{"id":211940,"date":"2023-04-01T13:21:38","date_gmt":"2023-04-01T06:21:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=211940"},"modified":"2023-04-01T13:21:38","modified_gmt":"2023-04-01T06:21:38","slug":"situbondo-nggak-ada-hujan-emang-petani-di-sini-tanam-padi-pakai-air-galon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/situbondo-nggak-ada-hujan-emang-petani-di-sini-tanam-padi-pakai-air-galon\/","title":{"rendered":"Situbondo Nggak Ada Hujan? Emang Petani di Sini Tanam Padi Pakai Air Galon?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang Situbondo, saya gatel banget pengin ngomongin Mas Ibbas Dimas Baskoro yang bilang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tidak-ada-hujan-di-situbondo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di Situbondo nggak ada hujan<\/a>. Dengan ngeyel saya bakal bilang, nggak juga tuh kalau nggak ada hujan,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, saya sering denger kalau Situbondo itu kek neraka bocor. Parahnya lagi, ada yang bilang kalau toh nanti orang Situbondo ini masuk neraka, nggak bakal kaget karena udah setiap hari udah simulasi merasakan panas neraka dengan hidup di Situbondo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ya nggak gitu juga. Ini betewe saya kan semi-petani nih ya. Kalau petani mau pilih komoditas tanaman tuh lihat-lihat cuaca. Kalau cuacanya kering atawa lagi musim kemarau, ya pilih tanaman yang butuh sedikit air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika cuacanya sering mendung maka otomatis yang dipilih adalah padi. Saya agak gimana ya mau bilang ini. Padi itu kan butuh air yang cukup banyak saat ditanam. Nah kalau di Situbondo nggak ada hujan, lantas dari bulan Agustus sampai Desember kemarin mereka pakai apa untuk menanam dan merawat padi? Air galon?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak usah lebay deh. Di sini curah hujannya berjalan normal kok. Dari bulan Agustus bahkan sampai tulisan ini dibuat tepat pada 31 Maret 2023, hujannya masih ada. Ini juga saya nulis waktu Situbondo lagi hujan deras. Jadi, emang Situbondo mana yang nggak ada hujan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini siklusnya kalau saya amati ya normal-normal aja. Dari Agustus-Februari sih biasanya. Ini nambah ke bulan puasa masih ada aja hujannya. Jadi pas, kan? Sekitar 6-7 bulanan musim penghujan, dan sisanya musim kemarau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari fakta itu, tentu saja pas. Dalam satu tahun jadi bisa tanam 4 kali. Dua kali tanam padi di 6 bulan musim penghujan dan 2 kali tanam jagung di musim kemarau. Kalau masih bilang nggak ada hujan, Mas Ibbas ada di universe yang berbeda kali.<\/span><\/p>\n<h2><b>Petani cabe full senyum<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tambahan lagi nih ya. Kalau di Situbondo itu nggak ada hujan, petani cabe saat ini nggak bakal kehilangan senyumnya. Malahan full senyum karena cabe lagi mahal. Sekilo pernah sampe 70 ribuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa? Pas di bulan Desember sampai Februari ini, hujan di Situbondo itu nggak aturan derasnya. Bahkan di bulan Januari daerah kota sempat banjir, meskipun nggak sampai menenggelamkan daerah situ.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas adanya hujan deras yang bahkan sampai 3 minggu cuma berhenti sebentar-sebentar doang, akhirnya banyak petani cabe yang agutgut (garuk kepala) karena ngelihat tanaman cabainya tenggelam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yap, berhektar-hektar sawah yang ditanami cabe banyak yang tenggelam. Kalaupun nggak tenggelam, pohon cabainya roboh karena curah hujan yang kemarin itu lebih mirip badai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langitnya gelap banget dan hari-hari cenderung suram seperti mas-mas nggak jelas yang motoran pake kacamata item banget saat hampir maghrib. Petirnya pun melebihi lengkingan suara bocil di musala saat tarawih dan bersin seorang bapak-bapak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sebelah mananya sih yang nggak hujan? Pas kemarin air Tuhan terjun dari langit sembunyi di kenyamanan yang seperti apa, Mas?<\/span><\/p>\n<h2><b>Lampu lalu lintas, jalan pintas, dan teknologi jaket<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya agak nggak enak mau ngomong. Tiap hari saya lampu lalu lintas itu dan nggak ngerasa kalau lampu lalu lintasnya lama. Padahal standar aja. Saya pernah ngitung, paling nggak waktunya 60-120 detik saja. Itung aja sendiri kalau nggak percaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak sampai 3 menit dibilang lama? Lebay deh. Lagi pula, di Situbondo ini meskipun ada truk-truk gede ataupun truk gandeng juga ya nggak serame itu. Masih bisa nyelip-nyelip dengan mudah juga, kok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh iya jangan lupa ada buanyak banget jalan pintas yang bisa dilewatin. Saya sering lewat jalan pintas kalau mager pakai helm. Biar nggak lewat lampu lalu lintas, saya milih jalan pintas aja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan lagi, memang di Situbondo ini nggak ada tempat bernaung untuk di sekitaran area traffic light. Kalau ditambahin pohon ya bakal tambah macet karena space-nya diambil pohon itu dong?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau ditambahin penutup macem terop? Itu mau nunggu lampu ijo atau mau ngadain hajatan? Aja-aja ada!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus nih kalau emang di Situbondo itu panasnya naudzubillah coba deh pake teknologi yang udah lama buanget ada di dunia bernama jaket. Saya sering juga kok keluar di siang terik. Pas pake jaket, nggak sepanas itu. Bisa juga tambahin sarung tangan sama masker biar nggak terlalu panas. Enak-enak aja kok, tinggal di Situbondo~<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi tolong banget nih ya, boleh sih bilang Situbondo panas. Tapi kalau nggak ada hujan, aduh, gimana ya. Kayak bangsa nga kenal air gitu kesannya. Ini kebetulan saya nulis juga pas hujan jadi ya pertanyaan saya adalah, jenengan hidup di Situbondo universe mana nih?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Firdaus Al Faqi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/situbondo-madura-swasta-yang-kaya-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Situbondo, Madura Swasta yang Kaya Sejarah<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0ini\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau Situbondo nggak ada hujan, itu petani padi nanam padi pake apa, Bos? Tenaga dalam?<\/p>\n","protected":false},"author":585,"featured_media":194728,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5083,7672,10709,9675],"class_list":["post-211940","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-hujan","tag-padi","tag-situbondo","tag-tanam"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211940","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/585"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=211940"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211940\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=211940"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=211940"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=211940"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}