{"id":193525,"date":"2022-11-04T15:14:02","date_gmt":"2022-11-04T08:14:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=193525"},"modified":"2022-11-04T15:14:02","modified_gmt":"2022-11-04T08:14:02","slug":"rekomendasi-5-film-sageuk-terbaik-sepanjang-masa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-5-film-sageuk-terbaik-sepanjang-masa\/","title":{"rendered":"Rekomendasi 5 Film Sageuk Terbaik Sepanjang Masa"},"content":{"rendered":"<p>Dalam bahasa Korea, sageuk bisa diartikan sebagai drama sejarah. Namun, nggak cuma drama, sageuk juga bisa merujuk pada film atau seri televisi yang mengangkat kisah sejarah. Selain drama sageuk, film sageuk juga rupanya menuai popularitas baik secara nasional di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/korea-selatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Korea Selatan<\/a> maupun internasional.<\/p>\n<p>Film sageuk biasanya diambil dari kisah nyata yang terjadi pada sejarah atau berdasarkan cerita kuno asal Negeri Ginseng. Dalam potret sejarah, banyak film sageuk yang mengisahkan pemerintahan dan kehidupan raja-raja yang memerintah di masa lalu, khususnya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/dinasti-joseon\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dinasti Joseon<\/a>. Beberapa film sageuk berhasil memberikan sinematografi yang memanjakan mata dan cerita yang nggak membosankan, misalnya lima film sageuk terbaik sepanjang masa berikut ini:<\/p>\n<h4><strong>#1 The Admiral: Roaring Currents<\/strong><\/h4>\n<p>Film yang dikenal dengan judul <em>Myeongryang<\/em> ini tayang pada 2014 lalu. <em>The Admiral: Roaring Currents <\/em>berhasil menjadi salah satu film terlaris sejak penayangannya dan telah ditonton oleh lebih dari 17 juta penonton.<\/p>\n<p>Film ini mengangkat kisah sejarah Battle of Myeongryang yang dianggap sebagai salah satu kemenangan perwira angkatan laut legendaris Joseon, Laksamana Yi Sun Sin.\u00a0<em>The Admiral: Roaring Currents<\/em> berfokus pada pertempuran Myeongryang yang terkenal selama invasi Jepang ke Korea. Laksamana Yi Sun Sin berhasil menghancurkan 330 kapal perang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/jepang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jepang<\/a> hanya dengan 12 kapal yang tersisa di bawah komandonya.<\/p>\n<p>Dengan adegan aksi yang menakjubkan, pertempuran yang realistis, dan cerita yang penuh intrik dan taktik, film sageuk satu ini wajib banget ditonton.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"The Admiral: Roaring Currents Official US Release Trailer (2014) - Choi Min-sik War Drama HD\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7PBIHkKi0wM?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#2 Masquerade<\/strong><\/h4>\n<p>Di tengah situasi negara yang kacau dan ketakutan akan hidupnya, Raja Gwanghae yang kejam memerintahkan anggota dewan kepercayaannya, Heo Gyun, untuk menemukan seseorang yang memiliki kemiripan dengannya demi menghindari ancaman pembunuhan. Hingga akhirnya muncullah Ha Sun, seorang petani. Awalnya Ha Sun enggan menjadi raja, namun demi menyelamatkan negara yang berada di ambang kehancuran, dia terpaksa melakukan penyamaran terbesar dalam sejarah.<\/p>\n<p>Tayang pada 2012 lalu, film sageuk satu ini diangkat dari kisah nyata tentang catatan harian yang hilang dari sejarah Dinasti Joseon.\u00a0<em>Masquerade\u00a0<\/em>dibintangi aktor dan aktris papan atas Korea Selatan seperti <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Lee_Byung-hun\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lee Byung Hun<\/a>, Han Hyo Joo, Ryu Seung Ryong, dan Jang Gwang.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Masquerade (\uad11\ud574) - Official Main Trailer w\/ English Subtitles [HD]\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/1TnfM5XWOtI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#3 The Throne<\/strong><\/h4>\n<p>Film sageuk berjudul <em>The Throne<\/em> ini tayang pada 2015 lalu. Film ini diangkat dari peristiwa nyata yang cukup terkenal dan kontroversial dari Dinasti Joseon yang berlatar pada masa pemerintahan Raja Yeongjo.