{"id":193506,"date":"2022-10-25T13:40:08","date_gmt":"2022-10-25T06:40:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=193506"},"modified":"2022-10-25T13:40:08","modified_gmt":"2022-10-25T06:40:08","slug":"5-hal-soal-pasuruan-yang-bisa-dibanggakan-oleh-warganya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-hal-soal-pasuruan-yang-bisa-dibanggakan-oleh-warganya\/","title":{"rendered":"5 Hal Soal Pasuruan yang Bisa Dibanggakan oleh Warganya"},"content":{"rendered":"<p>Ketika mendengar nama Pasuruan, apa yang ada di pikiran kalian? Kota Pelabuhan yang sempat berjaya dan jadi denyut nadi kerajaan-kerajaan di Jawa? Jalur rempah-rempah Nusantara di masa lampau? Atau Kota Santri? Ya nggak salah, sih. Pasuruan memang pernah menjadi Kota Pelabuhan di masa kolonial Belanda. Kota Pasuruan punya Pelabuhan Tanjung Tembikar yang konon memiliki peran besar terhadap perdagangan dan distribusi barang.<\/p>\n<p>Namun tahukah kalian bahwa Pasuruan punya hal lain yang bisa dibanggakan warganya selain julukan Kota Pelabuhan yang pernah berjaya dan Kota Santri? Berikut beberapa hal lain yang bisa dibanggakan oleh warga Pasuruan dari kotanya:<\/p>\n<h4><strong>#1 Punya pondok pesantren tertua di Indonesia<\/strong><\/h4>\n<p>Nggak cuma Kecamatan Kaliwungu, Kendal, yang terkenal dengan julukan Kota Santri, Pasuruan juga terkenal sebagai Kota Santri. Bahkan Pasuruan mendapatkan julukan ini lantaran jejak sejarah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/pesantren\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pesantren<\/a> yang panjang. Salah satu pesantren di Kota Pasuruan, Pondok Pesantren Sidogiri, tercatat sebagai pondok pesantren tertua di Indonesia. Pondok pesantren ini bahkan didirikan sejak tahun 1745!<\/p>\n<p>Fyi, Pondok Pesantren Sidogiri merupakan pondok pesantren yang didirikan dari garis keturunan Sunan Gunung Jati. Pondok pesantren ini bahkan merupakan pemegang berbagai lini usaha termasuk retail berjaringan Basmalah Mart yang bersaing dengan Alfamart dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/indomaret\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indomaret<\/a> di sepanjang jalur Jawa Timur. Ngeri ora?<\/p>\n<h4><strong>#2 Tempat lahir Ernest Douwes Dekker<\/strong><\/h4>\n<p>Dr. Ernest Fran\u00e7ois Eug\u00e8ne Douwes Dekker merupakan cucu sepupu dari Edward Douwes Dekker, penulis novel <em>Max Havelaar<\/em> yang terkenal lewat nama pena Multatuli. Sama dengan Multatuli, Ernest Douwes Dekker pun selalu melakukan upaya-upaya perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia. Bahkan, Ernest dianugerahi gelar pahlawan nasional Indonesia atas jerih payahnya itu.<\/p>\n<p>Ernest lahir di Pasuruan pada 8 Oktober 1879. Ia mendapat darah Jawa dari ibunya dan memilih untuk berjuang bersama Ki Hajar Dewantara dan dr. Cipto Mangunkusumo dengan mendirikan organisasi politik Indische Partij pada 1912. Bahkan, ia dikenal pula sebagai penggagas nama &#8220;Nusantara&#8221; sebagai sebutan untuk Hindia Belanda yang merdeka.<\/p>\n<h4><strong>#3 Seni budaya yang beragam<\/strong><\/h4>\n<p>Pasuruan menyimpan beragam seni budaya yang mengakar di masyarakatnya. Misalnya saja ada tari-tarian seperti Tarian Terbang Bandung, Tari Merak Abyor, Tari Kencring Wirasari. Ada juga Pencak Silat Kuntu, Tabuh Lesung, Seni Hadrah Ishari, Petik Laut, dan Manten Sapi.<\/p>\n<p>Sebagai orang yang pernah merantau di Pasuruan, tradisi Manten Sapi adalah yang paling saya ingat. Tradisi ini dilakukan sebelum Hari Raya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/idul-adha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Idul Adha<\/a>. Jadi, sehari sebelum hewan kurban disembelih, puluhan ekor sapi kurban akan dirias secantik mungkin oleh para warga. Sebelum dirias, hewan kurban bahkan akan dimandikan terlebih dulu. Mereka lalu dihias menggunakan bunga-bunga dan diberi wewangian layaknya seorang pengantin.<\/p>\n<h4><strong>#4 Jadi rebutan raja-raja Jawa<\/strong><\/h4>\n<p>Di masa lampau, Pasuruan pernah menjadi rebutan raja-raja Jawa lantaran letaknya yang strategis. Bahkan, Kerajaan Kahuripan yang awalnya berpusat di Kediri pernah memindahkan pusat pemerintahannya ke Pasuruan.<\/p>\n<p>Nggak berhenti sampai di situ, saat era Kerajaan Singasari, Pasuruan juga sempat menjadi area vital untuk diperebutkan hingga berlanjut pada masa Kerajaan Majapahit. Konon, cikal bakal kuatnya akar keislaman yang ada di Pasuruan dengan adanya pesantren tertua di sana juga tak lepas dari <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Trenggana#:~:text=Trenggana%20alias%20Pate%20Rodim%20(keturunan,Unus%20dari%20Jepara%2C%20adik%20Trenggana.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sultan Trenggono<\/a> dari Kerajaan Demak yang berhasil menaklukkan Pasuruan pada tahun 1545.<\/p>\n<h4><strong>#5 Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia<\/strong><\/h4>\n<p>Pada masa kolonial Hindia-Belanda, Indonesia memang dikenal sebagai wilayah penghasil produk perkebunan. Satu di antaranya adalah tanaman tebu yang produk turunannya menjadi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/gula\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gula<\/a>. Nah, di Pasuruan terdapat gedung Proefstation voor de Java-suikerindustrie atau Stasiun Penelitian untuk Industri Gula di Jawa yang menjadi tonggak awal penelitian gula di Indonesia masa itu.<\/p>\n<p>Gedung penelitian tersebut berada di Jalan Pahlawan No. 25, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Meski setelah Indonesia merdeka lembaga ini berubah menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), peranan gedung ini terhadap sejarah gula Hindia Belanda dan bahkan dunia di masa lampau tak bisa dilupakan begitu saja.<\/p>\n<p>Itulah lima hal soal Pasuruan yang bisa dibanggakan warganya. Sebagai seorang perantau yang pernah tinggal dan menetap di sana, informasi ini harus saya bagikan seluas-luasnya. Biar semua orang tahu Jawa Timur nggak melulu Surabaya, Malang, atau Batu saja.<\/p>\n<p>Penulis: Fareh Hariyanto<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-rekomendasi-oleh-oleh-khas-pasuruan-dari-bipang-hingga-kue-satru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Pasuruan, dari Bipang hingga Kue Satru<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan, nih!<\/p>\n","protected":false},"author":664,"featured_media":193526,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"enable_post_split":"0","post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2501,12015,17276,52],"class_list":["post-193506","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jawa-timur","tag-kota-santri","tag-pasuruan","tag-pesantren"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193506","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/664"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193506"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193506\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193526"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}