{"id":207233,"date":"2023-03-04T10:30:49","date_gmt":"2023-03-04T03:30:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=207233"},"modified":"2023-03-04T08:24:43","modified_gmt":"2023-03-04T01:24:43","slug":"film-lawas-yang-berulang-tahun-ke-100-di-tahun-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/film-lawas-yang-berulang-tahun-ke-100-di-tahun-ini\/","title":{"rendered":"5 Film Lawas yang Berulang Tahun ke-100 di Tahun Ini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Old is gold&#8221;, mungkin ungkapan ini cocok untuk deretan film lawas yang pada tahun 2023 ini akan genap berusia 100 tahun. Beberapa film yang dirilis pada tahun 1920-an memang dikenal sebagai pionir film dengan genre <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/horor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">horor<\/a>, sci-fi, hingga drama sejarah. Bahkan hingga kini, beberapa film yang dirilis tahun 1920-an termasuk ke dalam \u201ccult film\u201d yang masih memiliki banyak penggemar setia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bagi kamu penggemar film lawas, berikut ini ada beberapa film klasik legendaris yang akan berusia 100 tahun tepat pada tahun 2023 ini!<\/span><\/p>\n<h2><strong>#1 The Pilgrim<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dirilis pada 26 Februari 1923, <em>The Pilgrim<\/em> merupakan salah satu film bisu besutan sutradara dan aktor legendaris <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Charlie_Chaplin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Charlie Chaplin<\/a>. Film lawas ini dibintangi sekaligus disutradarai dan naskahnya ditulis oleh Charlie Chaplin sendiri, Gaes. Pada film berdurasi sekitar 46 menit ini, Charlie Chaplin beradu <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/akting\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">akting<\/a> dengan artis cantik Edna Purviance.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>The Pilgrim<\/em> bercerita mengenai seorang tahanan yang bernama The Pilgrim (atau juga dikenal sebagai Lefty Lombard), yang kabur dari penjara dan mengelabui penjaga dengan menyamar sebagai seorang pastor. Dalam pelariannya, sang tokoh utama singgah di kota Devil\u2019s Gulch di Texas. Penduduk yang melihatnya mengenakan pakaian pastor, mengira sang tokoh utama sebagai pastor baru yang datang di kota tersebut. Apalagi kedatangannya bertepatan dengan hari Minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rupanya sheriff di kota tersebut kemudian mengetahui bahwa dia adalah narapidana yang melarikan diri. Sheriff kemudian membawanya ke perbatasan Meksiko, di mana The Pilgrim diberi pilihan untuk kembali ke Amerika sebagai narapidana atau menghadapi bandit Meksiko yang berperang satu sama lain.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Charlie Chaplin - The Pilgrim - Opening scene\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/TbscEB8QO3Q?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h2><strong>#2 La Roue (The Wheel)<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4 jam 33 menit adalah durasi dari film bisu Prancis, yang dirilis pada 17 Februari 1923 yang silam ini. Disutradarai dan ditulis serta diproduseri oleh aktor Abel Gance, <em>La Roue<\/em> dibintangi oleh aktor S\u00e9verin-Mars, Ivy Close, dan Pierre Magnier.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film lawas yang mendapatkan skor 80% dan 5 bintang di &#8220;Rotten Tomatoes&#8221; ini bercerita tentang seorang teknisi kereta api bernama Sisif (Severin-Mars), yang mengadopsi seorang gadis kecil yatim piatu bernama Norma (Ivy Close). Orang tua Norma sendiri telah meninggal dunia karena menjadi korban kecelakaan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/kereta-api\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> kereta api<\/a> yang tragis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita film ini kemudian menjadi rumit saat Sisif kemudian menyadari bahwa ia jatuh cinta pada Norma yang telah tumbuh menjadi gadis cantik dan ceria. Sisif kemudian dihadapkan pada pilihan untuk tetap mencintai Norma sebagai anak, atau mengungkapkan perasaannya pada putri adopsinya itu.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"La Roue\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/IxtNpGBVu1o?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h2><strong>#3 Norrtullsligan (The Nurtull Gang)<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film drama komedi asal Swedia dan disutradarai oleh Per Lindberg ini bisa dibilang sebagai salah satu pionir film yang mengangkat tema<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/feminisme\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> feminisme<\/a>. Suatu tema yang tentu saja sangat jarang dibahas pada era perfilman di tahun 1920-an.