{"id":192774,"date":"2022-10-16T13:35:00","date_gmt":"2022-10-16T06:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=192774"},"modified":"2022-10-16T13:35:32","modified_gmt":"2022-10-16T06:35:32","slug":"surat-terbuka-untuk-amien-rais-lagi-gabut-ya-pak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/surat-terbuka-untuk-amien-rais-lagi-gabut-ya-pak\/","title":{"rendered":"Surat Terbuka untuk Amien Rais: Lagi Gabut ya, Pak, Sampai Ikutan Komentar Ijazah Jokowi?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat pagi, siang, malam, tergantung kapan Bapak bacanya, Pak Amien Rais. Apa kabar? Sehat to?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin jenengan sehat banget. Terlihat dari betapa cerah dan trengginasnya Bapak dalam video tentang ijazah Pak Jokowi. Anda terlihat begitu bersemangat dan menampakkan semangat yang anak muda sekarang tak punya. Katanya, anak muda sekarang klentrak-klentruk, seperti gereh. Bapak, jelas tidak. Hae kalean anak muda, malulah sama Pak Amien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melihat video Bapak, jujur saja saya jadi kepikiran sama Bapak. Bapak ini bisa dianggap sesepuh, tapi masih semangat betul <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ngejek<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mengkritik Jokowi. Saya kagum, sekaligus khawatir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lho, lho, bukan saya nggak suka Bapak masih mengkritik Jokowi. Saya mah peduli setan. Nggak bisa dimungkiri kalau muncul banyak masalah di rezim Jokowi ini. Jadi kalau ada orang mengkritik Jokowi secara pedas, ya, bagi saya sih, lumrah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuman nih, Bapak kan mengkritik perihal ijazah Pak Jokowi. Isu, yang bagi saya, bodohnya minta ampun. Seperti yang sudah<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ugm-justru-goblok-kalau-menanggapi-orang-nggak-jelas-lewat-konferensi-pers\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> saya tulis di sini<\/a>. Kenapa bodoh? Pertama, isu ini memang harusnya patah ketika nalar mau dipakai. Kedua, saya menyayangkan UGM kok ya mau-maunya ngurusin orang nggak jelas. Kalah jadi arang, menang jadi abu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi kok ya, Bapak muncul tiba-tiba. Sekelas Amien Rais kok ikutan polah kek UGM. Saya jadi bingung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah saya pikirkan lagi, akhirnya saya maklum. Apa yang Pak Amien Rais lakukan, sama betul dengan apa yang Bapak saya sendiri lakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bapak saya sudah pensiun. Sebagai pekerja yang hampir tiap hari wara-wiri ke kota lain, tiba-tiba ndeprok di rumah nggak ngapa-ngapain itu adalah hal asing. Yang Bapak saya lakukan adalah keajaiban: tiba-tiba bikin kamar dari bahan triplek. Nggak ada yang butuh kamar itu sebenarnya, tapi ya ketimbang menyakiti hati, sekarang kamar itu jadi tempat jemuran dan gudang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Bapak saya tiba-tiba sekarang jadi sopir pribadi. Saya sih nggak malu, wong dadi duit kok. Cuman saya kadang ya pengin bapak saya istirahat aja gitu. Namun, saya paham betul kalau bapak saya nggak bisa diem. Saya saja bosan kalau nggak ngapa-ngapain, apalagi Bapak saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkaca dari itu, saya paham kenapa Pak Amien Rais rela banget ikutan mikirin isu bodoh tersebut. Saya yakin betul Jenengan itu gabut pol. Mau kerja lagi, kok ya udah kaya. Mau diam di rumah, kok ya udah terbiasa bergerak. Paham betul saya, Pak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, saya punya pendapat, orang gabut itu kadang cuman nggak nemu kegiatan menyenangkan aja. Kalau nggak nyari kegiatan yang berfaedah, ya bakalan terus gabut. Nah, kalau udah gabut, pikirannya ke mana-mana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadinya ya kek Bapak, kok ya ngurusin ijazah Jokowi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saran saya sih, coba Pak Amien Rais gabung grup Facebook <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/groups\/144407369465\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mancing Mania Jogja<\/a>. Di sana, Bapak bakal dapat hiburan paripurna. Mungkin kalau Bapak tergerak, bisa ikutan rombongan mereka ngekum bandul. Kalau masih pemula, saya sarankan mancing di Tambakboyo, Pak. Di sana, Bapak bisa meningkatkan selera humor, serta kesabaran. Angel tenan mancing neng kono, sumpah.<\/span><\/p>\n<p>Setidaknya, memancing, bikin Pak Amien Rais fokus pada yang di depan. Bukan yang nggak-nggak. Lebih berfaedah ketimbang ngurusin ijazah Jokowi, bukan?<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau nggak ya, Bapak coba deh berkebun, atau ikutan bapak-bapak lain di cakruk. Atau Bapak bisa aktif menulis terus kirim ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Biar diedit sama Mas Seno, saya nggak berani. Ampus, Bon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukanlah apa pun, asal tidak nyenggol politik. Saya kira, sudah cukup Bapak ikut-ikutan atraksi orang-orang. Terlebih sampe Bapak ikut-ikutan ngomentarin isu yang bisa menurunkan derajat intelektualitas manusia. Apa nggak capek, Pak, diketawain netizen?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian uneg-uneg saya, Pak Amien Rais. Beneran, kalau Bapak bingung nggak ada kegiatan, japri saya saja. Nanti saya blokir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ora-ora, guyon, Pak. Wedi aku.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/menurut-amien-rais-mendukung-jokowi-itu-menggadaikan-akidah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menurut Amien Rais, Mendukung Jokowi Itu Menggadaikan Akidah<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gabut ya?<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":192776,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[5334,3705,4262,4925],"class_list":["post-192774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-amien-rais","tag-gabut","tag-memancing","tag-pensiun"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192774"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192774\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192776"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}