{"id":196775,"date":"2022-11-22T06:27:51","date_gmt":"2022-11-21T23:27:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=196775"},"modified":"2022-11-22T06:27:51","modified_gmt":"2022-11-21T23:27:51","slug":"kali-ini-beneran-its-coming-home-kan-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kali-ini-beneran-its-coming-home-kan-inggris\/","title":{"rendered":"Kali Ini Beneran \u201cIt\u2019s Coming Home\u201d, kan, Inggris?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Timnas Inggris berhasil memulai petualangan mereka di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/piala-dunia-2022-qatar-piala-dunia-yang-serba-terakhir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Piala Dunia 2022<\/a> dengan hasil memuaskan. Tim berjuluk The Three Lions itu sukses mengandaskan perlawanan wakil Asia, Iran, dengan skor fantastis, 6-2.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jude Bellingham, Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Jack Grealish masing-masing menyumbangkan sebiji gol, sebelum ditambahkan brace dari sang Star Boy, Bukayo Saka. Sementara dua gol hiburan untuk Iran dilesakkan oleh si Nomor 9, Mehdi Taremi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi fans timnas Inggris, kemenangan ini tentu akan membuat mereka senang bukan kepalang dan optimis menyambut laga-laga selanjutnya. Lalu untuk pendukung Iran, saya pikir mereka juga akan berbangga hati karena penampilan tim kebanggaannya sama sekali nggak malu-maluin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jauh lebih baik daripada Qatar, sang tuan rumah yang betul-betul dibuat tak berdaya oleh Ekuador di laga pembuka. Lagian, para fans Iran pun harus ingat: bisa tampil di Piala Dunia dan mencetak dua gol ke gawang Inggris merupakan prestasi yang nggak boleh disepelekan. Susah, loh, untuk melakukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pertandingan usai, media sosial langsung dibanjiri dengan deretan komentar dari para penggemar The Three Lions. Ya, apa lagi kalau bukan \u201c<a href=\"https:\/\/www.goal.com\/id\/berita\/football-is-coming-home---apa-artinya\/bqejjpx7hg151p4s5300ew8v0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">It\u2019s Coming Home<\/a>\u201d. Tiga kata tersebut tak pernah mereka lupakan setiap kali timnas Inggris meraih hasil positif di sebuah turnamen akbar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, pada Piala Dunia 2018 lalu, \u201cIt\u2019s Coming Home\u201d telah digaungkan sejak laga perdana Inggris. Namun, apakah akhirnya sepak bola benar-benar pulang ke \u201crumah\u201d-nya? Ya, tidak, dong. Lah, wong justru Harry Kane dkk. yang harus pulang setelah disingkirkan Kroasia di semifinal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, marilah kita beranjak ke ajang Euro 2020 lalu. Lagi-lagi, tiga kata penuh makna itu kembali ramai disuarakan. Namun, pada akhirnya para fans kembali harus gigit jari setelah Inggris tumbang di tangan Italia pada laga puncak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada penghargaan untuk fans sepak bola tersabar, saya yakin penggemar Timnas Inggris sangat layak untuk memenanginya. Selain itu, fans MU juga sama layaknya, kok. Hehehe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, marilah kita melupakan segala memori pahit itu. Di ajang Piala Dunia 2022 ini, Inggris telah bertransformasi menjadi tim yang lebih kuat. Tengok betapa bek-bek mereka mampu bergerak begitu nyaman dalam mengalirkan bola ke depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di lini tengah, bagaimana kita tidak bisa menikmati penampilan sang maestro muda, Jude Bellingham? Sulit untuk percaya bahwa usianya masih 19 tahun, hanya sekitar setahun lebih muda dari saya, wahai pembaca sekalian. Dia bisa tampil begitu tenang, \u201cdewasa\u201d, dan tak terlihat bahwa ini merupakan debut perdananya bermain di Piala Dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan di sektor penyerangan, pujian sebesar-besarnya mesti dilayangkan kepada Bukayo Saka. Dua golnya ke gawang Iran sungguh istimewa. Namun, bagi yang rutin menyaksikan pertandingan-pertandingan Arsenal, seharusnya kalian sudah tidak begitu terkejut akan kegemilangan sang winger kanan andalan. Singkatnya: Saka