{"id":206756,"date":"2023-02-24T08:30:45","date_gmt":"2023-02-24T01:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=206756"},"modified":"2023-02-24T08:01:51","modified_gmt":"2023-02-24T01:01:51","slug":"5-hal-yang-menghambat-minat-belajar-sopir-mobil-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-hal-yang-menghambat-minat-belajar-sopir-mobil-pemula\/","title":{"rendered":"5 Hal yang Menghambat Minat Belajar Sopir Mobil Pemula"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterampilan mengendarai mobil sepertinya wajib untuk dimiliki setiap laki-laki. Terutama bagi mereka yang punya mobil di keluarganya. Kalau sebagai anak laki-laki nggak bisa menjadi sopir pengganti bapak, kayaknya belum afdol untuk disebut sebagai anak kesayangan, sekalipun anak terakhir alias ragil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya saya sudah mendapatkan ilmu dasar mengemudi mobil dari sebuah kursus di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Solo<\/a>. Kursusan itu cukup mentereng, letaknya di Jalan Gajah Mada yang identik dengan tempat kursus mobil di Solo. Ada beberapa penyedia jasa kursus mobil di sana, dan saya memilih salah satunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah ilmu dasar tanpa dibekali dengan jam terbang yang cukup menjadikannya sia-sia. Oleh karena itu saya dibimbing (((lagi))) oleh bapak saya yang punya mobil di rumahnya agar segera bisa menggantikan blio sebagai sopir keluarga. Sayangnya, minat saya untuk mempelajari ilmu kemudi kendaraan roda empat ini malah menurun saat mendapati beberapa halangan berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Pemotor yang ngobrol sambil berkendara<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dunia memang sempit, pertemuan dua insan yang saling mengenal saat di jalan menjadikan mereka sungkan untuk nggak saling bertegur sapa. Di satu sisi, niat mereka baik, menyambung tali silaturahmi. Tapi di sisi lain, mereka mengganggu saya yang sedang meningkatkan jam terbang terkait kemudi mobil bersama bapak saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat dua <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/pengendara-motor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengendara motor<\/a> sedang berbincang mengenai suatu hal, biasanya mereka memelankan laju kendaraan. Kecepatan rendah itu bisa membuat mereka fokus dalam dua hal sekaligus, yakni mengendarai sepeda motor dan berbincang ngalor ngidul entah membicarakan apa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, posisi mulut dan telinga saat berbincang harus dekat. Maka biasanya mereka berjejer di jalan raya. Jadi, selain memelankan laju, mereka juga menghabiskan badan jalan. Hal ini cukup mengganggu bagi saya yang masih kesulitan berjalan pelan menggunakan setengah kopling dan takut untuk menyalip mereka.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Angkutan umum yang sedikit-sedikit berhenti<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Solo, fasilitas angkutan umum memang mengalami peningkatan yang cukup pesat. Halte-halte disebar di beberapa jalan raya sehingga bus <a href=\"https:\/\/www.kompas.tv\/article\/360475\/bus-batik-solo-trans-mulai-berbayar-per-januari-2023-gibran-masa-subsidi-pemerintah-habis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Batik Solo Trans (BST)<\/a> bisa berhenti. Bus-bus berhenti beberapa detik di setiap halte, ada maupun tiada penumpang yang menunggu di halte.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang hal ini bisa menjadi kelebihan Solo dalam hal transportasi umum. Namun, bagi saya yang masih belajar mobil, bus dengan gambar tokoh wayang di bagian belakangnya itu cukup mengganggu. Saya masih sopir pemula, belum berani menyalip, apalagi menyalip bus yang badannya bongsor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberhentian bus yang ada di mana-mana ini kerap kali membuat saya merasa mendapatkan ujian dan cobaan setiap kali mereka berhenti. Saya yang berada di belakang mereka hanya bisa bersabar ketika bus BST berhenti mendadak. Sejujurnya dalam hati saya sedikit kesal karena sebagian besar halte nggak ada orang yang menunggu tumpangan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Pesepeda yang nggak tahu diri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya belajar mobil saat pandemi masih gencar diatasi pemerintah saat itu. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/pandemi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pandemi<\/a> menggugah hobi baru masyarakat yang sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala, yakni bersepeda. Banyaknya orang yang mulai menggemari sepeda membuat banyak sekali pesepeda yang berseliweran di jalan raya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang olahraga bagus untuk tubuh, terlebih di masa-masa bumi nggak baik-baik saja. Namun, kegiatan yang digemari secara tiba-tiba ini juga turut dilakoni beberapa oknum pesepeda dadakan yang cuma ikut-ikutan tren. Beberapa oknum yang saya maksud bersepeda semaunya di jalan raya. Bahkan ada yang nekat bersepeda di tengah jalan raya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu hal ini menjadi ujian berat bagi saya yang saat itu sedang belajar mengemudi mobil. Nggak kayak sepeda motor yang bisa sat-set untuk menyalip atau menghindar, hal yang bisa saya lakukan sebagai sopir pemula hanya berjalan pelan di belakang para pesepeda sambil berdoa agar mereka segera sadar.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Rombongan pengawal mobil jenazah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, sebenarnya tingkah laku barbar mereka sudah pernah saya tulis di Terminal Mojok dan bisa kalian baca <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-dosa-pengawal-mobil-jenazah-yang-yang-bergaya-bak-orang-penting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>. Namun, saya perlu menyebut mereka lagi karena memang sangat mengganggu proses pembelajaran kemudi kendaraan roda empat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana ya, dalam aksinya mereka bisa menghabiskan hampir semua badan jalan. Bahkan mobil maupun sepeda motor yang sedang mengemudi santai dipojokkan oleh mereka. Mereka nggak pandang bulu menepikan pengguna jalan. Kendaraan dengan embel-embel plang &#8220;Belajar Mobil&#8221; di depan dan belakang mobil nggak dikecualikan untuk menepi mendekati trotoar.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Instruktur galak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua ilmu sangat bergantung dengan guru, mentor, instruktur, atau apa pun penyebutannya. Intinya, mereka yang mengajarkan sebuah ilmu kepada mereka yang haus akan ilmu. Saat saya belajar di penyedia jasa kursus mobil, instrukturnya sangat baik hati. Blio menjelaskan secara perlahan sehingga membuat saya lebih mudah untuk memahami apa yang diajari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, selepas kursus di tempat itu, saya memantapkan ilmu kemudi mobil saya kepada bapak saya yang kebetulan punya mobil dan bisa menyetir. Bapak saya yang galak dan seperti sangat sayang kepada mobilnya mengajari saya dengan bentakan dan ungkapan meremehkan. Alhasil, saya jadi trauma untuk belajar dengan blio. Ilmu dasar yang saya terima dari kursus pun kini sia-sia.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Arif Prayoga<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-hal-yang-dirasakan-sopir-mobil-newbie-sedikit-tenang-banyak-paniknya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Hal yang Dirasakan Sopir Mobil Newbie: Sedikit Tenang, Banyak Paniknya<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h6><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jadi males belajar nyetir.<\/p>\n","protected":false},"author":2070,"featured_media":206791,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[5084,14443,9180,14160],"class_list":["post-206756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-mobil","tag-pemula","tag-sopir","tag-sopir-mobil"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2070"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}