{"id":204915,"date":"2023-02-04T10:20:59","date_gmt":"2023-02-04T03:20:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=204915"},"modified":"2023-02-04T10:24:08","modified_gmt":"2023-02-04T03:24:08","slug":"keylor-navas-yang-nahas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/keylor-navas-yang-nahas\/","title":{"rendered":"Keylor Navas yang Nahas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya bisa menebak, nanti, ketika Keylor Navas membuat penyelamatan gemilang untuk Nottingham Forest, orang-orang akan berkata, \u201cBagaimana bisa Real Madrid membuang kiper sehebat ini?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai fans Real Madrid, saya tak sekali ini mendengar hal tersebut. Semenjak kedatangan Thibaut Courtois, orang-orang seakan menuduh Madrid memperlakukan Navas dengan tidak baik, dan memang pada titik tertentu saya setuju.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama faksimili De Gea, lalu tergusurnya Navas ke bangku cadangan karena Courtois, seperti menunjukkan Madrid memang tak tahu diuntung. Navas adalah bagian dari skuat threepeat, pencapaian sebuah tim yang hampir mustahil diulangi oleh tim lain (kecuali Madrid, tentu saja), menendangnya menunjukkan tim ini tak tahu rasa terima kasih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika PSG berminat pada Navas, tak butuh waktu lama, Madrid menyetujuinya. Nahas, Courtois justru tampil buruk di paruh musim pertama kepergian Navas, dan PSG justru makin kuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi saya ingin menyodorkan satu hal lain yang kalian perlu pahami tentang Madrid. Tim ini, melakukan segala cara untuk menang. Dan peremajaan skuat, adalah cara mereka meraih kemenangan. Toh, Courtois bisa menyamai torehan Navas, membawa Madrid memenangi Liga Champions dan jadi pahlawan utama di hari itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari drama-dramanya, Navas bisa dibilang pemain underrated dan jauh dari hiruk pikuk pemberitaan sensasional.<\/span><\/p>\n<p><strong>Kesialan tiga babak Keylor Navas<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kadang memelesetkan nama Keylor Navas menjadi Keylor Nahas. Sebab, segila apa pun penampilan dia, entah kenapa, pelatih selalu kepincut untuk mendatangkan pelatih lain. Dia didatangkan sebagai pelapis Casillas, namun berhasil menunjukkan kegemilangannya. Dan semua orang pun tahu, Navas adalah ksatria mistar yang Madrid butuhkan. Semusim kemudian, Casillas hengkang. Apakah itu berarti tempat di starting lineup sudah dikunci oleh Navas?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh, tentu saja tidak. Setidaknya, begitu awalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Madrid getol mendatangkan De Gea. Beragam drama terjadi, yang berakhir dengan kira-kira seperti ini narasi yang beredar: MU setuju melepas De Gea, tapi mesin faksimili mereka telat mengirimkan berkas. Jadilah Madrid \u201cterpaksa\u201d memberi tempat utama untuk Navas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan Keylor Navas membayarnya dengan sangat ciamik. Tiga Liga Champions, satu piala La Liga, dan piala lain yang saya tak tahu saking banyaknya. Kita bisa berdebat semalam suntuk tentang siapa kiper terbaik satu dekade terakhir. Tapi kita hanya perlu dua puluh detik untuk menentukan siapa kiper paling bergelimang trofi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun hal tersebut sepertinya tak cukup untuk Madrid. Seperti yang kita tahu, El Real mendatangkan Thibaut Courtois. Makin lama, tempatnya makin tergeser. Ketika PSG datang, ia tak butuh waktu lama untuk mengiyakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah sekian lama mengisi mistar PSG dengan begitu meyakinkan, mereka malah mendatangkan Gigi Donnarumma. Berbagi tempat dengan kiper yang baru saja meraih trofi benua tentu saja bukan hal yang mudah. Sejarah pahit, selalu berulang kepada Navas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan kini, ia merumput untuk Nottingham Forest, tempat yang mungkin akan membuat kuil untuk memanjatkan puja-puji terbaik.<\/span><\/p>\n<p><strong>Navas adalah kita, yang kerja keras, tapi yang dipuji karyawan lain<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam titik hidup kita, pasti ada suatu momen di mana kita bekerja begitu keras, tapi orang lain lebih dihargai dan dipuji meski belum terbukti, dapat gaji yang jauh lebih tinggi, atau mendapat kredit di rapat meski kaulah yang bikin kantormu tembus target. Dan perasaan itu benar-benar menyebalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keylor Navas tahu betul tentang hal itu. Dia tiga kali tersingkir, meski jadi pahlawan penyelamat. Dia tiga kali tenggelam dalam berita, akibat orang-orang baru yang punya nama lebih menjual. Dia tiga kali melihat semuanya dari pinggir lapangan, akibat kebutuhan mencapai kemenangan yang kadang bikin orang jadi tak rasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi saya begitu yakin, nanti, di Nottingham Forest, orang akan mengingatnya sebagai pahlawan Madrid, salah satu kiper terhebat sepanjang masa, dan salah satu kiper dengan raihan trofi yang bikin sesak lemari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan dari torehan-torehan yang ada, Keylor Navas menjadi sebenar-benarnya definisi pemain underrated. Atau nahas. Tapi yang jelas, Navas adalah kita, karyawan yang perform, tapi atasan yang dapet pujian.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CoLPQenvzL6\/?hl=en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Akun Instagram Keylor Navas<\/a><\/em><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rodrygo-the-starboy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rodrygo, The Starboy<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dia yang kerja keras, orang lain yang dipuji.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":204918,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12904],"tags":[18342,18343,8473,1953],"class_list":["post-204915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-keylor-navas","tag-nottingham-forest","tag-psg","tag-real-madrid"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204915"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204915\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}