{"id":203071,"date":"2023-01-18T10:45:44","date_gmt":"2023-01-18T03:45:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=203071"},"modified":"2023-08-04T07:46:00","modified_gmt":"2023-08-04T00:46:00","slug":"kesedihan-melihat-masjid-cianjur-tercinta-kini-tersisa-puing-puing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kesedihan-melihat-masjid-cianjur-tercinta-kini-tersisa-puing-puing\/","title":{"rendered":"Kesedihan Melihat Masjid Cianjur Tercinta Kini Tersisa Puing-Puing"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 masih menghantui kami. Padahal, sudah hampir dua bulan sejak kejadian itu dan warga terdampak sudah mulai bangkit dengan membangun rumah-rumah yang hancur. Tetapi, yang paling menyayat hati saya adalah bagaimana sebuah masjid besar tempat saya bertumbuh, bermain, dan belajar sejak kecil kini tersisa puing-puing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masjid itu bernama Al-Muttaqin, berdiri di tengah-tengah Kampung Wargaluyu, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur. Ya, masjid itu berdiri di desa tempat episentrum gempa terjadi. Tetapi, beruntung, kampung kami tidak masuk daftar relokasi dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berkaca-dari-gempa-cianjur-edukasi-bencana-harga-mati-tidak-boleh-ditawar-lagi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BMKG<\/a>, sehingga warga di sini hanya perlu memperbaiki bangunan tanpa harus pindah tempat tinggal.<\/span><\/p>\n<h4><b>Diratakan dengan tanah<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah tahun berapa masjid itu dibangun, tetapi masjid itu sudah berdiri sejak saya lahir. Mungkin dibangun saat almarhum bapak masih hidup. Masjid itu selalu mendapatkan renovasi dari tahun ke tahun. Yang awalnya tidak memiliki kamar mandi, kini memilikinya. Yang awalnya lantai dua tidak bisa digunakan, bahkan saat itu sedang tahap pembangunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, masjid megah tercinta berwarna hijau itu harus diratakan dengan tanah karena membahayakan warga sekitar. Dampak dari gempa Cianjur membuat struktur masjid sudah tidak bisa diperbaiki lagi, banyak tiang-tiang yang bengkok dengan tembok yang jebol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap hari Jumat, saya selalu memandang sendu masjid itu. Tempat biasa warga di sini <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/salat-jumat-dua-kloter-beserta-segala-drama-yang-menyertainya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">salat Jumat<\/a>, kini harus dialihkan ke masjid sementara yang tak jauh dari desa kami. Tetapi, semangat warga untuk membangun kembali masjid itu sangat besar.<\/span><\/p>\n<h4><b>Tempat saya tumbuh<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, Al-Muttaqin menjadi tempat saya bertumbuh dan belajar. Salah satu sudut Al-Muttaqin menjadi tempat saya mengaji dengan beberapa sahabat-sahabat saya. Di sana kami juga berdiskusi tentang masa depan, yang walaupun saat itu kami masih bocah ingusan, tetap memiliki harapan untuk sukses di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap jelang bulan Ramadan, kami selalu berinisiatif untuk membersihkan karpet-karpet, mengepel lantai, mengelap rak sajadah, sampai membersihkan kaca-kacanya. Itu adalah beberapa bukti kecil betapa cintanya kami kepada masjid Al-Muttaqin, Cianjur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kecil, saya dan teman-teman lain senang bermain di sana. Kadang berlari-larian nggak jelas, berlomba-lomba memanjat tiang, sampai <a href=\"https:\/\/metro.sindonews.com\/read\/407902\/171\/perang-sarung-permainan-candaan-anak-anak-saat-ramadhan-yang-kini-mematikan-1619309079\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perang sarung<\/a>. Tetapi, kami juga diajari untuk tetap berusaha melakukan hal baik, salah satunya adalah salat berjamaah.<\/span><\/p>\n<h4><b>Bukan sekadar tempat ibadah<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun saya adalah salah satu yang sangat jarang salat berjamaah, apalagi subuh. Namun, bagi saya, Al-Muttaqin itu lebih dari sekadar tempat ibadah, di sana adalah tempat di mana saya dilatih menjadi orang sukses dengan segala pembelajarannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, di masa-masa terakhir mengaji di sana, kami diajarkan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/public-speaking-ilmu-yang-dianggap-remeh-namun-berguna-bagi-kehidupan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">public speaking<\/a>. Kami dituntut untuk bisa berbicara di atas mimbar, menjadi seorang MC untuk acara pengajian. Bahkan, menjadi khatib dengan simulasi ceramah Jumat. Mulai dari menulis sambutan, menulis mukadimah, dan lain-lain. Tanpa pelajaran itu, mungkin saya tidak bisa menulis juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesedihan yang sempat saya rasakan adalah tidak adanya regenerasi anak-anak pengajian di Cianjur yang mau mengurus masjid seperti kami dahulu. Setelah saya dan teman-teman beranjak dewasa dan memiliki pekerjaan, tidak ada anak-anak yang berinisiatif membersihkan masjid. Al-Muttaqin menjadi sepi tanpa ada diskusi-diskusi menarik dari remajanya.<\/span><\/p>\n<h4><b>Kenangan yang hilang<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, kini, kesedihan kami ditimpa dengan lebih hebat, yaitu dengan bencana alam gempa Cianjur. Bencana adalah sesuatu yang tidak bisa kita kehendaki, kita hanya bisa pasrah dan menerima keadaan. Bangkit dari segala keterpurukan dan memperbaiki segala hal yang seharusnya diperbaiki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin masjid itu akan mendapatkan banyak donasi untuk perbaikan. Masjid Al-Muttaqin akan berdiri kembali dan menjadi tempat ibadah warga Kampung Wargaluyu, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur. Bangunan mungkin akan berdiri, lebih bagus dan baru, tetapi kenangan itu hilang bersama goncangan yang hingga kini masih menghantui kami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Muhammad Afsal Fauzan S.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kesaksian-korban-gempa-cianjur-maaf-kami-terlambat-membawamu-ke-rumah-sakit\/\">Kesaksian Korban Gempa Cianjur: Maaf, Kami Terlambat Membawamu ke Rumah Sakit<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kesedihan yang mendalam.<\/p>\n","protected":false},"author":1184,"featured_media":203350,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13080],"tags":[14573,17669,565,18162],"class_list":["post-203071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-personality","tag-cianjur","tag-gempa-cianjur","tag-masjid","tag-masjid-cianjur"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1184"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203071"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203071\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}