidak-ada-kebanggaan-dari-status-gresik-sebagai-kota-industri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gresik<\/a>, menggunakan sarung. Iya, sarung bukan sekadar busana untuk beribadah. Hampir semua aktivitas dan rutinitas mereka jalani menggunakan sarung. Mau yang murah, sampai yang mahal seperti sarung BHS ada semua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konon, lantaran selalu menggunakan sarung, banyak dari mereka tidak punya celana pendek atau panjang untuk digunakan. Iya, mengenakan sarung memang lebih nyaman dan menambah kepercayaan diri.<\/span><\/p>\n<p><em><strong>Baca halaman selanjutnya&#8230;.<\/strong><\/em><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/di-gresik-sarung-bhs-dianggap-biasa-saja\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Sebagai alat bantu kesejukan tubuh<\/b><\/a><\/h2>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya banyak alasan orang Gresik menggunakan sarung. Mungkin Anda yang juga pecinta sarung akan relate dengan alasan ini: \u201cBiar lebih sejuk\u201d. Apalagi kalau pakai sarung BHS yang mahal itu. Mungkin sejuknya bisa menjalar dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sempak-indomaret-celana-dalam-ramah-selangkangan-terbaik-sepanjang-masa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">selangkangan<\/a> sampai ubun-ubun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kita pecinta sarung, udara di \u201cbagian tengah hingga bawah tubuh\u201d adalah hal yang paling diincar. Tentu akan sangat berbeda ketika memakai celana ketat yang membikin kulit kita merasa kepanasan. Selain itu, sarung juga memberikan keleluasaan bagi organ penting pemakainya, alias tidak dikekang dari depan maupun belakang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak sedang melebih-lebihkan. Orang yang mempunyai kebiasaan memakai sarung akan merasa gerah dan gelisah ketika memakai celana ketat. Coba tanya ke teman Anda yang sering memakainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarung seolah menjadi habit yang mempengaruhi psikologi penggunanya. Seolah-olah kalau tidak sarungan, merasa ada yang kurang saja. Saya bahkan pernah dengar kalau dosen saya tidak bisa mengerjakan karya ilmiah jika sedang tidak memakai sarung. Aneh, bukan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Sarung BHS, sarung derajat tertinggi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari keinginan bersarung tadi, ternyata sarung tidak terlepas dari perdebatan identitas sosial. Maksud saya, karena sarung sudah menjadi kewajiban untuk dipakai, muncul merek ternama yang harganya lumayan juga. Ya, ujungnya memberi identitas bagi pemakainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ambillah contoh merek sarung BHS. Sudah tidak asing bahwa harga sarung BHS mencapai Rp1 juta, bahkan lebih. Sarung ini juga biasa digunakan para <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/analisis-ustaz-atau-pendeta-kalah-di-pengabdi-setan-dan-film-horor-lainnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ustaz<\/a> atau kiai. Jadi, tidak heran kalau orang yang memakai sarung tersebut dianggap kaya, religius, dan blablabla.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anggapan tentang pengguna sarung BHS dianggap kaya atau religius, sebenarnya jika dibuktikan, bisa iya bisa tidak. Namun, yang paling penting, saat ini orang-orang berlomba membeli sarung tersebut untuk mencapai stereotip tersebut. Saya sih tidak melarang, tapi kalau ingin dianggap kaya atau religius mbok yo jangan ngandelin merek sarung doang, hehe.<\/span><\/p>\n<h2><b>Di Gresik, sarung BHS bukan barang mewah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, ketika Anda menganggap sarung BHS itu <a href=\"https:\/\/www.sarungbhs.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">barang mewah<\/a>, itu tidak berlaku di daerah saya tinggal. Apa alasannya? Di Gresik bagian utara, orang-orang sering beraktivitas di tambak ikan. Mereka tidak peduli terkena lumpur atau jenis kotoran lain, sarung BHS tetap senantiasa mereka gunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingat ya, mereka tidak peduli harga sarung BHS. Ketika waktunya ke tambak atau ke laut yang akrab dengan kekotoran, sarung mahal itu seperti anjlok harganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Petani tambak memang tidak selalu kaya. Namun, sebab mereka pecinta sarung, maka sarung BHS adalah pilihan yang tepat. Alasannya, BHS itu memang nyaman dipakai, atau sekadar menghargai usaha mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak jarang juga petani tambak mendapatkan sarung BHS dari keluarganya yang mudik dari perantauan. Atau, boleh jadi dari juragannya yang memberi bonus tahunan. Artinya, ada siklus tahunan menambah koleksi BHS baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarung-sarung yang mereka beli atau dapatkan, tidak akan dibuang sebelum barang itu rusak. Meskipun dapat dikatakan mbulak atau kehilangan motif dan warnanya. Dari koleksi-koleksi itulah sebenarnya, orang di daerah saya, Gresik utara, bisa bergonta-ganti sarung BHS untuk beraktivitas tiap hari.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sebenarnya nggak peduli merek, sih<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, mereka tidak pernah memikirkan merek sarung. Toh nantinya dipakai ke tambak dan jadi kotor. Oleh sebab itu, nggak peduli soal harga. Sarung yang mewah itu cuma yang dipakai saat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/begini-rasanya-nggak-pernah-mudik-lebaran-sejak-lahir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lebaran<\/a>. Dan, belum tentu merek BHS atau sarung mahal lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah kisah nyata tentang sarung di daerah saya. Mungkin di sini saya sedikit memberi petuah untuk orang yang memamerkannya untuk memperoleh nilai sosial bahkan sanjungan. Mau dianggap kaya atau saleh karena memakai BHS? Silakan minggir dulu, di tempat saya sudah biasa bos!!<\/span><\/p>\n<div class=\"cls_pro-ss\" data-src=\"sarung bhs\"><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Naufal Zabidi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pelebaran-jalan-daendels-gresik-itu-untuk-kepentingan-siapa-sih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teruntuk Pimpinan Daerah Gresik, Pelebaran Jalan Daendels Itu untuk Kepentingan Siapa, sih?<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau dianggap kaya atau saleh karena memakai BHS? Silakan minggir dulu. Di Gresik bagian utara, sarung BHS seperti nggak ada harganya.<\/p>\n","protected":false},"author":2204,"featured_media":216432,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[19134,13996,19133,19135,19136],"class_list":["post-216341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bhs","tag-gresik","tag-sarung-bhs","tag-sarung-lebaran","tag-sarung-mahal"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2204"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=216341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=216341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=216341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=216341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}