{"id":20978,"date":"2019-11-21T16:20:36","date_gmt":"2019-11-21T09:20:36","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=20978"},"modified":"2019-11-21T16:22:15","modified_gmt":"2019-11-21T09:22:15","slug":"mengapa-profesi-content-creator-banyak-digandrungi-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengapa-profesi-content-creator-banyak-digandrungi-orang\/","title":{"rendered":"Mengapa Profesi Content Creator Banyak Digandrungi Orang"},"content":{"rendered":"<p>Siapa sih kawula muda negara ber-<em>flower<\/em> +62 ini yang tidak kenal dengan Ria Ricis atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mulan-jameela-jadi-anggota-dpr-ri-lucinta-luna-dan-atta-halilintar-boleh-juga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Atta Halilintar<\/a>? <em>Content creator <\/em>yang cukup popular dengan jumlah pengikut yang cukup mencengangkan. <em>Subscriber\u00a0<\/em>mereka sudah mencapai jutaan dengan jumlah penonton yang tidak kalah banyaknya di tiap videonya, menjadikan mereka mendulang banyak uang dari Youtube. Siapa sih yang jadinya tidak tertarik untuk menjadi seperti mereka?<\/p>\n<p>Sayangnya, konten mereka masih amat jauh dari kata berkualitas atau orisinil. Herannya <em>subscriber\u00a0<\/em>mereka terus saja bertambah walaupun konten yang mereka tampilkan terkesan alay. Youtuber lain yang kontennya jauh lebih berkualitas menurut saya pribadi, seperti Gita Savitri, malah jumlah penonton video atau <em>subscriber-<\/em>nya kalah jauh dari para pembuat konten yang menurut saya abal-abal.<\/p>\n<p>Belum lagi ada <em>content creator <\/em>yang bernama Kimi Hime, yang belum lama ini viral diberitakan akibat kontennya dianggap vulgar oleh masyarakat. Dan dua videonya dengan judul <em>clickbait <\/em>dengan tampilan video yang cukup \u2018mengundang\u2019 juga sampai <em>di-take down. <\/em>Kualitas videonya yang abal-abal,\u00a0herannya malah memiliki penonton dan pengikut yang jumlahnya hingga jutaan. Mungkin video-video dengan iming-iming &#8216;wik-wik&#8217; atau &#8216;ena-ena&#8217; lebih populer untuk masyarakat Indonesia ketimbang dengan video-video edukasi.<\/p>\n<p>Tetapi harus diakui bahwa memang uang yang dihasilkan dari video-video tersebut sangatlah banyak. Tengok saja Ria Ricis yang bisa sampai membeli rumah dari hasil vlognya, atau <a href=\"https:\/\/tirto.id\/melawan-budaya-perkosaan-bersama-gitasav-dan-via-vallen-cL5o\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Gita Savitri<\/a> yang bisa berkeliling dunia secara gratis, bahkan dibayar lewat acara muslim traveller. Tentu saja bagi kebanyakan orang melihat profesi ini amat menjanjikan dan mudah dilakukan dengan bayaran fantastis dan usaha minimalis.<\/p>\n<p>Eh tunggu, kata siapa mudah? Usaha minimalis? Yakin?<\/p>\n<p>Banyak orang yang menduga profesi sebagai <em>content creator\u00a0<\/em>ini tidak sulit. Tinggal mencari tema yang disukai oleh anak muda Indonesia, yang <em>fresh<\/em> dan kekinian dan mengedit video dengan banyaknya aplikasi gratis yang tersebar luas di internet. Semakin ngaco atau di luar kebiasaan, akan semakin mudah viral. Dengan menjadi viral berarti akan semakin cepat juga mendapatkan penonton dan pengikut kanal. Dengan begitu, akan semakin cepat pula mendapatkan uang dan <em>benefit-benefit<\/em> lainnya.<\/p>\n<p>Sayangnya tentu saja tidak semudah itu, Ferguso. Menjadi vlogger atau pembuat konten itu alurnya panjang, mencari ide, merancang perekaman atau <em>shooting,<\/em> merekamnya lalu mengeditnya, bukanlah proses yang instan. Apalagi mencari\u00a0<em>viewer<\/em> dan mempromosikan kanal akan sulit dilakukan dengan semakin banyaknya video-video unggahan di Youtube. Bisa bisa nanti frustasi atau stres duluan karena tidak seperti yang diharapkan.<\/p>\n<p>Menjadi pembuat konten harus memiliki daya juang dan daya tahan yang tinggi. Belum lagi nantinya menghadapi julid-nya netizen yang maha benar disertai dengan komentar-komentar negatif lagi menjatuhkan khas negara ber-<em>flower\u00a0<\/em>ini. Masyarakat Indonesia memang suka sekali menghakimi dan mengomentari dengan respons yang negatif, bukan yang membangun. Menjadi pembuat konten harus memiliki disiplin dan konsistensi yang tinggi agar tidak ditinggalkan oleh para <em>subscriber\u00a0<\/em>yang sudah mengikuti kanal kalian. Tidak semudah kelihatannya bukan?<\/p>\n<p>Lagipula menjadi popular dan dikenal banyak orang akan memiliki banyak sisi negatif yang tidak semua orang bisa atasi. Dihakimi, dibenci, digosipkan sampai mungkin difitnah bisa saja terjadi. Bisa saja depresi dan penyakit mental malah bersarang jika mental tidak kuat. Bisa saja ada pikiran bunuh diri seperti yang dialami banyak artis korea. Hidup akan lebih banyak tekanan dan berpengaruh pada kesehatan mental kita semakin kita dikenal orang.<\/p>\n<p>Mungkin kita memang akan memiliki banyak penggemar, tapi kita juga akan memiliki banyak <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/para-haters-plankton-yang-jahat-harus-tahu-fakta-fakta-ini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>hater<\/em><\/a>. Memiliki mental yang kuat menjadi keharusan jika berhadapan dengan para <em>hater<\/em> yang tidak pernah berpikir panjang dalam bertindak atau berkata-kata. Orang-orang yang sering sekali memberikan komentar menjatuhkan dan mencari-cari celah kesalahan di mana pun dan kapan pun. Begitulah dunia bekerja, akan selalu memiliki dua sisi, seperti dua mata pisau, yang satu tumpul, yang satu tajam. Kalau-kalau salah langkah, bisa-bisa memegang yang tajam sebagai tumpuan dan terluka karenanya.<\/p>\n<p>Jadi masih mau jadi\u00a0<em>content creator?<\/em><\/p>\n<p>Silakan saja, yang penting diluruskan lagi niatnya. Benar-benar untuk membuat konten yang berkualitas dan bermanfaat. Bukan hanya terpukau dengan uang dan popularitasnya belaka.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dear-ria-ricis-jika-mau-pergi-pergi-saja-tak-usah-pamit-apalagi-balik-lagi-please\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Dear Ria Ricis: Jika Mau Pergi, Pergi Saja. Tak Usah Pamit Apalagi Balik Lagi, Please!<\/a> <b><\/b>atau tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/risty-khoirunisa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Risty Khoirunisa<\/a> lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang yang menduga profesi sebagai content creator\u00a0ini tidak sulit. Tinggal mencari tema yang disukai oleh anak muda Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"author":437,"featured_media":21043,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[1966,584,2111,514],"class_list":["post-20978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-atta-halilintar","tag-content-creator","tag-ria-ricis","tag-youtuber"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/437"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20978"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20978\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}