{"id":195822,"date":"2022-11-17T12:32:13","date_gmt":"2022-11-17T05:32:13","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=195822"},"modified":"2022-11-17T12:32:13","modified_gmt":"2022-11-17T05:32:13","slug":"pesan-nonverbal-pak-bas-ketika-jadi-fotografer-dadakan-di-g20","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pesan-nonverbal-pak-bas-ketika-jadi-fotografer-dadakan-di-g20\/","title":{"rendered":"Pesan Nonverbal Pak Bas Ketika Jadi Fotografer Dadakan di G20"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada satu momen unik pada perhelatan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/panduan-memahami-ktt-g20-dan-mengapa-itu-penting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20<\/a> di Bali beberapa waktu yang lalu. Momen unik itu muncul saat Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono alias Pak Bas, berlagak seolah-olah\u00a0 menjadi fotografer profesional di kegiatan akbar tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau\u2014dengan penampilan yang nyentrik dengan mengenakan topi terbalik\u2014begitu cekatan membidik <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kamera-dslr-pernah-jadi-senjata-andalan-untuk-pikat-gebetan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kamera DSLR<\/a> lensa panjang ke arah para pemimpin negara dunia. Sontak saja aksi beliau itu menuai respons positif di jagat maya. Bahkan, sempat trending juga di Twitter dengan tagar #PakBas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juru bicara Kementerian PUPR segera memberikan keterangan pers bahwa Pak Bas melakukan aksi tersebut karena beliau punya hobi fotografi. Selain itu, tugas dan pekerjaan Kementerian PUPR di perhelatan G20 itu memang sudah selesai. Jadi ya nggak salah-salah banget kalau Pak Bas menyalurkan hobinya di kegiatan tersebut. Tapi sebagai mahasiswa <a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/jurusan-ilmu-komunikasi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ilmu Komunikasi<\/a>, saya justru melihat ada hal lain di balik aksi Pak Bas itu. Ada begitu banyak pesan nonverbal yang sarat makna di situ. Kurang lebih, inilah pesan nonverbal yang disampaikan oleh Pak Bas.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 G20 kurang greget<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang bisa kamu harapkan dari sebuah kegiatan besar yang dihadiri oleh pemimpin negara di dunia dan membahas hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi global, ketahanan pangan, dan energi? Buat para pemimpin negara, pemangku kebijakan, dan pejabat pemerintahan,\u00a0 mungkin kegiatan ini sangat penting. Tapi buat orang awam macam saya ini, jelas kegiatan tersebut nggak menarik dan kurang greget.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ketika Pak Bas melakukan aksinya menjadi fotografer dadakan, seakan-akan memberikan pesan bahwa perhelatan akbar yang super formal sekelas G20 itu perlu dibuat momen-momen spesial yang bisa menarik perhatian semua kalangan sekaligus menghibur. Terbukti, aksi yang dilakukan Pak Bas di G20 menjadi trending di jagat maya. Bisa jadi orang yang awalnya nggak peduli dengan kegiatan G20 ini malah menjadi tertarik.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Pejabat perlu bersikap egaliter<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penampilan nyentrik Pak Bas yang mengenakan topi terbalik sambil menenteng kamera DSLR lensa panjang terkesan jauh dari citra pejabat pada umumnya. Para pejabat publik yang biasanya berpenampilan mewah, rapi, dan formal justru dipatahkan oleh penampilan Pak Bas yang lebih mirip fotografer profesional. Dalam aksinya tersebut, Pak Bas lebih banyak berbaur dengan para jurnalis media ketimbang pemimpin-pemimpin negara dan pejabat lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, dalam aksinya itu beliau memberikan pesan bahwa pejabat itu perlu bersikap egaliter dan berbaur dengan masyarakat. Jangan cuma bisa mengaku-aku bersama wong cilik dan pro rakyat tapi perkataan, perbuatan, dan kebijakan-kebijakannya justru malah mencekik wong cilik dan rakyatnya sendiri. Banyak kan yang begitu? Banyak banget malah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Jurnalistik itu penting<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Pak Bas menenteng kamera DSLR lensa panjang dan membidiknya ke arah pemimpin-pemimpin negara dunia, saya menangkap pesan bahwa kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh reporter, fotografer, dan unsur media massa lainnya adalah hal yang penting dalam kegiatan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sukses atau nggaknya suatu kegiatan akbar sekelas KTT G20 di mata dunia nggak bisa dilepaskan dari peran media massa. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberi ruang kepada media massa dalam menyebarkan informasi dan berita sesuai dengan fakta, tanpa adanya intervensi atau pesanan dari pihak-pihak tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pesan nonverbal yang disampaikan melalui aksi Pak Bas. Pendapat saya bisa jadi benar tapi bisa juga salah. Tapi terlepas dari itu semua, kita harus banyak belajar dari beliau. Di saat pejabat lain sibuk cari muka untuk kepentingan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/politik\/pengamat-politik-identitas-tak-lagi-relevan-di-pilpres-2024\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pilpres 2024<\/a>, beliau justru jauh dari kesan pencitraan. Beliau lebih memilih beraksi\u2014baik disengaja atau nggak\u2014untuk menghibur masyarakat yang sedang susah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salam takzim, Pak Bas!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Andri Saleh<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/presiden-ukraina-contoh-telak-pemimpin-yang-tak-tahu-apa-apa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Presiden Ukraina, Contoh Telak Pemimpin yang Tak Tahu Apa-apa<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salut kali aku.<\/p>\n","protected":false},"author":1468,"featured_media":195848,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[15030,17616,17615,17617],"class_list":["post-195822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-fotografer","tag-g20","tag-pak-bas","tag-pesan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1468"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195822"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195822\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}