{"id":194282,"date":"2022-10-31T13:00:28","date_gmt":"2022-10-31T06:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=194282"},"modified":"2022-10-31T19:02:55","modified_gmt":"2022-10-31T12:02:55","slug":"nostalgia-8-soundtrack-kartun-terbaik-tahun-90-an","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nostalgia-8-soundtrack-kartun-terbaik-tahun-90-an\/","title":{"rendered":"Nostalgia 8 Soundtrack Kartun Terbaik Tahun 90-an"},"content":{"rendered":"<p><em>Yuk, senandungkan bersama soundtrack kartun tahun 90-an berikut ini~<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi dewasa dan tua itu nggak enak, apalagi pasca-pandemi ini. Lantaran di mana-mana muncul berita yang nggak ada asyik-asyiknya blas. Tanda-tanda resesi semakin jelas dan masa depan semakin kabur. Untungnya, manusia dilengkapi cara-cara bertahan dalam kondisi sesak. Salah satu caranya adalah dengan menghidupkan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/nostalgia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nostalgia<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memikirkan hal-hal menyenangkan dari masa silam bisa memulihkan energi, lho. Ada beragam cara mengulik memori indah, salah satunya dengan menstimulus pancaindra, misalnya dengan cara makan makanan jadul, bersenandung lagu lama, atau membaca komik lawas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/generasi-90-an\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">generasi 90-an<\/a>, komik dan kartun\u2014iya, dulu kami nggak ngerti anime, tahunya cuma diksi kartun\u2014dulu menjadi pembebas imaji yang menyenangkan. Nah, nggak ada salahnya sesekali me-recall memori itu di hari-hari yang menyesakkan seperti sekarang ini. Coba deh senandungkan delapan soundtrack kartun lawas berikut ini:<\/span><\/p>\n<h4><strong>#1 Sailor Moon<\/strong><\/h4>\n<p><em>Maaf ku tak pernah berterus terang<\/em><br \/>\n<em>Bukan ku tak mempercayaimu<\/em><br \/>\n<em>Namun sebelum ku berganti rupa<\/em><br \/>\n<em>Ingin aku menemuimu<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu aslinya berjudul &#8220;Moonlight Densetsu&#8221;. Mendengar intro soundtrack kartun satu ini saja dijamin bakal bikin anak-anak era 90-an menghambur ke depan TV dan duduk anteng menyaksikan aksi Sailor Moon, dkk. <\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sailor Moon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dirilis di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/jepang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jepang<\/a> tahun 1982. Versi animenya diadaptasi dari komik karya Naoko Takeuchi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sailor Moon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sempat tayang di Indonesia pada 1995 dan 2013. Ia adalah cinta pertama banyak anak laki-laki di era 90-an. Serial ini nggak cuma berhasil membuat Sailor Moon menjadi sosok legendaris, banyak tokoh lain yang hingga kini masih digemari oleh para penonton seperti Mamoru Chiba si Tuxedo Bertopeng, Sailor Jupiter, bahkan Luna dan Artemis.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Sailor Moon S Opening Bahasa Indonesia (OP 5) HQ\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/vyDfm86n8i8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#2 Doraemon<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aku ingin begini, Aku ingin begitu<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin ini, ingin itu, banyak sekali<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Semua, semua, semua dapat dikabulkan<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dikabulkan dengan kantong ajaib<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soundtrack kartun <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/doraemon\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Doraemon<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang versi Indonesia tersebut dibuat oleh Jovy. Versi originalnya berjudul &#8220;Doraemon no Uta&#8221; dibawakan oleh Komiko Osugi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau dipikir-pikir, kisah apes Nobita dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Doraemon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti nubuatan buat generasi 90-an. Sialnya sih mirip Nobita, tapi Doraemonnya juga nggak ada di dunia nyata. Ya, nasib sih jadi manusia, bukan karakter anime.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Nostalgia!! Lagu Keren Doraemon jadul versi Indonesia by OST ANIME ID\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/n7jIdXhMjis?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#3 Dash! Yonkuro &#8211; Tamiya<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aku berlari lari mengejar mobilku<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Mengikuti kata hatiku<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilku juara satu<\/span><\/em><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dash! Yonkuro<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pernah tayang di TVRI, diadaptasi dari manga karya Zaurus Tokuda. Tamiya Corporation menjadi sponsor dari komik dan anime tersebut. Kisah tentang Yonkuro dan teman-temannya ini dulu tayang di awal 90-an. Penontonnya kini sebagian mungkin sudah jadi bapak-bapak pengoleksi Tamiya. Mereka pasti suka mengajak anaknya buat ngerakit mobil mainan daripada beli mobil-mobilan mainstream yang musiknya berisik <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">nguwing-nguwing<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> nggak jelas.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Lagunya Dash yankuro (Indonesia Version)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/YZVTW4731W0?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#4 Dragon Ball<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Orang pun datang, dan akan kembali<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Kehidupan kan jadi satu<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Di kehidupan yang kedua,\u00a0<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">akan menjadi lebih indah<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Siapakah yang dapat melaksanakan<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang berusaha mewujudkannya<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harus diakui bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dragon Ball<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bagaikan kitab suci buat banyak penikmat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/manga\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">manga<\/a>. Karya Akira Toriyama begitu melegenda, nggak hanya buat generasi 90-an. Kisah tentang Goku dalam mengumpulkan tujuh bola naga adalah hal yang nggak membosankan untuk dibaca dan ditonton berulang kali. Serial ini pernah menjadi sahabat setiap Minggu bagi anak-anak 90-an. