{"id":212613,"date":"2023-04-10T15:19:08","date_gmt":"2023-04-10T08:19:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=212613"},"modified":"2023-04-10T15:19:08","modified_gmt":"2023-04-10T08:19:08","slug":"boruto-lama-lama-kayak-sinetron-indonesia-ceritanya-dipanjang-panjangin-nggak-jelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/boruto-lama-lama-kayak-sinetron-indonesia-ceritanya-dipanjang-panjangin-nggak-jelas\/","title":{"rendered":"Boruto Lama-lama kayak Sinetron Indonesia, Ceritanya Dipanjang-panjangin Nggak Jelas!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah satu tahunan lebih saya berhenti sejenak nonton <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Boruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semua gara-gara sakit hati yang mendalam akibat Kurama yang lenyap begitu saja. Eh, tiba-tiba beranda media sosial saya diramaikan dengan cuplikan-cuplikan Boruto dan Kawaki yang mirip dan persis dengan era kehancuran Konoha pada bagian opening episode pertama mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejatinya, para mahluk pencinta anime pasti senang sekali ketika anime kesayangannya tayang. Apalagi saat alur dari cerita yang dibuat semakin menarik dan menumbuhkan rasa penasaran terkait episode-episode selanjutnya. Contohnya saja si Boruto ini, sang anak Hokage ketujuh yang punya serialnya sendiri sejak tahun 2017 silam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Munculnya Boruto memang dimaksudkan untuk mengakhiri masa kejayaan Naruto yang sudah berhasil jadi pemimpin desa Konoha karena kerja kerasnya. Para penonton setia Naruto pun pasti sudah tidak asing dengan kenyataan bahwa pemeran utama dalam serial ini sudah turun tahta dan digantikan oleh anaknya sendiri. Ya betul, anak yang katanya pasti punya keistimewaan karena digadang-gadang punya mata powerfull yang dijuluki <a href=\"https:\/\/naruto.fandom.com\/wiki\/J%C5%8Dgan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jogan<\/a> pada awal penayangannya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Nyinyiran pada Boruto yang nggak ada ujungnya<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boruto yang memulai petualangannya sendiri sejak mengenyam pendidikan menjadi shinobi yang berbakti untuk desanya di akademi seperti apa yang ayahnya lakukan dulu ternyata masih saja mendapat cibiran dari para penggemar veteran yang mengaku kalau anime ini malah semakin jadi ampas. Jelas saja, dari saya masih duduk belajar di bangku sekolah menengah atas sampai hampir lulus kuliah masa konflik utamanya belum muncul juga?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang lebih parah lagi, para karakter lama, karakter legenda di era bapaknya dibuat lemah, tidak berguna sama sekali. Bahkan ada yang sampai dibuat menemui ajalnya duluan. Saya curiga, jangan-jangan nanti karakter yang sudah habis binasa tiba-tiba bangkit dari alam baka terus muncul kembali. Seakan nggak terjadi apa-apa demi menambah panjangnya episode. Please ya, sudah kayak sinetron Wakanda saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, ada beberapa alasan yang memang patut untuk disoroti bagi para kaum pencinta serial ini. Sudah beberapa tahun ini memang pola permasalahannya begitu-begitu saja. Makanya, uneg-uneg yang sudah menumpuk memang harus disampaikan. Semoga saja authornya baca tulisan ini atau seenggaknya tahu kalau ada jemaah mojokiyah yang sudah kesal maksimal. Siapa tau ya kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejar tayang adalah salah satu istilah yang cocok dan melekat sama anime ini. Jadwal tayang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Boruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu memang sekali setiap minggu dengan durasi episode rata-rata dua puluh menitan. Sementara itu, update manga-nya sendiri sekali dalam sebulan. Nah, dari sini sudah bisa dibayangkan ya bagaimana studio tempat mereka produksi harus putar otak agar tetap mengikuti cerita original yang dibuat oleh mangaka tetapi tidak harus sampai menghentikan penayangan di setiap minggunya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Dipanjang-panjangin kayak sinetron<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, solusi yang dapat digunakan ya pakai cerita filler. Istilahnya studio produksi membuat alur cerita sendiri di luar manga tetapi tidak sampai memengaruhi atau merusak alur cerita intinya. Secara kasar sih bisa kita sebut sebagai nambah-nambahin episode layaknya sinetron Indonesia. Sementara itu, kalian tau lah ya kalau episode canon-nya berasa cuma numpang lewat doang. Maka dari itu, saya cenderung lebih suka menabung episode-episode baru agar puas melihatnya dibandingkan harus menunggu setiap minggu hanya untuk durasi penayangan selama dua puluh menitan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, di tahun ini apa yang telah ditunggu-tunggu oleh kebanyakan penggemar terkait kapan episode time skip dimulai sudah terjawab. Ya meskipun kami masih harus menunggu lagi sebab untuk sementara waktu ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Boruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan hiatus sejenak kurang lebih selama tiga bulan. Selain itu, memang sudah menjadi penderitaan yang harus ditelan secara legowo kalau pun memang serial ini akan tamat sepuluh tahun mendatang karena kan semua kembali lagi kepada kehendak yang punya cerita. Baik saya, kamu, maupun kita semua cuma bisa menjadi penikmat saja.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Anisa Cahyani<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sebelum-boruto-ada-dragon-ball-gt-yang-sama-ampasnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sebelum Boruto, Ada Dragon Ball GT yang Sama Ampasnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0ini\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Boruto udah mirip kayak sinetron Indonesia, dipanjang-panjangin ceritanya. Sekalian aja ganti namanya jadi Ikatan Boruto.<\/p>\n","protected":false},"author":2056,"featured_media":83730,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12908],"tags":[5555,5634],"class_list":["post-212613","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-anime","tag-boruto","tag-sinetron-indonesia"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2056"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=212613"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212613\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=212613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=212613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=212613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}