{"id":202310,"date":"2023-01-09T11:03:07","date_gmt":"2023-01-09T04:03:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=202310"},"modified":"2023-01-09T11:03:07","modified_gmt":"2023-01-09T04:03:07","slug":"cara-menjawab-pertanyaan-tentang-motivasi-kerja-saat-interview-kerja-dari-hrd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cara-menjawab-pertanyaan-tentang-motivasi-kerja-saat-interview-kerja-dari-hrd\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Menjawab Pertanyaan Tentang Motivasi Kerja saat Interview Kerja dari HRD"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan saat interview kerja dari HRD, sulit dimungkiri, memang sering membikin para pelamar kerja jadi linglung. Apalagi bagi mereka yang minim persiapan, bengong sesaat sudah pasti menjadi momen menyebalkan yang sulit ditepis. Salah satu pertanyaan yang dimaksud adalah tentang motivasi kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian pencari kerja merasa bahwa, pertanyaan soal motivasi saat interview kerja nggak penting-penting amat. Sebab, nggak sedikit yang berpikir bahwa, \u201cYa, kalau lagi cari kerja, sudah tentu motivasinya agar bisa bekerja dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nyesel-kuliah-jurnalistik-karena-gaji-wartawan-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dapat penghasilan<\/a>, lah! Pakai ditanya segala.\u201d Padahal ya nggak sesederhana itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>HRD butuh informasi tentang dirimu<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada hal lain yang pengin diketahui lebih dalam oleh HRD ketika interview kerja. Mulai dari cara pandangmu dan bersikap jika ada kesulitan, etos kerja, serta cara menghadapi dinamika dunia kerja yang sering membikin mumet. Lebih jauh lagi, apa yang dirimu sudah persiapkan agar bisa mencapai target saat diterima bekerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin mengetahui jawaban dari motivasi dalam bekerja lebih dalam, sebetulnya sudah ada dalam diri, pikiran, dan angan kita masing-masing. Jadi, nggak perlu repot-repot cari kunci jawaban, nanya ke teman, bahkan minta template ke praktisi HRD ketika interview kerja. Ngapain? Jawaban yang terkesan maksa dan mengada-ada, alih-alih ingin mencuri perhatian HRD, malah akan mendapat <a href=\"https:\/\/radarsemarang.jawapos.com\/artikel\/untukmu-guruku\/2021\/01\/04\/menggali-dan-meningkatkan-pengetahuan-siswa-dengan-probing-promting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pertanyaan probing<\/a> yang membikin kita sulit memberi jawaban tambahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang masing bingung soal motivasi dalam bekerja, ada sedikit insight yang bisa diterapkan. Disadari atau tidak, secara umum, motivasi para pencari kerja dalam bekerja atau mendapatkan pekerjaan (baru) bisa dibagi menjadi empat kategori.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Mereka yang punya prinsip, \u201cYang penting dapat kerja, biar ada pengalaman dan\/atau penghasilan lebih dulu.\u201d<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seandainya kalian punya prinsip ini, nothing to lose boleh. Namun, saat mengikuti proses interview kerja, tetap perhatikan aturan main dengan baik. Jangan serampangan dan terkesan bodo amat selama mengikuti proses. Sekalipun sudah diterima bekerja, teliti kembali kontrak kerja. Jangan sampai terlena karena sudah diterima kerja, lantas mengabaikan kewajiban dan hak yang didapat nantinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kalian yang punya motivasi ini, sudah jelas bahwa modal awalnya adalah antusias selama mengikuti proses. Saat ditanya apa motivasimu dalam bekerja, salah satu yang bisa dijelaskan adalah, apa yang menjadi harapan dalam jangka pendek dan panjang. Apa yang membuat kalian harus bekerja, agar harapan tersebut bisa diwujudkan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Orientasi benefit (kenaikan gaji, tunjangan, dsb.)