{"id":19446,"date":"2019-11-04T10:13:18","date_gmt":"2019-11-04T03:13:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=19446"},"modified":"2019-11-04T10:13:18","modified_gmt":"2019-11-04T03:13:18","slug":"kenapa-sih-orang-suka-berkomentar-dan-terbawa-suasana-pas-nonton-sinetron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kenapa-sih-orang-suka-berkomentar-dan-terbawa-suasana-pas-nonton-sinetron\/","title":{"rendered":"Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?"},"content":{"rendered":"<p>Pada titik tertentu, setiap orang butuh hiburan pada waktu senggang untuk dapat mengurai stres atau penat yang berasal dari kegiatan sehari-hari. Soal jenis hiburan seperti apa yang harus diterima, tergantung masing-masing individu juga menyesuaikan <em>budget<\/em> pastinya\u2014agar tidak defisit dari sisi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sudahkah-terbuka-soal-finansial-dengan-pacar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">finansial.<\/a><\/p>\n<p>Ada orang yang dapat menghilangkan penat hanya dengan berolahraga, sekadar bertemu teman lama, atau bermain <em>game.<\/em> Meski tidak bisa dimungkiri juga, jalan-jalan atau travelling ke suatu tempat yang diidamkan sering kali menjadi pilihan utama bagi khalayak. Namun, ada pula tipe orang yang cukup dengan rebahan di kamar sambil menonton serial favorit atau <em>streaming<\/em> film dengan <em>subtitle<\/em> dari lebah ganteng menjadi pilihan yang cukup mumpuni.<\/p>\n<p>Kan lumayan, tanpa harus mengeluarkan ongkos tambahan, bisa rebahan sambil nonton film apa pun yang diinginkan. Meski terkadang merasa bersalah juga, sih, mau bagaimana pun streaming film di website tertentu itu tetap bertolak belakang dengan cara menghargai dan apresiasi kita sebagai penikmat film terhadap hak cipta dan karya orang lain. Soal berapa banyak kuota yang sudah digunakan dalam streaming film pun tentu tidak dapat menjadi pembenaran.<\/p>\n<p>Alternatif lain yang paling ampuh adalah <em>scroll<\/em> linimasa <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/quarter-life-crisis-ala-sobat-misqueen-twitter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Twitter<\/a>, karena hampir selalu ada drama dalam kurun waktu tertentu, minimal <em>thread<\/em> nir-faedah yang sering kali membuat penasaran banyak pembaca. Bicara soal drama, ada suatu tontonan legendaris yang bahkan sampai dengan saat ini masih ada peminatnya\u2014khususnya di negara +62. Apalagi kalau bukan sinetron.<\/p>\n<p>Dari mulai anak-anak, ibu, bapak, <a href=\"https:\/\/tirto.id\/kakek-cucu-memang-harus-akrab-seperti-jk-dan-jamila-c3KW\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">kakek,<\/a> juga nenek, ada saja yang hobi nonton sinetron. Bahkan beberapa di antaranya sering kali merasa tidak rela jika harus ketinggalan cerita walau hanya satu episode. Jangankan satu episode, tertinggal sedikit <em>scene<\/em> karena pindah saluran saja bisa menjadi perkara dalam suatu keluarga.<\/p>\n<p>Saya selalu berpikir, apa faedahnya menonton sinetron yang sering kali penuh dengan drama dan kepalsuan dan alur cerita yang berlebihan? Jika sesekali untuk hiburan sih tidak masalah, yang menyebalkan adalah ketika seseorang menonton sinetron kemudian ikut berkomentar dan terbawa suasana, tak jarang sampai ikut kesal dan marah-marah.<\/p>\n<p>Hal itu saya lihat di keluarga sendiri, ketika ibu dan kakak sedang menonton sebuah sinetron di salah satu saluran TV swasta, mereka sama-sama kesal melihat kelakuan para pemerannya.<\/p>\n<p>\u201cTuh, kan, udah ketahuan itu sih, ceweknya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kata-siapa-yang-istimewa-akan-kalah-dengan-yang-selalu-ada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">selingkuh<\/a> cuma karena ngincar hartanya aja!\u201d<\/p>\n<p>\u201cLiat tuh lelakinya, nggak bisa dipercaya. Harusnya si perempuan nggak usah mau nerima lelaki itu! Dimanfaatin dia, tuh.\u201d<\/p>\n<p>Begitu kira-kira komentar mereka juga beberapa orang yang terbawa suasana saat menonton sinetron. Bahkan tak jarang pula berkata, \u201cNah, kan, syukurin!\u201d atau, \u201cTuh, kan, dibilangin juga apa!\u201d ketika mereka merasa benar dalam menebak alur cerita dan salah satu pemeran ada yang kena batunya.<\/p>\n<p>Maksud saya, ngapain juga sih sampai ikut berkomentar segala? Didengar oleh pemerannya pun nggak. Saran sebaik apa pun yang diberikan kepada para pemeran atau artis oleh penonton layar kaca pada saat sinetron ditayangkan juga tidak akan didengar. Lha, mereka mendengar saja tidak. Memangnya sedang main pertunjukan secara langsung. <em>Hadeeeh<\/em>.<\/p>\n<p>Di sisi lain, harus disadari juga bahwa sinetron, sering kali menggiring emosi para penontonnya agar larut dalam situasi yang sedang terjadi di tiap <em>scene<\/em>-nya. Bagi saya, itulah kenapa mereka yang menonton bisa terbawa suasana bahkan ikut memberi komentar atau masukan yang seakan berharga. Padahal, tidak berarti apa-apa. <em>Hehehe.<\/em><\/p>\n<p>Saya sendiri, bukan tidak pernah menonton sinetron, sesekali jika memang sedang ingin, mengamati setiap drama yang disuguhkan didalamnya terkadang menjadi hiburan tersendiri\u2014tanpa harus larut dalam setiap emosi yang ditampilkan. Namun, entah kenapa walau berbeda judul, alur tiap sinetron kurang lebih sama: perkenalan tokoh \u2013 drama atau pertikaian \u2013 menangis \u2013 bertaubat \u2013 tokoh baik kembali hidup bahagia sedangkan tokoh jahat terlihat merana. Tidak bisa dimungkiri, mungkin hal itu yang membuat sinetron terkadang membosankan.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, sinetron tetap akan menjadi salah satu hiburan favorit banyak orang di Indonesia. Lha gimana, banyak dari kita (hah, kita??!) yang menyukai sekaligus menikmati suguhan drama, kok. Oleh karena itu, wajar saja jika sampai sekarang sinetron terus diproduksi dan bertahan di negara berflower ini.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sebel-sama-ftv-dan-sinetron-tapi-masih-ditonton\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kamu Tuh Kenapa Sih, Katanya Sebal Sama FTV dan Sinetron, Tapi Kok Masih Ditonton?<\/a> <b><\/b>atau tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/setowicaksono\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Seto Wicaksono<\/a> lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya selalu berpikir, apa faedahnya menonton sinetron yang sering kali penuh dengan drama dan kepalsuan dan alur cerita yang berlebihan?<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":19456,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[228,1134,156],"class_list":["post-19446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-keluarga","tag-sinetron","tag-tv"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19446"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19446\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}