{"id":19979,"date":"2019-11-08T14:00:30","date_gmt":"2019-11-08T07:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=19979"},"modified":"2019-11-08T12:56:54","modified_gmt":"2019-11-08T05:56:54","slug":"calon-sarjana-kok-kena-kasus-plagiarisme-pantesan-nggak-lulus-lulus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/calon-sarjana-kok-kena-kasus-plagiarisme-pantesan-nggak-lulus-lulus\/","title":{"rendered":"Calon Sarjana Kok Kena Kasus Plagiarisme, Pantesan Nggak Lulus-Lulus"},"content":{"rendered":"<p>Kanal YouTube Indonesia, Calon Sarjana, sedang disorot habis-habisan sama netizen. Bukan, bukan karena dia lagi ngerjain skripsi (<em>pun intended<\/em>). Melainkan karena kanal ini memproduksi video atau konten-konten di YouTube yang ternyata merupakan hasil curian dari akun-akun lain.<\/p>\n<p>Salah satu akun yang videonya diambil seenak udelnya sendiri adalah <a href=\"https:\/\/twitter.com\/JTonYouTube\">JT<\/a> alias JTonYouTube. Melalui cuitannya di Twitter, ia menyebut bahwa salah satu akun YouTube terbesar di Indonesia ini telah mencuri <em>thumbnail-<\/em>nya.<\/p>\n<p>https:\/\/twitter.com\/JTonYouTube\/status\/1192123703695413252<\/p>\n<p>Sayangnya, bukan hanya satu\u2014melainkan BANYAK.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/twitter.com\/reputationabdus\/status\/1192371865592819712\">https:\/\/twitter.com\/reputationabdus\/status\/1192371865592819712<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/twitter.com\/JTonYouTube\/status\/1192288912045162496\">https:\/\/twitter.com\/JTonYouTube\/status\/1192288912045162496<\/a><\/p>\n<p>Gara-gara aksi plagiatnya yang ketahuan dan ditegur langsung oleh pemilik video asli, nama Calon Sarjana langsung melejit. Beberapa orang memutuskan meng-<em>unsubscribe <\/em>kanal YouTube-nya dan mengirimkan hujatan ramai-ramai di Twitter. Yah, daripada ngirim nasi kotak.<\/p>\n<p>Aksi maling-malingin konten sebenarnya bukan baru pertama kali terjadi. Seperti yang sudah disebutkan, kanal ini bukan hanya mencuri video JT, melainkan juga video-video lainnya (tapi ada sumber yang menyebutkan kini Calon Sarjana mulai menambahkan <em>link <\/em>sumber asli). Selain itu\u2014berkat netizen Indonesia yang keahlian investigasinya kayak <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/detektif-conan-dan-cita-cita-anak-90-an-pengin-jadi-detektif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Detektif Conan<\/a>\u2014kita semua juga diingatkan kembali dengan akun Dagelan yang sudah di-<em>take down <\/em>karena hal serupa, yaitu ngambil-ngambilin konten orang. Yang mengejutkan, baik Dagelan maupun Calon Sarjana disebut berada dalam satu perusahaan yang sama: Infia.<\/p>\n<p>Wow, wow, wow, ternyata kakak beradik~<\/p>\n<p>Ada banyak komentar terkait kasus ini, tapi saya tertarik menyoroti namanya yang unik: Calon Sarjana. Saya sungguh bertanya-tanya: kenapa sih mereka memilih nama ini?<\/p>\n<p><em>\u201cPantesan nggak lulus-lulus, <\/em>copas<em> terus, sih!\u201d<\/em><\/p>\n<p><em>\u201cKanal ini menggambarkan kebiasaan para calon sarjana yang kerjaannya<\/em> ngopy<em> pas bikin skripsi.\u201d<\/em><\/p>\n<p><em>\u201cGimana mau jadi sarjana kalau malah jadi maling?\u201d<\/em><\/p>\n<p>Saya mesem-mesem sekaligus mengangguk setuju waktu membaca kalimat-kalimat di atas. Mungkin\u2014ini cuma mungkin, ya\u2014pendiri Calon Sarjana memilih nama kanalnya dengan harapan para penontonnya mendapatkan pengetahuan yang banyak dan cepat, sampai-sampai rasanya bisa diwisuda kapan saja.