<\/p>\n<p><em>The Throne<\/em> bercerita tentang Putra Mahkota, Sado (Yoo Ah In), yang berencana membunuh ayahnya sendiri, Raja Yeongjo (Song Kang Ho). Hingga akhirnya sang raja menghukum putra satu-satunya tersebut karena percobaan pembunuhan itu. Di balik sosok Sado yang memberontak melawan ayahnya, ia justru memiliki hati lembut dan yang diinginkan hanyalah kasih sayang dari sang ayah.<\/p>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=zs3fpzheZwc<\/p>\n<h4><strong>#4 Seondal: The Man Who Sells the River<\/strong><\/h4>\n<p><em>Seondal: The Man Who Sells the River <\/em>berkisah tentang Kim Seondal (Yoo Seung Ho), seorang penipu di era Joseon. Film sageuk yang tayang pada 2015 lalu ini diangkat dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/novel\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">novel<\/a> kuno satir dan humor tentang Kim Seondal yang menjual Sungai Taedong.<\/p>\n<p>Seondal berjuang untuk bertahan hidup dengan terpaksa menjadi tentara di Cina selama Dinasti Qing. Di sana ia bertemu Bo Won (Ko Chang Seok) dan Gyeon (Xiumin). Ketiganya lalu kembali ke Korea dan memutuskan untuk menjadi kawanan penipu. Salah satu penipuan besar yang mereka lakukan adalah dengan menyebarkan desas-desus bahwa ada emas yang ditemukan di Sungai Taedong.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"[SEONDAL: THE MAN WHO SELLS THE RIVER] Main Trailer w\/ English Subtitles [HD]\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7i_mgKAm8Y8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#5 The King&#8217;s Letters<\/strong><\/h4>\n<p>Berlatar di awal era Joseon, film <em>The King&#8217;s Letters <\/em>tayang pada 2019. Film sageuk ini menceritakan kisah Raja Sejong (Song Kang Ho) dan Shinmi (Park Hae Il) yang mempertaruhkan segalanya demi menciptakan sistem penulisan sederhana untuk rakyat Joseon. Sebab, saat itu, kerajaan Joseon masih menggunakan huruf Cina sementara suara bahasa mereka nggak sesuai dengan huruf Cina.<\/p>\n<p><em>The King&#8217;s Letters <\/em>menggambarkan kesulitan pengembangan alfabet fonetik. Hingga akhirnya alih-alih harus menghafal ribuan karakter huruf Cina, terciptalah hangeul yang terdiri dari 10 huruf vokal dan 14 huruf konsonan. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/hangeul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hangeul<\/a> disebut-sebut menjadi keajaiban linguistik yang mudah dipelajari di antara abjad Asia lainnya.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"\ud83c\udfa5[K\ud83c\uddf0\ud83c\uddf7Movie] The King\u2019s Letters : The Great Creation \ub098\ub78f\ub9d0\uc2f8\ubbf8 : \ucc3d\uc81c (2019) Trailer [ENG SUB]\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/DVOX-UtUB0U?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p>Itulah lima film sageuk terbaik sepanjang masa. Sudah pernah nonton sederet judul film di atas?<\/p>\n<p>Penulis: Tifani Nurmalawidia<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-film-semi-korea-yang-nggak-cuma-jual-adegan-seks-tapi-ceritanya-pun-menarik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">10 Film Semi Korea yang Nggak Cuma Jual Adegan Seks, tapi Ceritanya pun Menarik<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gasss nonton weekend besok.<\/p>\n","protected":false},"author":1807,"featured_media":194687,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[10552,13630,17476,12432],"class_list":["post-193525","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-dinasti-joseon","tag-film-korea-selatan","tag-film-sageuk","tag-sageuk"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1807"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193525"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193525\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194687"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}