{"id":198831,"date":"2022-12-10T07:06:32","date_gmt":"2022-12-10T00:06:32","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=198831"},"modified":"2022-12-10T07:06:32","modified_gmt":"2022-12-10T00:06:32","slug":"nama-resmi-uin-memang-terlalu-sulit-untuk-dihapal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nama-resmi-uin-memang-terlalu-sulit-untuk-dihapal\/","title":{"rendered":"Nama Resmi UIN Memang Terlalu Sulit untuk Dihapal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu awal kuliah, cukup banyak teman dari daerah asal yang menanyakan kampus UIN tempat saya menuntut ilmu. Kira-kira begini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKamu kuliah di mana, Rief?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDi UIN.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUIN mana? Jakarta atau Bandung?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cWalisongo.\u201d Saya mulai menjawab dengan perasaan janggal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cItu di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kereta-cepat-jakarta-bandung-tembus-surabaya-menyimpan-horor-di-masa-depan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jakarta<\/a> atau Bandung?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUIN Walisongo itu di Semarang, bukan Jakarta atau Bandung, cuk!\u201d Kali ini saya menjawab dengan nada agak tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak percakapan tersebut, saya makin sadar bahwa masyarakat, pada umumnya, lebih sering mengucapkan nama kampus + asal kotanya ketimbang menyebutkan nama resmi. Misalnya, UIN Sunan Kalijaga, lebih akrab disebut UIN Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak ada yang salah dengan kebiasaan itu. Sampai kemudian saya membaca sebuah daftar kampus UIN terbaik di Indonesia dari sebuah media ternama. Media tersebut menggunakan pola penyebutan kampus + nama kota, bukan nama resminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Temuan itu membuat saya jadi penasaran dan terjadilah sebuah riset keci. Dan, inilah hasilnya.<\/span><\/p>\n<h4><b>Lebih mudah diucapkan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih mudah menyebut UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri atau UIN <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-warung-makan-dekat-uin-saizu-purwokerto-pemadam-kelaparan-ramah-kantong-mahasiswa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Purwokerto<\/a>? Ya begitulah gambarannya. Lebih mudah mengucapkan nama kota ketimbang nama resmi yang \u201cmenggandeng\u201d nama tokoh.<\/span><\/p>\n<h4><b>Lebih populer nama kotanya<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kira-kira lebih populer UIN Datokarama atau Kota Palu? Nah, makanya&#8230;.<\/span><\/p>\n<h4><b>Kebiasaan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Betul, alasannya sangat klasik: sudah menjadi kebiasaan. Mungkin, kebiasaan ini dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kampus. Nah, karena dirasa lebih mudah untuk diucapkan (dan mungkin ditulis), kebiasaan itu menjadi semacam \u201cbudaya\u201d, yaitu budaya penyebutan nama kampus UIN.<\/span><\/p>\n<h4><b>Nggak tau tokoh yang dijadikan nama uin<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada akronim yang cukup unik dan populer di lingkungan civitas akademika. Kurang lebih begini: Jas Hijau. Kepanjangannya: Jangan sekali-kali hilangkan jasa ulama. Sayangnya, akronim tersebut hanya menjadi sebatas akronim saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya, masih banyak yang nggak tahu jasa ulama di Indonesia. Ya gimana mau tahu kalau dari nama saja banyak yang nggak kenal. Misalnya, Syekh Muhammad Jamil Jambek. Ada yang tahu beliau siapa? Tanpa membuka <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-fitur-rahasia-google-maps-yang-jarang-diketahui-orang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Google<\/a> atau Wikipedia, pasti nggak ada yang tahu. Beliau adalah salah satu ulama termasyhur di tanah Minangkabau.<\/span><\/p>\n<h4><b>Jumlah kampus terlalu banyak<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/edu\/perguruan-tinggi\/d-6122423\/5-iain-resmi-jadi-universitas-islam-negeri-ini-daftar-kampusnya#:~:text=Dengan%20bertambahnya%20lima%20UIN%20ini,11%2F6%2F2022).\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Detik<\/a>, saat ini, ada 29 kampus UIN di Indonesia. Itu jumlah terbaru setelah ada lima kampus IAIN yang berubah jadi UIN. Detik menulis seperti ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Universitas Islam Negeri Salatiga.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan nomor lima. Iya, pakai nama kota, bukan nama ulama. Nama sebelumnya yang dipakai adalah IAIN Salatiga. Mungkin, untuk menyingkat waktu dan memudahkan penyebutan, dipailah nama UIN Salatiga. Mungkin lho ya\u2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, sekarang, kampusnya jadi banyak. Dan, pastinya, jadi sulit untuk dihapalkan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Nama terlalu panjang<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba baca ini: UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary dan UIN Sultan Aji Muhammad Idris. Itu nama resmi dan bagi beberapa orang, terlalu panjang untuk disebutkan. Apalagi kalau dibandingkan dengan kampus lain seperti Universitas Indonesia, Universitas Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, hal di atas baik adanya. Nggak ada salahnya cara pengucapakan itu. Saya hanya memaparkan beberapa temuan saja terkait penyebutan nama kampus + kota yang kini lebih akrab di telinga kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ahmad Arief Widodo<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-tempat-nongkrong-di-kampus-buat-maba-uin-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kampus buat Maba UIN Jogja<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah kebiasaan yang sudah menjadi budaya. <\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":198850,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[5442,9282,17801,17802],"class_list":["post-198831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-uin","tag-uin-jogja","tag-uin-kalijaga","tag-uin-semarang"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198831"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198831\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}