{"id":200091,"date":"2022-12-23T14:04:36","date_gmt":"2022-12-23T07:04:36","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=200091"},"modified":"2022-12-23T14:04:36","modified_gmt":"2022-12-23T07:04:36","slug":"8-singkatan-unik-ala-tasikmalaya-yang-harus-kalian-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/8-singkatan-unik-ala-tasikmalaya-yang-harus-kalian-tahu\/","title":{"rendered":"8 Singkatan Unik ala Tasikmalaya yang Harus Kalian Tahu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit untuk bilang Tasikmalaya adalah daerah terkenal. Sebab nyatanya ya, daerah ini sebagaimana daerah lainnya di Indonesia: ditenggelamkan oleh daerah-daerah terkenal di sekitarnya. Tapi, tak terkenal bukan berarti tak punya keunggulan atau keunikan,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tasikmalaya punya singkatan-singkatan yang benar-benar unik. Ya sebenarnya kebiasaan warga suatu daerah menyingkat sesuatu itu nggak spesial-spesial amat. Daerah lain juga begitu, misal Jogja, yang banyak nama daerah atau landmarknya disingkat-singkat seperti Monjali, Jakal, dan Concat. Tapi, Tasikmalaya beda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketimbang berlama-lama, saya kasih tahu saja daftar singkatan yang bisa ditemui di Tasikmalaya, dan kalian bakal tahu maksud saya tentang apa itu unik.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Pucok &amp; Ducok<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pucok dan ducok adalah singkatan dari alpukat kocok dan durian kocok. Dah merasa aneh? Oh belum? Lanjut.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Cirus &amp; Ciryam<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cirus dan ciryam adalah singkatan cireng isi usus dan cireng isi ayam. Well, not that unique, I know, tapi saya yakin banyak dari kalian yang baru tahu singkatan ini. Lanjut.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Gorjum<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gorjum bukanlah nama daerah di Tasikmalaya, atau nama daerah di Korea. Tapi singkatan dari gorengan jumbo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gorjum. Gorengan jumbo. Mantap.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 TO<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">umumnya kita tahu bahwa \u201cTO\u201d merupakan bentuk akronim dari try out yang merujuk pada uji coba, tetapi di Tasik \u201cTO\u201d berarti \u201c(nasi) Tutug Oncom\u201d. Tolong.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Basmut<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Basmut adalah singkatan dari bakso goreng imut. Tolong hamba, Ya Tuhan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#6 Sipek<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sipek singkatan dari sisi pengkolan. Untung bukan disingkat jadi sipeng. Tahu siapa sipeng? Nggak? Yaudah nggak perlu juga tahu.<\/span><\/p>\n<h4><b>#7 Tentapel<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan singkatan dari salah satu nama jalan di Tasik, yaitu \u201cTentara Pelajar\u201d. Nama Tentara Pelajar sendiri bisa kita temukan di kota-kota lain baik sebagai nama jalan atau nama monumen, tapi baru kali ini saya mendengar bahwa kata tersebut memiliki singkatan. Tasikmalaya memang beda.<\/span><\/p>\n<h4><b>#8 HZ<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan, ini bukan tentang layar komputer. HZ ini merupakan akronim dari \u201cHaji Zainal\u201d. Merujuk pada nama salah satu pahlawan asal Tasikmalaya yang diabadikan menjadi nama jalan, yaitu Haji Zainal Mustofa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa singkatan unik yang saya yakin hanya ada di Tasikmalaya. Kalau mau tahu lebih banyak, silakan main ke Tasik atau pacarin orang sana. Biar apa? Biar-byur.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Mohammad Ilham Ramadhan<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kok-bisa-sih-takut-sama-pocong-dia-kan-cuma-hantu-yang-pengin-dibukain-talinya-doang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kok Bisa Sih Takut Sama Pocong? Dia Kan Cuma Hantu yang Pengin Dibukain Talinya Doang<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Unik asli.<\/p>\n","protected":false},"author":990,"featured_media":200157,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[13147,13911,17919],"class_list":["post-200091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kalimat","tag-singkatan","tag-tasikmalaya"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/990"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200091"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200091\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}