{"id":20853,"date":"2019-11-22T12:20:03","date_gmt":"2019-11-22T05:20:03","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=20853"},"modified":"2019-11-22T12:23:24","modified_gmt":"2019-11-22T05:23:24","slug":"benarkah-salat-jumat-bikin-ganteng-dan-wudu-bikin-wajah-glowing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/benarkah-salat-jumat-bikin-ganteng-dan-wudu-bikin-wajah-glowing\/","title":{"rendered":"Benarkah Salat Jumat Bikin Ganteng dan Wudu Bikin Wajah Glowing?"},"content":{"rendered":"<p>Di Indonesia\u2014negeri dengan mayoritas penduduk beragama Islam\u2014kita mungkin sering mendengar celetukan semacam ini tiap Jumat siang, \u201cSalat Jumat dulu ah, biar ganteng.\u201d Ya, celetukan yang beraroma gurauan itu jamak ditemui, terutama di status media sosial orang-orang yang terlalu kurang percaya diri sampai harus menunggu hari Jumat dulu supaya dianggap ganteng.<\/p>\n<p>Sekilas ungkapan itu lazim belaka. Tampak tak ada hal yang perlu dipermasalahkan darinya. Namun, kalau diteliti, meskipun pengucapnya bermaksud bercanda, ada yang bermasalah dalam ungkapan tersebut.<\/p>\n<p>Nggak ada hubungannya salat Jumat dengan bentuk wajah. Ia adalah sebuah ibadah yang sifatnya wajib bagi laki-laki dalam <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ruu-pks-adalah-ruu-yang-islami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Islam<\/a>. Tiap laki-laki harus melakukannya saban Jumat siang. Sebagaimana ibadah pada umumnya, tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan meraih pahala. Nggak pernah ada tuh saya dengar salat Jumat bisa bikin ganteng atau cantik seketika. Sebab salat Jumat itu dilakukannya di masjid, bukan rumah sakit bedah plastik.<\/p>\n<p>Gurauan semacam itu selain terlihat <em>garing<\/em>, juga nggak logis. Kalau mau ganteng atau menjadi rupawan itu ya berhias diri. Mau salat Jumat triliunan kali, kalau jarang mandi dan malas merawat diri, ya bermuka pas-pasan mah bermuka pas-pasan aja.<\/p>\n<p>Saya bisa percaya salat Jumat bikin ganteng itu kalau misalnya si pelakunya sepulang salat langsung operasi plastik atau paling tidak beli sabun cuci muka yang dapat meningkatkan kegantengan beberapa derajat. Walaupun sabun muka hanya menghadirkan kegantengan yang fana, percayalah khasiatnya lebih riil ketimbang &#8220;sekadar shalat Jumat&#8221;.<\/p>\n<p>Oh bukan, bukan saya sedang merendahkan faedah salat Jumat. Saya justru sedang menempatkan sesuatu pada tempatnya. Dalam hal ini Salat Jumat itu ibadah. Ia sama sekali bukan sinonim dari sabun muka atau alat sihir yang bisa bikin wajah berubah seketika. Dari jelek ke ganteng atau dari ganteng ke ganteng banget.<\/p>\n<p>Percayalah, kalaupun ada orang yang terlihat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-munafik-hidup-memang-lebih-mudah-buat-orang-ganteng-dan-cantik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ganteng<\/a> sehabis salat, itu bukanlah semata-mata karena dia salat. Ada hal selain salat Jumat yang memang bikin wajahnya jadi tampak enak dilihat. Misalnya karena dia berwudu lagi, dia jadi murah senyum karena menyimak nasihat khotib soal senyum itu sedekah, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Alih-alih menjadi semakin ganteng, beberapa orang justru jadi terlihat \u201csemakin jelek\u201d dan kusut selepas salat Jumat. Bukan, bukan karena salat Jumat yang bikin wajahnya jadi jelek. Ibadah apa pun tidak akan merusak fisik si pelaku, kecuali mungkin ibadah orang primitif yang sengaja menyiksa-nyiksa diri sendiri dengan benda tajam dan semacamnya.