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sama-sama sepakat bahwa, baik fresh graduate maupun yang sudah punya pengalaman, akan selalu ada mereka yang berorientasi pada benefit. Berapa gaji pokoknya? Ada tunjangan-insentif-bonus-makan-transportasi, nggak? Dapat asuransi swasta, nggak? Dan seterusnya, dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah hal ini salah? Tentu saja tidak. Mereka yang berorientasi pada benefit apa yang akan didapat di suatu kantor (atau calon kantor baru), akan selalu bertaruh dengan kemampuan dan\/atau pengalaman yang dimiliki. Motivasinya jelas dan lebih mudah untuk diutarakan. Sebab, banyak HRD maupun perusahaan sudah paham akan hal ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal bagaimana cara mengutarakannya dengan baik ketika interview kerja. Jangan terlalu fokus pada poin, \u201cAlasan saya pindah karena pengin naik gaji, Pak\/Bu.\u201d Imbangi dengan menyampaikan kemampuan yang dimiliki, apa yang bisa diberikan kepada calon perusahaan, serta gambaran strategi seperti apa yang akan dirancang jika diberi kesempatan bergabung.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Peluang jenjang karier yang terbuka<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan heran jika ada kerabat atau pelamar kerja yang rela turun gaji di waktu tertentu, untuk mendapatkan posisi yang lebih baik di kantor lain. Realitasnya, ada tipe pekerja seperti ini. Berani berinvestasi terhadap posisi atau suatu jabatan. Sehingga, di waktu mendatang, bisa memperkirakan waktu yang tepat untuk mendapatkan benefit yang berlipat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawaban soal motivasi ketika interview kerja? Mudah saja. Tipe pencari kerja seperti ini, biasanya akan cukup mudah memaparkan visi-misinya selama bekerja. Mengetahui timeline yang harus dicapai, proses yang harus ditempuh, sampai mendapat apa yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Lingkungan kerja yang nyaman<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian nggak perlu khawatir atau merasa nggak percaya diri jika punya motivasi ingin bekerja di lingkungan kantor yang nyaman. Bukan berarti santai dan maunya leha-leha, ya. Makna nyaman di sini, tentu bersifat subjektif. Apakah jam kerjanya fleksibel, apakah bisa bekerja remote (<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/petisi-kembalikan-wfh-bukti-nyata-warga-lelah-dengan-drama-ibu-kota\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WFH<\/a> atau di mana saja), dan lain sebangsanya. Sekali lagi, ini pilihan masing-masing pencari kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat interview kerja, jujur dan sampaikan saja jika motivasi sekaligus harapan dalam bekerja adalah mencari kantor dengan kriteria seperti yang sudah disebutkan. Perkuat dengan alasan yang dimiliki secara aktual. Toh, kantor yang merasa cocok dengan kalian yang punya motivasi kerja seperti ini, akan antusias menyampaikan bahwa, mereka punya visi yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, apakah keempat motivasi sekaligus harapan tersebut bisa didapat di satu perusahaan yang sama? Bisa saja dan pasti ada. Namun, sebagaimana karyawan, tidak ada perusahaan yang sempurna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ada, jumlahnya satu dari sekian banyak. Jadi, akan lebih baik fokus kepada harapan, motivasi, dan tujuan yang ingin didapat di perusahaan yang dituju. Hal tersebut juga akan memudahkan para pencari kerja, dalam menjawab pertanyaan, \u201cApa, sih, motivasimu dalam bekerja?\u201d saat interview kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Seto Wicaksono<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-wawancara-kerja-bagi-kamu-yang-overqualified\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Wawancara Kerja Bagi yang Kualifikasinya Dianggap Overqualified oleh HRD<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baca ini biar kamu punya nggak bingung. <\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":202347,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[16864],"tags":[126,1668,848,11225,1666,3623],"class_list":["post-202310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profesi","tag-hrd","tag-interview-kerja","tag-lowongan-kerja","tag-motivasi-kerja","tag-pencari-kerja","tag-wawancara-kerja"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202310"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202310\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}