{"id":197186,"date":"2022-11-27T12:55:07","date_gmt":"2022-11-27T05:55:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=197186"},"modified":"2022-11-27T12:55:07","modified_gmt":"2022-11-27T05:55:07","slug":"5-sosok-pemimpin-yang-sesuai-dengan-kriteria-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-sosok-pemimpin-yang-sesuai-dengan-kriteria-jokowi\/","title":{"rendered":"5 Sosok Pemimpin yang Sesuai dengan Kriteria Jokowi: Rambut Putih dan Kerut di Wajah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Relawan Gerakan Nusantara Bersatu pada Sabtu (26\/11\/2022), Jokowi mengungkapkan ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat. Menurutnya, pemimpin yang memikirkan rakyat akan terlihat dari rambutnya, yaitu rambut putih. Kemudian dilihat dari penampilannya, yaitu kerutan di wajahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam momen tersebut Jokowi mengingatkan untuk hati-hati dalam memilih pemimpin yang wajahnya cling, bersih, dan tidak ada kerutan di wajahnya. Serta jangan sampai memilih pemimpin yang nantinya hanya senang duduk di istana, yang AC-nya sangat dingin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan dari Presiden Jokowi tersebut, membuat saya tertarik untuk mencari sosok pemimpin yang sesuai dengan kriteria Pak Jokowi. Alhasil, saya menemukan 5 sosok pemimpin yang sesuai dengan kriteria Pak Jokowi. Berikut 5 sosok pemimpin tersebut:<\/span><\/p>\n<h4><b>1# Tobirama Senju<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rambut putih, wajahnya berkerut, tentu saja yang dimaksud Pak Jokowi adalah Tobirama Senju. Lho, kurang putih apa rambutnya? Kurang berkerut apa mukanya? Jelas blio bukan sembarang blio. Tobirama, Hokage Kedua, adalah tokoh yang jelas dimaksud oleh Pak Jokowi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tobirama memang pemimpin yang memikirkan rakyatnya. Berkat tangan dinginnya ia mampu membuat para Shinobi Desa Konoha mencintai desa di atas klan. Selain banyak menciptakan teknik, ia juga yang membentuk Akademi Ninja, Anbu, Ujian Chunin, dan Polisi Militer Desa Konoha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecintaannya pada rakyat juga dibuktikan pada Perang Dunia Shinobi I. Ia rela menjadi umpan demi menyelamatkan para ninja muda Desa Konoha dari kepungan Pasukan Kinkaku &amp; Ginkaku. Pada akhirnya Tobirama meninggal secara terhormat demi masa depan Desa Konoha.<\/span><\/p>\n<h4><b>2# Hiruzen Sarutobi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemimpin selanjutnya yang sesuai dengan kriteria Pak Jokowi adalah Hiruzen Sarutobi. Ia ditunjuk langsung oleh Tobirama menjadi Hokage di usia yang relatif muda, dan merupakan Hokage terlama sepanjang sejarah Desa Konoha. Sarutobi adalah murid langsung dari Tobirama Senju.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hiruzen merupakan pemimpin dengan kerutan di wajah, dan berambut putih. Hal tersebut sesuai dengan kriteria pemimpin yang memikirkan rakyat menurut Pak Jokowi. Memang benar Hiruzen merupakan pemimpin yang memikirkan rakyat. Hal tersebut dibuktikan dengan keputusannya menandatangani perjanjian damai dengan Iwagakure untuk mengakhiri Perang Dunia Shinobi III.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian ia juga ikut memimpin pertahanan Desa Konoha pada malam ketika Kyubi mengamuk. Terlepas dari beberapa kontroversi terkait isu korupsi dan dalang di balik penderitaan Naruto. Tetapi Sarutobi merupakan pemimpin yang memikirkan rakyat, bahkan ia rela mati demi mempertahankan Desa Konoha yang diserang oleh Orochimaru.<\/span><\/p>\n<h4><b>3# Jiraiya<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jiraiya merupakan salah satu dari Sannin Legendaris Konohagakure. Ia merupakan murid dari Hiruzen Sarutobi bersama dengan Tsunade, dan Orochimaru. Selain dikenal sebagai Petapa Kodok, ia juga dikenal sebagai petapa yang genit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Jiraiya kita belajar bahwa memikirkan rakyat, tidak harus menjadi pemimpin, tetapi bisa lewat jalan lain. Beberapa kali ia menolak ketika diminta untuk menjadi Hokage. Jiraiya lebih memilih untuk berkelana, dan menulis novel. Dari tangannya pula lahir banyak murid hebat, seperti Namikaze Minato, Nagato Uzumaki, Konan, Yahiko, dan Uzumaki Naruto. Dua di antaranya yaitu Minato, dan Naruto berhasil menjadi Hokage.<\/span><\/p>\n<p>Dari tadi kok pemimpinnya luar negeri terus. Nah, kali ini kita eksplor dalam negeri dulu.<\/p>\n<p><em>Halo, Bang Haji!<\/em><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h4><b>4# Bang Jack<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bang Jack merupakan tokoh fiktif pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Para Pencari Tuhan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">PPT<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang tayang setiap Ramadan. Tokoh Bang Jack diperankan oleh Aktor Senior Deddy Mizwar. Sinetron Para Pencari Tuhan hingga kini masih berlanjut, di mana Ramadhan kemarin musim 15.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sosok Bang Jack memang sesuai dengan kriteria pemimpin yang memikirkan rakyat, karena memiliki kerutan di wajah, dan rambutnya beruban meskipun tidak semua. Memang benar bahwa Bang Jack merupakan pemimpin yang memikirkan rakyatnya, meskipun menjadi pemimpin dalam ruang lingkup kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ia diamanahi mengurus musala, Bang Jack menerima dengan baik Barong, Chelsea, dan Juki untuk ikut membantu mengurus musala. Padahal mereka bertiga adalah mantan narapidana. Ia juga bertanggung jawab terhadap kesejahteraan Barong, Chelsea, dan Juki.<\/span><\/p>\n<h4><b>5# Pak Haji Udin<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelima adalah Pak Haji Udin. Bagi penikmat film kartun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Adit Sopo Jarwo<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, karakter Pak Haji Udin tentu tidaklah asing. Jika dilihat dari penampilannya, rambutnya putih, dan terdapat kerutan di wajahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui Haji Udin merupakan Ketua RW, dan sudah belasan tahun menjabat. Ia adalah pemimpin yang baik, dan selalu siap membantu rakyatnya. Selain itu Pak Haji Udin juga orang yang bijaksana, ia sering memberikan nasehat terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah 5 sosok pemimpin yang sesuai dengan kriteria Pak Jokowi. Jangan cari yang tidak ada! Hehehe.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: Akun Twitter\u00a0<\/em><a href=\"https:\/\/twitter.com\/Nichola22892927\/status\/1329179923928522753?s=20\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>@Nichola22892927<\/em><\/a><\/p>\n<p>Penulis: Malik Ibnu Zaman<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sebenernya-tobirama-senju-itu-nggak-benci-klan-uchiha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sebenernya, Tobirama Senju Itu Nggak Benci Klan Uchiha<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cocok!<\/p>\n","protected":false},"author":1488,"featured_media":91031,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[17676,15997,559,17675],"class_list":["post-197186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bang-jack","tag-jiraiya","tag-jokowi","tag-tobirama"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1488"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197186"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197186\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}