<\/p>\n<p>Maksud saya, tidak sedikit orang-orang yang habis salat, mukanya jadi awut-awutan kayak pakaian yang lama nggak disetrika. Apa pasal? Selidik punya selidik, ternyata gara-gara dia ketiduran bahkan ngiler pas khotib khotbah. <em>Subhanallah<\/em> sekali memang orang-orang seperti itu. Mereka hanya punya ketiga kemungkinan: terlalu khusyuk, terlalu malas, atau terlalu khusyuk dalam kemalasannya.<\/p>\n<p>Ungkapan lain yang barangkali sering kita dengar atau baca adalah, \u201cMakanya wudu <em>dong<\/em>, biar wajahmu <em>glowing<\/em>.\u201d Ungkapan ini jamak terdengar di kalangan perempuan. Terutama tentu saja dari \u201cukhti-ukhti\u201d kepada \u201cnon ukhti-ukhti\u201d.<\/p>\n<p>Kalau ada perempuan yang wajahnya kusut dan terlihat tidak segar, segeralah perkataan berbau tuduhan itu muncul, \u201cKok kamu kusut banget gitu? Nggak salat ya? Nggak wudu ya? Makanya wudu, biar wajahmu <em>glowing<\/em>.\u201d Ini memang hanya contoh hiperbolik saja dari saya. Tapi, pada kenyataannya hal semacam itu bukanlah perkara yang jarang terjadi. Banyak orang mencampurbaurkan antara nasihat dan tuduhan. Sebuah siasat <a href=\"https:\/\/tirto.id\/dakwah-podcast-dari-kanal-ulil-abshar-abdalla-hingga-kajian-hijrah-dkRy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">dakwah<\/a> yang norak sekali.<\/p>\n<p>Adapun soal wudu bikin wajah <em>glowing<\/em> ini mirip dengan ungkapan pertama soal \u201csalat Jumat bikin ganteng\u201d. Sebuah upaya pencampuradukan dua hal yang tidak ada sangkut pautnya. Perempuan yang mukanya nggak <em>glowing<\/em>, bukan berarti dia jarang wudu. Bisa saja karena dia lagi depresi atau kehabisan <em>skincare<\/em>. Kalau masalahnya demikian, tentu solusinya adalah dengan membantunya supaya tenang atau membelikannya <em>skincare<\/em>, bukan melontarkan perkataan tidak solutif semisal, \u201cWudu dong, biar wajahmu <em>glowing<\/em>.\u201d Wudu kok biar wajah <em>glowing<\/em>, wudu tuh agar salat menjadi sah.<\/p>\n<p>Perkara laki-laki yang menjadi (terlihat) ganteng sehabis salat Jumat atau perempuan yang menjadi (terlihat) lebih <em>glowing<\/em> wajahnya setelah wudu, sering kali hanyalah tipudaya belaka. Maksud saya, bukan salat Jumat atau wudu-lah penyebab utama kegantengan atau ke-<em>glowing-<\/em>an mereka. Boleh jadi masalahnya sesederhana siapa yang lebih pandai merawat diri atau siapa yang lebih banyak uang untuk beli <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aku-kalau-demo-demo-boleh-gosong-jangan-skincaremahal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>skincare<\/em>.<\/a><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ketika-jin-yang-menyerupai-seorang-teman-ikut-salat-jumat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketika Jin yang Menyerupai Seorang Teman Ikut Salat Jumat<\/a> atau tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/erwinsetia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Erwin Setia<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam hal ini Salat Jumat itu ibadah. Ia sama sekali bukan sinonim dari sabun muka atau alat sihir yang bisa bikin wajah berubah seketika.<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":21096,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[2040,4583,3591,4582],"class_list":["post-20853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-ganteng","tag-glowing","tag-salat-jumat","tag-wudu"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20853"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20853\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}