<\/p>\n<p>Sayangnya, kanal YouTube ini malah melakukan hal yang lantas bikin kita semua geleng-geleng kepala. Kenapa mereka pede-pede aja melanjutkan hidupnya di kancah \u201ckonten kreatif\u201d dengan cara yang nggak kreatif <em>blas <\/em>padahal bawa-bawa nama calon sarjana?<\/p>\n<p>Tadinya saya mau protes dengan menyebutkan bahwa dulu, waktu bikin <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/derasnya-polemik-jual-beli-skripsi-yang-awet-terus-payung-hukum-ke-mana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">skripsi<\/a>, saya mengumpulkan banyak sumber di bab <em>Literature Review <\/em>dan menyalinnya dengan menggunakan aturan yang berlaku. Ada paragraf yang saya parafrase, lengkap dengan menyebut nama penulis buku, pun saya tambahkan pula di bagian Daftar Pustaka atau Sumber Referensi.<\/p>\n<p>Maksud saya, boro-boro mau <em>ngopy<\/em>. Ha <em>wong<\/em> kalau mau nulis skripsi yang judul dan bahasannya udah pernah ditulis sama kakak angkatan pun otomatis nggak bakal lolos \u201cseleksi\u201d <a href=\"https:\/\/tirto.id\/depresi-karena-skripsi-kampus-dosen-wajib-menolong-mahasiswa-ddqy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">dosen pembimbing<\/a>, kok!<\/p>\n<p>Tapi, kalau dipikir-pikir, calon sarjana itu kan maknanya luas; nggak cuma perkara skripsi aja. Ada mahasiswa yang nggak masuk ke kelas tanpa izin yang jelas alias bolos, ada juga yang nekat titip absen\u2014eh maksud saya titip presensi\u2014lewat temannya yang pintar meniru tanda tangan, sementara beberapa di antaranya lebih suka bergerak sebagai tukang fotokopi di tugas kelompok karena ogah mikir berat-berat.<\/p>\n<p>Mungkin\u2014sekali lagi, ini cuma mungkin\u2014ini juga alasan pendiri Calon Sarjana memberikan nama kanalnya: agar bisa berlindung di balik kelakuan beberapa mahasiswa.<\/p>\n<p>Tapi, yah, tetap saja, kanal Calon Sarjana ini <em>nggapleki. <\/em>Mahasiswa, sekalipun <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bagaimana-seharusnya-menyontek-dilakukan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">nyontek<\/a> tugas milik temannya (<em>tentu saja sudah minta izin wkwk<\/em>), masih bisa kreatif dengan cara membuat kalimat-kalimatnya sendiri biar nggak ketahuan-ketahuan amat kalau nyontek. Lah, ini kok dia malah <em>thumbnail-<\/em>nya segala sampai sama dengan video asli. Nggak minta izin pula. <em>Ra mashok, blas!<\/em><\/p>\n<p>Akhir kata, saya pikir seharusnya pemilik akun Calon Sarjana ini mulai mempertimbangkan nama lain untuk dipakai. \u201cContoh Mahasiswa yang Seharusnya di-DO\u201d, misalnya.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/persoalan-channel-youtube-calon-sarjana-nyomot-karya-dulu-minta-maaf-kemudian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Persoalan Channel YouTube Calon Sarjana: Nyomot Karya Dulu, Minta Maaf Kemudian<\/a> <b><\/b>atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/aprilia-kumala\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Aprilia Kumala<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak komentar terkait kasus ini, tapi saya tertarik menyoroti namanya: Calon Sarjana. Saya sungguh bertanya-tanya: kenapa mereka memilih nama ini?<\/p>\n","protected":false},"author":416,"featured_media":19996,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[4430,1956,157],"class_list":["post-19979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-calon-sarjana","tag-plagiat","tag-youtube"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/416"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19979"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19979\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}