{"id":203486,"date":"2023-01-19T14:41:48","date_gmt":"2023-01-19T07:41:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=203486"},"modified":"2023-01-19T14:41:48","modified_gmt":"2023-01-19T07:41:48","slug":"dari-kasus-tas-charles-keith-mbak-zoe-kita-belajar-harta-yang-paling-berharga-memang-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dari-kasus-tas-charles-keith-mbak-zoe-kita-belajar-harta-yang-paling-berharga-memang-keluarga\/","title":{"rendered":"Dari Kasus Tas Charles &#038; Keith Mbak Zoe Kita Belajar, Harta yang Paling Berharga Memang Keluarga"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zoe Gabriel, seorang remaja 17 tahun asal Singapura, belakangan ini menjadi perbincangan hangat. Pasalnya melalui akun <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/media-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">media sosialnya<\/a>, Mbak Zoe menganggap bahwa tas Charles &amp; Keith merupakan tas mewah alias <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">luxury bag<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Tak pelak postingannya tersebut mendulang banyak komentar miring dari warganet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya Zoe mengunggah video <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">unboxing<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tas di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/tiktok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TikTok<\/a>. Di video tersebut dia menceritakan bahwa baru saja diberikan hadiah oleh ayahnya, sebuah tas Charles &amp; Keith. Dilihat dari ekspresinya, Mbak Zoe terlihat begitu senang mendapatkan tas tersebut. Dia amat bangga hingga menyebut tas pemberian ayahnya merupakan tas mewah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menanggapi postingan Mbak Zoe tersebut, warganet yang budiman dari seluruh dunia bergerombol mem-<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bully<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">-nya. Mereka menganggap tas Charles &amp; Keith seharga 79 dollar itu bukanlah tas mewah atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">luxury bag<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Lebih parahnya lagi, warganet juga menganggap Zoe norak gara-gara pamer barang yang nggak seberapa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berhari-hari cibiran dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cocot kencono <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">warganet meriuhkan postingannya. Melihat berbagai komentar miring tersebut Zoe kemudian membuat video klarifikasi. Di video klarifikasinya, Zoe dengan menahan isak menjelaskan bahwa dia nggak menyangka bakal mendapatkan tanggapan sebegitunya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan rendah hati Zoe menjelaskan bahwa dia nggak berasal dari keluarga berada, sehingga tas seharga 79 dollar menjadi sesuatu yang begitu mewah untuknya. Pasalnya, untuk mengumpulkan uang sebesar itu bukanlah hal yang mudah untuk dia dan keluarganya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Zoe juga membandingkan bahwa untuk membeli roti saja merupakan sesuatu yang berharga untuknya. Tentu saja ini mengiris-iris hati mengingat komentar-komentar warganet yang begitu brutal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejujuran dan kerendahan hati Mbak Zoe akhirnya membuatnya diundang makan siang oleh bos Charles &amp; Keith. Seolah menjadi angin segar di tengah badai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bully-<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">an warganet, tentu saja membuat Zoe begitu riang. Dia juga membagikan kegiatannya tersebut melalui media sosialnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat kasus ini, banyak sekali warganet lain\u2014yang mungkin juga turut mem-<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bully<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">-nya\u2014akhirnya merasa iba dan tergugah hatinya. Mas Katon Bagaskara, vokalis <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/kla-project\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">KLa Project<\/a>, bahkan turut berkomentar di postingan Volix Media di Instagram, \u201cKarena sesungguhnya kemewahan dan kebahagiaan itu tidak ada ukuran standarnya, kecuali dari diri sendiri.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, benar kata Mas Katon, kebahagian itu nggak ada standarnya, apalagi batasannya. Setiap orang pasti punya standar kebahagiaan masing-masing. Pun demikian dengan barang mewah. Bagi sebagian orang, barang yang sederhana bisa jadi merupakan barang yang mewah baginya. Terus, kenapa harus membanding-bandingkan bahkan sampai mem-<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bully, sih?<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Toh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mewah nggak mewah yang penting berkah. Begitu kata kiai saya dulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi pula ngapain <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sih<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> warganet yang budiman ini mem-<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bully <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kebahagiaan orang lain? Apa iya mereka ini termasuk golongan kelas atas? Bisa jadi mereka cuma golongan yang beli tas di Shopee dengan harga tiga puluh ribu, udah gitu masih nyari yang gratis ongkir pula. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ramashok<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk saya yang beli H&amp;M ataupun <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/uniqlo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uniqlo<\/a> saja sudah senang minta ampun, tentu tas seharga 79 dollar juga merupakan hal yang mewah. Apalagi itu merupakan pemberian dari seorang ayah, sang tulang punggung keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar dari cerita Mbak Zoe ini saya menyadari bahwa segala sesuatu yang dikasih itu mewah, nggak peduli harga atau mereknya. Nominal harga bukanlah patokan. Yang mewah itu kasih sayang seorang ayah kepada anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan bagaimana rasa senangnya Zoe mendapatkan kejutan hadiah barang mahal pertamanya. Hadiah tulus dari hasil kerja keras ayahnya yang telah membanting tulang untuk anak terkasihnya. Tentu ketulusan kasih sayang ini nggak ada bandingannya dengan apa pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu lagi, kejujuran dan kerendahan hati Zoe Gabriel patut diteladani. Dia nggak malu dengan keadaannya dan memilih jujur di tengah terpaan cacian netizen. Dia tetap bersyukur dengan apa yang diberikan kepadanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentu saja yang turut menjadi perhatian adalah kasih sayang keluarga, dalam hal ini nilai hadiah pemberian ayah Zoe. Mungkin beda rasanya jika tas Charles &amp; Keith yang didapat Zoe bukanlah dari ayahnya. Tentu beda rasanya jika tas Charles &amp; Keith ini berasal dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">doorprize <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jalan sehat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja hadiah dari keluarga merupakan sesuatu yang spesial dan berharga karena keluarga memang merupakan harta yang nggak ada harganya. Sebab seperti dalam film <\/span><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keluarga_Cemara_(film)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga Cemara<\/span><\/em><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">harta yang paling berharga adalah keluarga<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Radhitya Alam<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lingkaran-setan-keluarga-besar-yang-hobi-gibah-kumpul-dosa-absen-dicap-durhaka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lingkaran Setan Keluarga Besar yang Hobi Gibah. Kumpul Dosa, Absen Dicap Durhaka<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harta yang paling berharga adalah keluarga~<\/p>\n","protected":false},"author":2066,"featured_media":203490,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12906],"tags":[18181,228,5201],"class_list":["post-203486","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-media-sosial","tag-charles-keith","tag-keluarga","tag-tiktok"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203486","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2066"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203486"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203486\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203486"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203486"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203486"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}