memang sejago itu. No debat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, secara mentalitas, kini para penggawa <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jersey-inggris-buatan-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Three Lions<\/a> juga pasti makin tangguh. Toh, mayoritas dari mereka memang bermain di Liga Inggris, liga yang katanya terbaik di seluruh dunia itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, untuk Bellingham sendiri, meskipun \u201chanya\u201d berkompetisi di Bundesliga, tetapi dia telah mengantongi banyak menit bermain di ajang-ajang besar seperti Champions League. Jadi singkatnya, tim Inggris yang sekarang sangat jauh dari kata \u201ckaleng-kaleng\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan modal seperti itu, apakah \u201cIt\u2019s Coming Home\u201d akan segera terwujud? Apakah Gareth Southgate dan pasukannya mampu membawa pulang trofi Piala Dunia ke tanah Inggris?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pikir, hal itu sangat mungkin terjadi. Tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia si kulit bulat. Namun, ada baiknya Inggris tidak langsung terbang ke langit ketujuh setelah pesta gol ini; mereka harus kembali menapak bumi dan menyadari bahwa ini barulah partai pembukaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, masih banyak laga-laga main yang mesti mereka mainkan sebelum mengukuhkan diri sebagai juara dunia. Masih banyak tim lain yang lebih tangguh dari Iran yang harus dapat mereka taklukkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Fase Grup, mungkin mereka cuma akan bersua Amerika Serikat dan Senegal (selain Iran, tentunya). Dua negara tersebut levelnya cenderung di bawah Inggris, sehingga belum dapat dikatakan sebagai penantang yang benar-benar sulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bagaimana di babak 16 besar? Lalu 8 besar? Semifinal? Dengan catatan, kalau Inggris mampu untuk terus melaju, loh, ya. Kalau ternyata malah tereliminasi duluan? Ya, bye-bye, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/piala-dunia-2022-akan-jadi-piala-dunia-terburuk-sepanjang-masa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Piala Dunia<\/a>. Sampai jumpa di lain kesempatan, \u201cIt\u2019s Coming Home\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kepada anak asuh Gareth Southgate, izinkan saya mengingatkan satu hal: cepatlah kembali ke bumi, jangan terlalu terbawa euforia. Ingatlah, perjalanan kalian masih sangat panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun begitu, saya juga mesti mengakui bahwa hasil mengesankan di laga pembuka ini akan menjadi bekal yang sangat penting bagi timnas Inggris. Saat ini, jujur saya cukup optimis bahwa mereka memiliki peluang besar untuk \u201cBring it home\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika mereka dapat terus tampil konsisten di level yang sama seperti yang mereka tunjukkan di hadapan Iran, impian itu pasti dapat terwujud. Pada akhirnya, bukan tak mungkin bahwa di ujung turnamen ini, kalimat \u201cIt\u2019s Coming Home\u201d tak hanya akan menjadi ocehan di dunia maya saja, melainkan menjelma doa yang benar-benar terkabul dan berubah menjadi kenyataan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benar, kan, Timnas Inggris?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gareth-southgate-dan-alasan-timnas-inggris-dianggap-overrated\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gareth Southgate dan Alasan Timnas Inggris Dianggap Overrated<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bring it home!<\/p>\n","protected":false},"author":1696,"featured_media":196794,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12904],"tags":[17651,6333,5112,15270,17652,3957],"class_list":["post-196775","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-bukayo-saka","tag-inggris","tag-iran","tag-piala-dunia-2022","tag-qatar-2022","tag-timnas-inggris"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196775","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1696"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196775"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196775\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}