{"id":203603,"date":"2023-01-21T09:45:29","date_gmt":"2023-01-21T02:45:29","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=203603"},"modified":"2023-01-21T09:45:29","modified_gmt":"2023-01-21T02:45:29","slug":"wali-kota-tegal-wali-kota-kok-isinya-cuma-kontroversi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wali-kota-tegal-wali-kota-kok-isinya-cuma-kontroversi\/","title":{"rendered":"Wali Kota Tegal: Wali Kota kok Isinya Cuma Kontroversi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tersebutlah Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Tegal masa jabatan 2019 sampai 2024. Background pria asli Brebes ini adalah pengusaha. Beliau merupakan direktur PO Bus Dedy Jaya, pemilik rumah sakit Dedy Jaya dan juga Hotel Grand Dian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama beliau mulai jadi buah bibir nasional ketika menerapkan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pada-akhirnya-jogja-lockdown-total-jauh-lebih-masuk-akal-ketimbang-sayur-lodeh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lockdown<\/a> kepada Kota Tegal pada Maret 2020. Kalimat Wali Kota Tegal kala itu: \u201cLebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka.\u201d Kalimat yang secara otomatis langsung viral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imbas, Kota Tegal menjadi seperti kota mati. Pengendara, baik roda dua maupun empat yang akan masuk Kota Tegal wajib dicek menggunakan thermo gun dan disemprot disinfektan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malam harinya, lampu kota dimatikan. Jalanan menjadi gelap gulita, membuat warga hanya bisa memilih untuk berdiam diri di rumah saja. Sampai di sini terlihat normal dan biasa-biasa saja. Namun, beberapa kejadian ini membuat Pak Wali Kota Tegal mendapatkan label wali kota dengan segudang kontroversi. Berikut beberapa di antaranya:<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Baliho dan kaos Mr. Lockdown<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan cepat menerapkan lockdown Kota Tegal ternyata diikuti oleh euforia yang berlebihan. Tiba-tiba saja baliho ukuran jumbo bergambar muka Wali Kota Tegal mengepalkan tangan terpampang di jembatan penyebrangan antara McDonald dan Pacific Mall. Di dalam billboard tersebut terlihat Dedy Yon Supriyono mengenakan baju Satpol PP dengan caption: \u201cMr. Lockdown Indonesia, Wajib Pakai masker.\u201d Sontak poster narsis tersebut mendapat banyak kontra dari warga Tegal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sampai di situ, branding Mr. Lockdown juga dibuatkan merchandise dalam bentuk kaos. Kaos tersebut dilaunching pada acara dengan tajuk \u201cBuka Bersama Pak Wali pada Bulan Ramadhan tahun 2020\u201d. Launching tersebut dihadiri oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/asn-mau-baik-atau-brengsek-adalah-cerminan-masyarakatnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ASN<\/a> lingkup Kota Tegal dan tentu saja menimbulkan keramaian, padahal saat itu masih PSBB, loh.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Nyawer saat PSBB<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih dalam suasana PSBB, Wali Kota Tegal ketahuan nyawer saat acara dangdut hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal. Acara ini digelar di Lapangan Tegal Selatan dalam rangka pernikahan dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/suara-hati-bocil-yang-resah-ditanya-kapan-sunat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">khitanan<\/a> anaknya. Konser dangdut megah ini mampu menyedot ribuan penonton. Walaupun sempat mengelak, jejak digital tidak bisa berbohong. Pak Wali terekam nyawer biduan saat tengah menyanyi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata kasus ini berbuntut panjang, Pak Wasmad sebagai yang punya gawe ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat oleh pasal kekarantinaan kesehatan. Beliau dianggap tidak mendukung dan mematuhi imbauan terhadap pencegahan mata rantai penularan virus corona.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Berkonflik dengan Wakil Wali Kota Kota<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Publik Tegal dihebohkan dengan perseteruan antara Wali Kota Tegal dengan wakilnya. Perseteruan ini dipicu oleh pencemaran nama baik dan rekayasa kasus yang terjadi pada 9 Februari 2021.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu, Wali Kota Tegal, yang sedang di Jakarta, digrebek oleh Ditresnarkoba Polda Metro. Hasil penggeledahan dan pemeriksaan tidak ditemukan bukti narkoba yang dimaksud. Usut punya usut, dicurigai wakil wali kota yang melapor. Sontak, ruang kerja Pak Wawali digembok dan fasilitas mobil dinas ditarik sehingga Pak Wawali tidak bisa ngantor. Seru banget.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Perayaan Tahun Baru 2023<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malam pergantian tahun 2023 disambut meriah. Pemkot menyelenggarakan dua kegiatan secara bersamaan. Tabligh Akbar dihelat di Masjid Agung dan Konser Dangdut digelar di Lapangan Pancasila. Lagi-lagi, Pak Wali Kota Tegal menjadi bahan pembicaraan. Aksi goyang Pak Wali bersama <a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/hype\/entertainment\/e-chiquita\/biodata-dan-profil-ghea-youbi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ghea Youbi<\/a> dan Ucie Sucita viral di internet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah empat kontroversi Wali Kota Tegal yang bikin saya, sebagai warga asli, hanya bisa menghela napas.. Bisa dibilang Pak Wali termasuk pejabat daerah yang selalu menimbulkan pro dan kontra. Mbok sudah, Pak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: \u200b\u200bArief Nur Hidayat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengajian-dan-dangdutan-di-waktu-yang-sama-cara-wali-kota-tegal-mencintai-warganya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Acara Pengajian dan Dangdutan di Waktu yang Sama Adalah Cara Wali Kota Tegal Mencintai Warganya.<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kok isinya cuma kontroversi, ya?<\/p>\n","protected":false},"author":1676,"featured_media":203654,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[18201,2857,18202,6737,18200],"class_list":["post-203603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-ghea-youbi","tag-tegal","tag-ucie-sucita","tag-wali-kota-tegal","tag-wali-kota-tegal-nyawer"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1676"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203603"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203603\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}