{"id":193097,"date":"2022-10-19T15:33:33","date_gmt":"2022-10-19T08:33:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=193097"},"modified":"2022-10-19T15:33:33","modified_gmt":"2022-10-19T08:33:33","slug":"isi-coklat-silverqueen-bites-beda-mari-kita-buktikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/isi-coklat-silverqueen-bites-beda-mari-kita-buktikan\/","title":{"rendered":"Isi Coklat SilverQueen Bites Beda? Mari Kita Buktikan!"},"content":{"rendered":"<p><em>Katanya, isi Silverqueen Bites beda tiap bungkusnya. Betulkah?<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semalam, saya tidak bisa tidur. Rasanya ingin matahari segera muncul. Sial. Gini amat, yak, kalau penasaran sama sesuatu. Hati nggak bisa tenang sebelum rasa penasaran itu terjawab.\u00a0 Mungkin itu sebabnya, dalam banyak film horor, arwah penasaran digambarkan sebagai sosok yang suka mengganggu orang lain. Kayak saya yang akhirnya gangguin suami karena nggak bisa tidur. Eh, nyambung nggak, sih? Wkwkwk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa penasaran saya berawal dari adanya postingan di IG yang menyebut bahwa SilverQueen Bites yang dia beli, punya jumlah butir coklat yang berbeda. Pada kemasan pertama, satu bungkus SilverQueen berisi 12 butir coklat. Sedangkan di kemasan yang kedua, berisikan 23 butir. Wow. Selisihnya hampir 10 butir, loh! Hmm, jadi penasaran. Kira-kira kalau saya beli SilverQueen Bites, berapa butir coklat, ya, yang akan saya dapatkan? Namun, berhubung hari sudah malam dan saya terlalu malas untuk tancap gas ke Indomaret sekadar untuk beli coklat, saya pun memutuskan untuk menahan rasa penasaran ini hingga esok harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benar saja, pagi hari sebelum berangkat ke sekolah, saya sempatkan untuk mampir ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-produk-indomaret-yang-underrated-namun-layak-dibeli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indomaret.<\/a> Tangan saya langsung bergerak cepat mengambil tiga SilverQueen Bites di etalase. Saya lupa kalau SilverQueen ini berbeda dengan coklat koin. Baru menyesal setelah mbak kasirnya menyebut jumlah rupiah yang harus saya keluarkan. \u201cSemuanya 28.500, Kak\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Modyar! Tanggal tua, loh, ini. Tapi tak apa. Penasaran itu memang mahal harganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah urusan mencerdaskan anak bangsa selesai, barulah saya mulai mencari jawab. Oh, ya, saat membeli SilverQueen bites di Indomaret, saya sengaja pilih 3 kemasan yang saya anggap berbeda dari segi tampilan fisik. Kemasan pertama, agak menggelembung. Kemasan kedua, tipis seperti balon kurang gas. Kemasan ketiga, standar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menghitung berapa jumlah butir coklat dalam kemasan, saya timbang terlebih dulu berat masing-masing SilverQueen Bite. Hasilnya? Meski di kemasan tercantum berat bersih 30gr, nyatanya, saat ditimbang ulang masing-masing kemasan punya berat yang berbeda. Untungnya, angka yang tertera pada timbangan tidak lebih kecil dari angka yang tercantum pada kemasan. Ini dia hasil timbangan selengkapnya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_193104\" aria-describedby=\"caption-attachment-193104\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-193104 size-full\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bungkus-Silverqueen-Bites.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bungkus-Silverqueen-Bites.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bungkus-Silverqueen-Bites-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bungkus-Silverqueen-Bites-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bungkus-Silverqueen-Bites-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-193104\" class=\"wp-caption-text\">Berat bungkus.<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">FYI, 32 gr itu yang kemasan kek balon kurang gas, 33 gr yang menurut saya standar, sedangkan yang 35 gr yang kemasan menggelembung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eksperimen pun berlanjut. Saya mulai membongkar kemasan SilverQueen Bites untuk menghitung jumlah butir coklatnya. Ulala, ternyata jumlahnya pun berbeda. Ada yang 9, ada yang 10, ada yang 12. Sori, yang kefoto cuma yang isi 9 dan 12. Yang isi 10 tanpa sadar sudah masuk setengahnya ke dalam mulut. Khilaf.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_193105\" aria-describedby=\"caption-attachment-193105\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-193105\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Butiran.