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Norrtullsligan<\/em> sendiri diadaptasi dari novel karangan Elin W\u00e4gner Norrtullsligan, yang menceritakan tentang sekelompok wanita yang bekerja di kantor yang didominasi oleh kaum pria. Mengambil latar tahun 1907, film lawas ini mengangkat tema wanita pekerja yang berhadapan dengan isu-isu seperti solidaritas perempuan, posisi perempuan di pasar tenaga kerja, perjuangan hak-hak mereka, serta konflik klise antara cinta dan pekerjaan. Film yang dirilis pada 26 Desember 1923 ini dibintangi oleh beberapa aktris Swedia ternama seperti\u00a0 Tora Teje, Inga Tidblad, Ren\u00e9e Bj\u00f6rling, dan Linn\u00e9a Hillber.<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=ccUyWrw0pek<\/p>\n<h2><strong>#4 The Covered Wagon<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film koboi bisu besutan sutradara James Cruze ini, menjadi salah satu film termahal di zamannya. Film lawas yang dibintangi oleh aktor J. Warren Kerrigan dan Lois Wilson ini menghabiskan dana hingga 782 ribu dollar Amerika untuk proses pembuatannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dirilis pada 16 Maret 1923 oleh Paramount Pictures, <em>The Covered Wagon<\/em> menceritakan tentang dua karavan besar yang melakukan perjalanan dari Kansas City ke Oregon. Karavan ini masing-masing dipimpin oleh Sam Woodhull yang kasar dan Will Banion yang baik hati namun menyembunyikan masa lalunya sebagai seorang kriminal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama dalam perjalanan, dua karavan ini menghadapi banyak kendala mulai dari medan yang sulit, panas gurun pasir, badai salju, kelaparan dan serangan suku Indian. Cerita semakin rumit, saat Woodhull dan Banion kemudian bersaing untuk memperebutkan hati Molly Wingate, putri keluarga Wingate yang menjadi pemimpin utama dari karavan tersebut.<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=RCVz2C4QVNI<\/p>\n<h2><strong>#5 Coeur Fid\u00e8le (The Faithful Heart)<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Coeur Fid\u00e8le<\/em> adalah film drama Perancis yang disutradarai Jean Epstein dan dibintangi sejumlah aktor dan aktris kawakan Prancis di zamannya. Film lawas berdurasi 87 menit ini dibintangi oleh Gina Man\u00e8s, L\u00e9on Mathot, Edmond Van Da\u00eble, dan Marie Epstein.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film yang memiliki judul berbahasa Inggris <em>The Faithful Heart<\/em> ini dirilis pada 23 November 1923. Ceritanya berfokus pada sosok Marie (Gina Man\u00e8s), seorang gadis yatim piatu yang dipekerjakan secara paksa oleh orang tua angkatnya. Kehidupan Marie bertambah buruk karena sang kekasih, Petit Paul (Edmond van Da\u00eble), merupakan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/pemabuk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemabuk<\/a> dan pengangguran yang kerap menyiksnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marie yang terpuruk kemudian jatuh cinta pada Jean (L\u00e9on Mathot), seorang buruh pelabuhan. Paul yang mengetahui hubungan Marie dan Jean kemudian membawa kabur sang kekasih kemudian menikahi Marie secara paksa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setahun kemudian, Jean kembali menemukan Marie yang kini hidup semakin sengsara dan memiliki seorang anak yang sedang sakit parah. Drama semakin meruncing saat Jean berusaha untuk menyelamatkan Marie dan anaknya, namun harus berhadapan dengan Paul yang culas dan kejam.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Coeur Fid\u00e8le\/The Faithful Heart (Jean Epstein, 1923): The first merry-go-round scene\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7osAIjA82AY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah lima film lawas terbaik yang akan genap berusia 100 tahun di tahun 2023 ini. Apakah kamu tertarik untuk menonton salah satunya?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Yuyun Nurhidayati Amalia<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-rekomendasi-film-horor-lawas-thailand-yang-tak-boleh-dilewatkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Rekomendasi Film Horor Lawas Thailand yang Tak Boleh Dilewatkan<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tertarik untuk menonton kelima film lawas berusia 100 tahun ini?<\/p>\n","protected":false},"author":2077,"featured_media":207347,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[28,15855,481],"class_list":["post-207233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-film","tag-film-lawas","tag-ulang-tahun"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2077"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207233"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207233\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}