{"id":203605,"date":"2023-01-21T12:14:31","date_gmt":"2023-01-21T05:14:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=203605"},"modified":"2023-01-21T12:14:31","modified_gmt":"2023-01-21T05:14:31","slug":"the-last-of-us-beginilah-seharusnya-adaptasi-game-dibuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/the-last-of-us-beginilah-seharusnya-adaptasi-game-dibuat\/","title":{"rendered":"The Last of Us: Beginilah Seharusnya Adaptasi Game Dibuat!"},"content":{"rendered":"<p><em>The Last of Us adalah sebaik-baiknya adaptasi game, no debat!<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sebuah anggapan kalau film atau serial yang diadaptasi dari game akan berakhir dengan kegagalan. Sudah banyak buktinya, mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Resident Evil <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang jumlah filmnya sudah seperti sinetron, lalu ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Street Fighter (1995), Assassin&#8217;s Creed (2005) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan masih banyak lagi, terlampau banyak untuk disebutkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi semakin ke sini, film atau serial yang diadaptasi game menunjukan perbaikan kualitas. Puncaknya, adaptasi video game terbaik jatuh pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diproduksi oleh HBO yang dirilis pada 15 Januari 2023 kemarin. Saat artikel ini saya tulis, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baru dirilis satu episode, tapi sudah mendapatkan ulasan yang sangat positif dari fans dan memang serial ini begitu epik, beginilah seharusnya adaptasi game dibuat!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang belum tahu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah video game yang dikembangkan oleh Naughty Dog dan dirilis pada 2013 untuk konsol Playstation 3. Game ini mampu menggemparkan kalangan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gamer <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">karena ceritanya yang keren. Munculnya kabar kalau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan diangkat menjadi serial oleh HBO pun disambut baik karena <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">track<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> record <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">HBO selama ini nyaris tak pernah gagal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sendiri mengisahkan dunia di masa depan yang dilanda wabah infeksi zombie yang diakibatkan oleh jamur Cordyceps yang menginfeksi otak manusia. Dalam serial buatan HBO ini, premisnya sangat setia dengan material aslinya dan inilah yang seharusnya dilakukan saat mengadaptasi game. Dibintangi oleh Pedro Pascal sebagai Joel dan Bella Ramsey sebagai Ellie, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berhasil memuaskan dua pihak yaitu orang yang sudah dan belum memainkan game-nya sama sekali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari awal sampai akhir, cerita mengalir secara intens dan semua pemain tidak ada yang gagal dalam memerankan karakternya masing-masing. Kunci keberhasilan HBO dalam menggarap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah setia pada materi asli demi menghormati para gamer-nya, tidak banyak mengubah elemen yang ada, dan itulah yang tidak dilakukan oleh Netflix ketika membuat film adaptasi dari game maupun komik. Contohnya saja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Witcher <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang yang musim keduanya jeleknya minta ampun karena melenceng dari game aslinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang ada beberapa perbedaan dengan game-nya seperti latar kejadian. Dalam game, wabah zombie terjadi pada 2013 lalu melompat ke 2033 sementara dalam serial ini, wabah terjadi di tahun 2003 dan cerita berlanjut ke 2023. Perbedaan lainnya hanyalah tampilan fisik karakter Sarah, anaknya Joel yang dalam game terlihat masih <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bocil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sedangkan di sini Sarah sudah remaja dan diperankan oleh aktris kulit hitam. Perbedaan itu tidak terlalu mengganggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara bagi yang belum pernah memainkan gamenya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> justru akan lebih seru karena belum tahu ceritanya sama sekali dan tidak akan merasakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dejavu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Oh iya, dalam serial ini disebutkan secara tidak langsung kalau wabah zombie yang disebabkan oleh jamur Cordyceps berawal dari Jakarta, Indonesia. Mungkin ini strategi HBO sebagai teknik marketing agar serial ini banyak ditonton di Indonesia atau mungkin ada alasan lain kenapa Jakarta dipilih menjadi tempat pertama terjadi wabah zombie.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan contoh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">live<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> action <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbaik dari game yang harusnya dibuat dan seperti inilah yang para penggemar inginkan. Netflix rupanya harus belajar pada HBO bagaimana membuat serial adaptasi dari media lain menjadi keren dan epik. Bukannya malah mengubah elemen asli seenak jidat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ke depannya, akan ada lagi game Playstation yang diadaptasi ke dalam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">l<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ive<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> action<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">God of War<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semoga saja bisa seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last of Us <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kini sudah menjadi patokan standar adaptasi game terbaik yang pernah ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: Akun Instagram <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CkYodGOhPZb\/?hl=en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@thelastofus<\/a><\/em><\/p>\n<p>Penulis: Hilman Azis<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menonton-film-adaptasi-novel-yang-pernah-dibaca-di-mana-menariknya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menonton Film Adaptasi Novel yang Pernah Dibaca di Mana Menariknya?<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Look for the light.<\/p>\n","protected":false},"author":1160,"featured_media":203674,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13118],"tags":[16535,6500,18204],"class_list":["post-203605","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serial","tag-adaptasi","tag-serial","tag-the-last-of-us"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203605","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1160"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203605"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203605\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}