{"id":216306,"date":"2023-05-07T11:51:16","date_gmt":"2023-05-07T04:51:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=216306"},"modified":"2023-05-09T12:56:07","modified_gmt":"2023-05-09T05:56:07","slug":"yang-nggak-tahu-diri-gubernur-lampung-tapi-kenapa-saya-yang-malah-malu-ya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yang-nggak-tahu-diri-gubernur-lampung-tapi-kenapa-saya-yang-malah-malu-ya\/","title":{"rendered":"Yang Nggak Tahu Diri Gubernur Lampung, tapi Kenapa Saya yang Malah Malu, ya?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Provinsi Lampung masih setia untuk viral di dunia maya. Semua berawal dari kritikan seorang pemuda bernama Bima yang dituangkan dalam sebuah video <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bpjs-adalah-masa-depan-abaikan-nakes-tiktok-yang-menghina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TikTok<\/a> tentang alasan Lampung nggak maju-maju. Terakhir, ketika Pak Jokowi meninjau langsung kondisi jalan rusak di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi berbagai kejadian ajaib dari Pak Gubernur ketika Jokowi berkunjung. Saya bilang ajaib karena kelakuannya betul-betul unik. Yah, unik saja kayaknya nggak cukup menggambar. Mungkin lebih ke nggak tahu diri, sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kayaknya, jarang sekali pemimpin daerah yang kelakuannya begitu. Bahkan, saya yang bukan asli warga Lampung malah ikutan malu melihat kelakuan Pak Gubernur sebelum sampai selesai acara tinjauan Presiden. Berikut berbagai kelakuan ajaib Gubernur Lampung yang bikin saya malu meskipun bukan bagian dari warganya:<\/span><\/p>\n<h2><b>Meninjau jalan menggunakan helikopter<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang kerja kantoran, mesti pernah sekali-kali ditugaskan meninjau kondisi bisnis kantor di lapangan. Fasilitas yang diberikan kepada manajer dengan pekerja tentu berbeda. Misal, managernya disediakan Camry, pekerjanya cuma <a href=\"https:\/\/www.toyota.astra.co.id\/product\/avanza\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Avanza<\/a>. Begitu juga yang terjadi pada pemberian fasilitas penginapan dan makan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, hal ajaib terjadi di Lampung. Saat persiapan kedatangan Presiden, Pemprov Lampung membenahi jalur yang dilintasi Presiden. Kabarnya, waktu itu Pak Gubernur datang menggunakan helikopter saat memeriksa proses perbaikan jalan untuk menyambut Presiden. Padahal, saat Pak Presiden melewati jalan di Lampung, beliau menggunakan mobil dinasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau saya jadi Gubernur Lampung, nggak bakal begitu. Saya bukan cuma malu kepada atasan. Saya lebih malu kepada warga yang telah memilih saya saat pemilu. Masa meninjau jalan rusak pake helikopter? Nggak mau ketemu langsung warganya ya pak? Kasihan lho merek butuh perhatian dari pemimpin daerahnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca halaman selanjutnya<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yang-nggak-tahu-diri-gubernur-lampung-tapi-kenapa-saya-yang-malah-malu-ya\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Proyek Roro Jonggrang nggak dilintasi Presiden&#8230;<\/strong><\/em><\/a><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>Proyek Roro Jonggrang nggak dilintasi Presiden<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang saya bilang sebelumnya, Pemprov Lampung telah memperbaiki jalan sebelum Presiden datang. Konon, jalan yang diperbaiki Pemprov itu yang akan dilintasi Presiden saat meninjau infrastruktur. Bocoran jalan yang akan dilalui Presiden didapat Pemprov langsung dari info A1. Pokoknya informasinya sudah paling valid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apes bagi Pak Gubernur dan Pemprov, ternyata <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pak-jokowi-tolong-bikin-kunjungan-ke-magelang-pada-malam-hari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jokowi<\/a> nggak lewat jalan yang sudah diperbaiki oleh mereka. Padahal, dalam waktu yang sangat singkat, Pak Gubernur \u201cmenyulap\u201d jalan yang digadang-gadang mau dilintasi Presiden menjadi lebih baik. Saking singkatnya pekerjaan perbaikan jalan tersebut, sampai disebut sebagai proyek Roro Jonggrang. Akan tetapi, Pak Gubernur dan Pemprov Lampung malah kena prank Presiden.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nggak tahu nama daerah yang dilintasi Presiden<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya paham bahwa wilayah tugas seorang gubernur itu sangat luas. Belum tentu gubernur di Indonesia tahu seluruh nama desa atau dusun di wilayah kerjanya. Tapi, parahnya, Gubernur Lampung itu nggak tahu secara lengkap dan spesifik nama sebuah daerah yang dilintasi Presiden. Pasalnya, ada video yang memperlihatkan Pak Gubernur tanya ke warga terkait nama daerah yang sedang dilintasi Presiden.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kayak gitu gimana mau menyelesaikan masalah daerahnya? Kalau nggak paham medan kerjanya. Padahal, ketika seorang prajurit berperang, salah satu nilai plusnya adalah memahami medan perang. Jika paham medan perang, peluang memenangi peperangan akan semakin besar. Tapi, kalau nggak tahu sama sekali atau nggak paham apa-apa terkait medan perang. Malah bisa mati konyol.<\/span><\/p>\n<h2><b>Senang saat tugasnya diambil alih pemerintah pusat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, seorang pekerja akan sangat malu jika tugasnya diambil alih oleh atasannya. Kalau saya pribadi bukan cuma malu saja. Saya bisa jadi bakal sedih juga. Soalnya, saya akan dianggap kurang becus dalam mengerjakan tugas di pandangan atasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda yang terjadi kepada Gubernur Lampung. Beliau malah senang ketika salah satu tugas utamanya, yaitu memberikan infrastruktur jalan yang mulus kepada masyarakat, diambil alih Presiden. Ekspresi senangnya dapat terlihat saat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ridwan-kamil-lebih-siap-jadi-artis-ketimbang-presiden\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Presiden<\/a> menyampaikan pernyataan ambil alih, waktu itu Gubernur langsung tepuk tangan. Kombinasi nggak tahu malu dan nggak tahu diri yang sempurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu sekiranya berbagai hal ajaib yang dilakukan Gubernur Lampung yang bikin saya malu. Padahal saya bukan bagian dari warganya. Kenapa ya? Kalau kamu jadi warga Lampung, apa yang kamu rasakan melihat kelakuan ajaib tersebut? Silakan corat-coret dalam kolom komentar di bawah ini ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ahmad Arief Widodo<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/balada-suka-duka-orang-ibu-kota-yang-merantau-ke-tanah-lampung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Balada Suka Duka Orang Ibu Kota yang Merantau ke Tanah Lampung<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kombinasi nggak tahu malu dan nggak tahu diri yang sempurna ditunjukkan oleh Gubernur Lampung. Tapi kok saya yang malah malu, ya? Aneh betul.<\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":216339,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[19127,8961,559,6303],"class_list":["post-216306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-gubernur-lampung","tag-jalan-rusak","tag-jokowi","tag-lampung"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=216306"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216306\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=216306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=216306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=216306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}