{"id":213715,"date":"2023-04-20T07:52:59","date_gmt":"2023-04-20T00:52:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=213715"},"modified":"2023-04-20T07:52:59","modified_gmt":"2023-04-20T00:52:59","slug":"fenomena-horor-di-dalam-mal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/fenomena-horor-di-dalam-mal\/","title":{"rendered":"Fenomena Horor di Dalam Mal: Tidak untuk Semua Orang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kalian suka menonton film horor atau berkunjung ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/masuk-rumah-yang-sering-dipakai-uji-nyali\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rumah hantu<\/a>? Jika ya, mungkin kalian akan tertarik dengan fenomena yang nggak baru-baru amat di dunia hiburan Indonesia, yaitu wahana hiburan bertema horor di dalam mal!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang ini, semakin banyak mal menawarkan wahana hiburan yang mengusung tema horor. Misalnya seperti labirin zombie, escape room, atau teater interaktif. Wahana-wahana ini menjanjikan pengalaman yang seru, menegangkan, dan tentu saja, menakutkan bagi para pengunjungnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi apa sih yang menarik dari wahana hiburan bertema horor ini? Mengapa banyak orang yang rela membayar mahal dan mengantre panjang untuk merasakan sensasi ketakutan? Apakah mereka tidak takut dengan efek psikologis atau kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh wahana-wahana ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan mengulas beberapa alasan wahana hiburan bertema horor di mal semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Mari kita mulai!<\/span><\/p>\n<h2><b>Menawarkan tantangan dan adrenalin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi sebagian orang, merasakan ketakutan adalah sesuatu yang menyenangkan dan memacu adrenalin. Mereka merasa tertantang untuk menghadapi rintangan dan teka-teki yang ada di wahana-wahana tersebut, serta melihat seberapa jauh mereka bisa bertahan tanpa berteriak atau lari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wahana hiburan bertema horor di dalam mal juga memberikan kesempatan bagi para pengunjungnya untuk berinteraksi dengan aktor-aktor yang berperan sebagai hantu, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/the-walking-dead-adalah-cerita-zombie-apocalypse-paling-masuk-akal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">zombie<\/a>, atau karakter horor lainnya. Ini membuat pengalaman mereka menjadi lebih nyata dan imersif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, saya bukan tipe orang yang suka dengan hal-hal yang menakutkan. Saya mudah kaget, teriak, dan lari kalau melihat sesuatu yang seram. Tapi, entah kenapa, saya selalu penasaran dengan wahana-wahana horor. Mungkin karena saya ingin tantangan, atau karena saya ingin menguji nyali saya, atau karena saya ingin merasakan sensasi yang berbeda ketika berkunjung ke mal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Memberikan hiburan dan kesenangan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain merasakan ketakutan, para pengunjung juga bisa mendapatkan hiburan dan kesenangan dari wahana-wahana tersebut. Mereka bisa tertawa bersama teman-teman saat melihat reaksi mereka yang lucu atau kocak saat ketakutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sering tertawa melihat reaksi teman-teman yang lagi ketakutan. Ada yang melompat-lompat, berlari-lari, langsung berdoa, marah-marah, dan ada yang nangis-nangis. Saya juga sering tertawa melihat hantu-hantu yang kadang-kadang gagal menakut-nakuti kami. Ada yang kostumnya lepas, ada yang terjatuh, ada yang tertawa-tawa sendiri, sampai ada yang minta foto-foto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, wahana hiburan horor di mal juga bisa menjadi sarana untuk melepaskan stres atau penat dari rutinitas sehari-hari. Dengan mengunjungi wahana tersebut, kita bisa melampiaskan emosi kita dengan berteriak-teriak atau tertawa-tawa bersama teman-teman.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tidak untuk semua orang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tidak semua orang menyukai wahana hiburan horor di dalam mal. Ada juga orang-orang yang merasa tidak nyaman atau bahkan trauma dengan hal-hal yang berkaitan dengan horor. Mereka mungkin memiliki <a href=\"https:\/\/hellosehat.com\/mental\/gangguan-kecemasan\/phasmophobia-fobia-hantu\/#:~:text=Phasmophobia%2C%20Rasa%20Takut%20Berlebihan%20pada%20Hantu&amp;text=Takut%20secara%20berlebihan%20terhadap%20hal,satu%20jenis%20fobia%2C%20tepatnya%20phasmophobia.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fobia terhadap hantu<\/a>, darah, gelap, atau hal-hal lainnya yang ada di dalam wahana tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin juga memiliki keyakinan atau agama yang melarang mereka untuk berhubungan dengan hal-hal mistis atau gaib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kesimpulannya, wahana horor ini cukup seru untuk dicoba kalau kamu suka dengan hal-hal yang menegangkan dan menguji adrenalin. Yah, ada yang lebih serem, sih, yaitu berebut barang diskonan sama emak-emak. Sudahlah, mending kamu mengalah ketimbang mengalami teror horor di dalam mal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Rully Novrianto<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kok-bisa-sih-takut-sama-pocong-dia-kan-cuma-hantu-yang-pengin-dibukain-talinya-doang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kok Bisa Sih Takut Sama Pocong? Dia Kan Cuma Hantu yang Pengin Dibukain Talinya Doang<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0ini\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fenomena horor di dalam mal bukan barang baru. Peristiwa seperti ini sudah jamak terjadi. Namun, justru ada saja yang malah menikmatinya. <\/p>\n","protected":false},"author":1828,"featured_media":213743,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[18100],"tags":[1053,29,4982,19010],"class_list":["post-213715","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-termistis","tag-film-horor","tag-horor","tag-mal","tag-wahana-horor"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/213715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1828"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=213715"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/213715\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/213743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=213715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=213715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=213715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}