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata jika dicermati lirik soundtrack kartun ini mengandung bisikan harapan soal akan adanya kehidupan yang lebih indah. Asalkan kamu mau pantang menyerah seperti Goku. Semangat, ya, buat kalian yang ngerasa lagi susah nyari duit.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"[RIP AKIRA TORIYAMA] Lagu Opening Dragon Ball Versi Indonesia (Dragon Ball Childhood Song)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/colwIUe-Bi0?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#5 Ninja Hattori<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Ninja Gozaru, pembela kebenaran dan keadilan!<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Mendaki gunung lewati lembah<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Sungai mengalir indah ke samudra<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Bersama teman bertualang<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak 90-an disuguhi banyak cerita tentang persahabatan di masa kecil. Selain persahabatan antara Doraemon dan Nobita, kisah antara Ninja Hattori dengan Kenichi juga sangat populer. Kisah persahabatan dan petualangan anak biasa dengan sosok super, menjadi imaji yang heart warming khas Fujiko Fujio. Setidaknya, di era 90-an, konsep berteman masih sederhana. Dulu, nggak perlu flexing dan bakar uang hanya buat nyari teman, eh, komoditas konten ala <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/baim-wong\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Baim Wong<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=Oo16O4lFUnI<\/p>\n<h4><strong>#6 Crayon Shinchan<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik, <\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Oh, senangnya aku senang sekali<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau begini aku pun jadi sibuk, berusaha mengejar-ngejar dia<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Shinchan dan kehidupannya yang santai adalah hal yang mudah sekali dinikmati. Jika mesin waktu sungguh ada, saya mau banget kembali ke era bebas nonton Shinchan. Masa di mana nonton TV terasa menyenangkan tanpa distraksi berupa lintasan teks breaking news soal karut-marut dunia orang dewasa.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Keren! Lagu Keren Crayon ShinChan Jadul Bahasa Indonesia by OSTANIMEID\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/NkbuRIxMN5k?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#7 P-Man<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">P-man, P-man, P-man<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Ku panggil dia P-man<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Suaranya riang<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Datanglah oh, P-man<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Datanglah ke rumahku<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya masih ingat betul, soundtrack kartun ini dibawakan dengan suara lembut yang nggemesin. Pahlawan super tapi lucu, ya cuma ini. <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Fujiko_Fujio\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fujiko Fujio<\/a> memang nggak pernah gagal menciptakan dunia imaji yang menyenangkan buat siapa pun. Walau duet Fujiko Fujio sudah tiada, karyanya tetap abadi.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Lagu pembuka P man Versi Bahasa Indonesia by OST ANIME ID\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/1kjdyauOpvg?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#8 Kobo Chan<\/strong><\/h4>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Hari ini entah siapa yang akan bahagia<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Nipong nipong cha cha cha cha cha<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Kobo duduk di atas batu<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Nipong nipong cha cha cha cha cha<\/span><\/em><br \/>\n<em><span style=\"font-weight: 400;\">Tralalala galileo<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, pasti angkatan tua langsung nyanyi kalau dengar lirik soundtrack kartun satu ini. Rambut Kobo Chan dengan potongan batok menjadi hal yang terekam jelas di ingatan dan jadi bahan ledekan buat teman yang rambutnya dipotong mirip batok kelapa. Kisah-kisah kocak dan ketakutan Kobo Chan pada dokter gigi pun nular ke anak-anak 90-an. Di era saya muda dulu, banyak yang lebih memilih <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/sakit-gigi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sakit gigi<\/a> berlama-lama daripada cepat-cepat pergi ke dokter gigi, bahkan kami berprinsip, &#8220;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih baik sakit gigi daripada\u2026<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Kobo Chan OP - Indonesian Version\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/CjsZAuXZDmg?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana? Tambah pengin kembali ke masa silam nggak? Kalau saya sih nggak. Sebab, nostalgia cukup di pikiran. Hidup ini harus terus dijalani, cicilan harus tetap dibayar, dan rasa patah hati harus dikubur dalam-dalam. Namanya juga orang dewasa, harus bisa pura-pura <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kuat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> demi orang-orang tercinta.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Butet RSM<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jika-anda-mendengar-ost-kartun-90-an-dan-merinding-selamat-anda-sudah-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jika Anda Mendengar OST Kartun 90-an dan Merinding: Selamat Anda Sudah Tua<\/a>.\u00a0<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik~~~<\/p>\n","protected":false},"author":1139,"featured_media":194295,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[12068,1212,10651],"class_list":["post-194282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-90-an","tag-kartun","tag-soundtrack"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1139"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=194282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194282\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=194282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=194282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=194282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}