{"id":197835,"date":"2022-12-02T11:22:09","date_gmt":"2022-12-02T04:22:09","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=197835"},"modified":"2022-12-02T11:22:09","modified_gmt":"2022-12-02T04:22:09","slug":"orang-indonesia-nggak-butuh-lampu-sein-copot-aja-goblok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-indonesia-nggak-butuh-lampu-sein-copot-aja-goblok\/","title":{"rendered":"Orang Indonesia Nggak Butuh Lampu Sein! Copot Aja Goblok!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lampu sein itu bagian vital dari semua kendaraan bermotor, termasuk <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-fakta-soal-motor-matic-yang-tidak-diketahui-perempuan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">motor<\/a>, kendaraan primadona orang Indonesia. Fungsi lampu yang selalu dipasang kiri dan kanan ini adalah untuk memberi tanda kendaraan ingin berbelok atau memotong jalan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, kenapa ada lampu sein? Ya biar pengendara fokus mengendarai kendaraannya, karena nggak semua orang bisa baca pikiran orang. Enak kali ya kalau bisa begitu. Pengendara di depan niatnya mau belok kiri, kita harus siap ambil sisi kanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, mungkin kalian semua juga, nggak sedikit yang enggan pakai lampu sein secara proper. Ada dua spesies aneh dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mobil-menerobos-lampu-hijau-itu-salah-hidup-pesepeda-kaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengendara<\/a> motor yang semuanya nir-akhlak menurut saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, mau belok dan ujug-ujug main potong jalan. Tipikal pemotor ini yang halal untuk dikepruk dan dipisuhi karena bisa memicu kecelakaan. Kedua, alih-alih belok pakai isyarat lampu sein, malah pakai lambaian tangan. Sampai sekarang saya nggak paham kenapa harus susah payah lepas tangan demi isyarat belok. Di sini, jangan-jangan kalian juga termasuk ke salah satu atau kedua tipikal ini? Ngaku!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa agak banyak orang Indonesia kesannya kayak menolak kehadiran teknologi tercanggih yang bernama lampu sein? Apa sih susahnya pakai teknologi ini? Padahal, caranya gampang banget kok. Cukup senggol tuas atau tekan tombol sein dekat setang kiri, lihat sikon, belok, beres! Nggak perlu melambaikan tangan juga untuk mau belok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau boleh saya bilang, fungsi lampu sein ini mewakili lambaian tangan untuk isyarat berbelok dan enggak mengurangi kadar norma dan etika berkendara kok. Justru, lampu sein ditambahkan untuk <a href=\"https:\/\/www.otosia.com\/berita\/read\/4792913\/tiga-aspek-penting-yang-perlu-diperhatikan-pengendara\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aspek keselamatan<\/a> untuk diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua kelakuan spesies yang sudah dijelaskan tadi seakan menjadi kultur yang sudah mengakar di Indonesia. Mereka terlalu mengandalkan kehati-hatian orang lain agar kemalasannya dilayani. Kesalahan-kesalahan ini terlalu ditoleransi. Saya punya kecenderungan malas untuk minggir kalau ada yang mau belok sembarangan dan melambaikan tangan untuk belok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk spesies pengendara yang hobi melambaikan tangan kalo mau belok, saya beri atensi khusus. Kalian atau orang terdekat kalian sadar enggak, kalau kebiasaan tersebut bisa dianggap arogan karena memaksa minta jalan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak semua orang nyaman dengan gesture yang kalian lakukan. Ada yang merasa jengkel banget kayak saya, bahkan bisa saja ada yang merasa terintimidasi, padahal menurut kalian biasa. Juga, apa yakin kalian bisa bermanuver mendadak kalau ada insiden saat posisi pegang stang motor cuma satu tangan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi penasaran sama industri motor, apa enggak dituliskan cara menggunakan lampu sein di buku petunjuk? Apa iklan-iklan motor di TV atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-kanal-youtube-yang-bikin-otak-auto-cerdas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">YouTube<\/a> nggak menayangkan tutorial untuk belok? Atau, sales nggak kasih tahu cara menggunakan fitur lampu sein?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski menurut saya pribadi ini cara yang useless, tapi apa salahnya daripada enggak sama sekali. Mungkin, di luar negeri, lampu sein sebuah penemuan yang sangat lama, tapi di sini jadi barang mewah, saking mewahnya sampai enggak tahu cara pakainya, atau malah ogah pakai sein. Goblok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sebagai penutup, izinkan saya mewakili pengguna jalan yang waras lainnya ingin bilang ke semua pabrikan motor. Tolong, jangan tambahkan fitur yang nggak diperlukan oleh calon target pasar. Apalagi target pasar kalian di Indonesia ini banyak yang nggak punya akhlak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya, lakukan kajian target, sesuaikan kultur yang dianut oleh beberapa masyarakat calon target pasar. Seperti yang sudah dijelaskan, kultur Indonesia adalah sangat-sangat malas pakai lampu sein. Barangkali, kultur kayak begini susah untuk dihilangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Mohammad Faiz Attoriq<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/memahami-kenapa-emak-emak-suka-sen-kiri-beloknya-ke-kanan-atau-sen-kiri-tapi-nggak-belok-belok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memahami Kenapa Emak-emak Sein Kiri Beloknya Ke Kanan atau Sein Kiri Tapi Nggak Belok-belok<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memang dasar orangnya yang nggak punya akhlak.<\/p>\n","protected":false},"author":1661,"featured_media":197857,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[15756,333,1236,1020],"class_list":["post-197835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-lampu-sein","tag-motor","tag-orang-indonesia","tag-pengendara-motor"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1661"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197835"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197835\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/197857"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}