{"id":193055,"date":"2022-10-19T12:48:02","date_gmt":"2022-10-19T05:48:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=193055"},"modified":"2022-10-19T12:48:02","modified_gmt":"2022-10-19T05:48:02","slug":"4-alasan-beasiswa-kurang-mampu-kerap-salah-sasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-beasiswa-kurang-mampu-kerap-salah-sasaran\/","title":{"rendered":"4 Alasan Beasiswa Kurang Mampu Kerap Salah Sasaran"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beasiswa untuk peserta didik kurang mampu sering kali salah sasaran. Sudah sering kita mendengar ada peserta <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bidikmisi-jadi-ajang-adu-miskin-dan-manipulasi-data-beasiswa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bidikmisi<\/a> yang gaya hidupnya hedon. Tak sedikit juga kita mendengar ada keluarga yang amat mampu tapi anaknya dapat beasiswa tak mampu. Inilah realitas yang ada. Pendidikan tak gratis, beasiswa salah sasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya jadi seperti ini: apa yang jadi penyebab banyak beasiswa kurang mampu jadi salah sasaran? Jika terjadi di banyak tempat, kesalahan tak lagi hanya ditujukan pada individu, tapi juga sistem. Apa yang salah?<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Indikator kemiskinan yang rancu<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut BPS, ada 14 kriteria miskin di Indonesia, dan apabila memenuhi 9 dari 14 kriteria orang tersebut dapat menerima bantuan sosial yang ada. Tapi, kenyataannya kriteria ini sering kali tidak ada karena setiap akan mendaftar sekolah harus menyertakan surat keterangan miskin (SKTM) dari kelurahan setempat. Sedangkan setiap daerah, memiliki indeks perekonomian masing-masing, sehingga kriteria tidak mampu pasti juga berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga pihak kelurahan yang tidak terlalu peduli dengan surat keterangan tidak mampu ini, sehingga siapapun yang meminta pasti diberikan. Masalahnya, banyak pihak (bahkan pemerintah) berasumsi bahwa orang mampu akan malu mengurus <a href=\"https:\/\/mojok.co\/rame\/moknyus\/pakai-sktm-gadungan-agar-anaknya-diterima-di-sekolah-negeri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SKTM,<\/a> mengingat banyak pihak dilibatkan dalam hal ini. Itulah masalahnya: berpegang pada asumsi, bukan patuh pada indikator dan sistem yang tegas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada satu indikator penerima beasiswa yang agak rancu. Misalnya, ambil contoh single parent atau yang orang tuanya meninggal, otomatis dapat beasiswa tidak mampu. SKTM terbit begitu saja tanpa mengecek latar belakang atau harta benda penerima SKTM. Oke, single parent atau orang tua meninggal memang sudah sewajarnya dapat beasiswa, tapi, jika ternyata mereka tidak kekurangan uang atau turah-turah dalam bayar biaya pendidikan, apa ya tetap berhak dapat beasiswa tidak mampu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, hal-hal seperti ini, harusnya segera diselesaikan oleh pemerintah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 \u201cMental miskin\u201d yang melekat<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMental miskin\u201d, dalam hal ini, adalah begitu beringasnya orang-orang ketika melihat barang gratisan. Beasiswa tidak mampu pun tak luput dari sasaran. Ketika ada kesempatan terbuka sedikit saja, meski harus manipulasi data, \u201coknum-oknum\u201d tersebut tanpa pandang bulu ikut berkompetisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, pemerintah sudah memberi \u201cefek jera\u201d berupa memasang <a href=\"https:\/\/semarangkota.go.id\/p\/580\/dinsos_tandai_rumah_warga_kurang_mampu_dengan_stiker\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">stiker<\/a> anggota penerima bantuan masyarakat miskin di rumah penerima. Namun, beberapa orang punya kulit yang cukup tebal.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Inspeksi setengah hati<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendaftar beasiswa tidak mampu, contohnya Bidikmisi, akan dicek rumahnya oleh tim yang berwenang. Sepintas, metode ini terlihat sudah tepat. Realitasnya, kadang inspeksinya setengah hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksudnya begini. Tak semua rumah dicek. Beberapa penerima malah tidak dicek sama sekali. Lalu, apa yang bikin mereka diterima coba?<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Aji mumpung<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada gratisan, siapa yang tidak berminat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin itulah yang ada di benak para orang-orang mampu yang melihat ada beasiswa tidak mampu. Kadang, aji mumpung begini tak pandang bulu. Kesempatan terbuka, plus kadar malu yang sudah menipis bikin beasiswa kerap salah sasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah, sebagai penyelenggara, harus segera memutar otak dan mencari solusi atas masalah ini. Jika tak segera selesai, rasanya kalimat \u201cpendidikan adalah hak rakyat\u201d masih amat jauh dari angan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Nurul Fauziah<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/resep-rahasia-bikin-indomie-seenak-warmindo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pembuktian Resep Rahasia Bikin Indomie Seenak Buatan Warmindo!<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hadeh.<\/p>\n","protected":false},"author":1860,"featured_media":166276,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"enable_post_split":"0","post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[3228,2807,17301],"class_list":["post-193055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-beasiswa","tag-bidikmisi","tag-salah-sasaran"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1860"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193055"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193055\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}