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Butiran.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Butiran-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Butiran-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Butiran-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-193105\" class=\"wp-caption-text\">Butiran Silverqueen Bites.<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau kalian perhatikan dari foto di atas, bentuk masing-masing butir coklat tidaklah sama. Pada gambar sebelah kiri, butiran coklatnya lebih besar dan tebal. Itu sebabnya, jumlah butir coklatnya hanya ada 9. Sedangkan gambar sebelah kanan, coklatnya tampak lebih mungil, sehingga dalam satu kemasannya, ada 12 butir. Dengan kata lain, secara teori, berat masing-masing butir coklat mempengaruhi berapa banyak coklat yang ada dalam kemasan. Kalau coklatnya cilik-cilik, ya, mesti jumlah butirnya lebih banyak. Begitupun sebaliknya. Sampai sini setuju, ya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, bagaimana dengan SilverQueen Bites yang berisikan 23 butir?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini. Jika dalam kemasan terdapat 23 butir coklat, padahal rata-rata berat bersih satu kemasan SilverQueen Bites adalah 30gr, berat masing-masing butir sekitar 1,3gr. Kecil banget itu. Padahal, jika kita melihat di video yang beredar, ukuran butir coklat yang ditampilkan normal-normal saja. Tebakan saya, sekira 3-4gr.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_193103\" aria-describedby=\"caption-attachment-193103\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-193103\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bulir-Silverqueen-Bites.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bulir-Silverqueen-Bites.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bulir-Silverqueen-Bites-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bulir-Silverqueen-Bites-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Berat-bulir-Silverqueen-Bites-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-193103\" class=\"wp-caption-text\">Berat bulir Silverqueen Bites.<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, teori yang menyebut bahwa jumlah coklat tergantung pada berat masing-masing butir tidak berlaku di sini.\u00a0 Coba, ilmu matematikanya dikeluarkan. 23 butir kali 3 gr. Hasilnya berapa? 69 gram, Gaes. Terlalu jauh selisihnya dari berat normal yang hanya 30 gr. Coba baca lagi keterangan berat kemasan 3 SilverQueen Bites yang saya beli. Selisihnya hanya 2 sampai 3 gram. Lha ini? Lebih dari dua kali lipatnya, Gaes~<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pengalaman mereka yang pernah bekerja di pabrik pengemasan makanan, adanya perbedaan berat ini disebabkan karena kesalahan pada mesin. Bisa di mesin pengemas, bisa juga saat proses penimbangan. Umumnya, jika berat produk hanya selisih sedikit dari berat yang semestinya, produk tersebut akan lolos. Cuma, ya, namanya juga kerja. Entah manusia entah mesin, pasti ada momen errornya. Bukan tidak mungkin, SilverQueen Bites isi 23 ini jadi salah satu produk yang sebenarnya tidak lolos <a href=\"https:\/\/glints.com\/id\/lowongan\/quality-control-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">QC<\/a> karena selisih beratnya banyak banget. Elah jebul sampai juga ke tangan konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ndilalah, ketemunya sama konsumen yang lucu. Ha gimana nggak lucu? Dapat SilverQueen isi 23 kok malah komplain? Yang mau dikomplain itu apa? Justru malah untung, dong, konsumennya. Bisa dapat lebih banyak dari jumlah butir coklat yang semestinya.\u00a0 Ah, situ pasti nggak pernah ngerasain dapat permen yang isinya cuma angin doang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-cokelat-enak-dengan-harga-di-bawah-5-ribu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Cokelat Enak dengan Harga di Bawah 5 Ribu<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Markicob!<\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":193098,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"enable_post_split":"0","post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[95,17303],"class_list":["post-193097","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-review","tag-silverqueen-bites"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193097"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193097\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}