{"id":192294,"date":"2022-10-15T08:01:19","date_gmt":"2022-10-15T01:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=192294"},"modified":"2022-10-15T08:01:19","modified_gmt":"2022-10-15T01:01:19","slug":"resep-rahasia-bikin-indomie-seenak-warmindo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/resep-rahasia-bikin-indomie-seenak-warmindo\/","title":{"rendered":"Pembuktian Resep Rahasia Bikin Indomie Seenak Buatan Warmindo!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah hiruk-pikuk linimasa terkait <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menyatukan-air-mata-untuk-tragedi-kanjuruhan-memeluk-rival-menyudahi-pertikaian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kanjuruhan<\/a>, PSSI, Polri, hingga Lesti-Billar, Tuhan berbaik hati mengirimkan sedikit kabar baik. Adalah Pak Danang, pemilik akun Twitter @lintingdhewek, yang secara sukarela membagikan resep rahasia bikin Indomie agar bisa seenak bikinan Aa Burjo atau Akang Warmindo. Dan, di balik Indomie Burjo\/Warmindo yang terkenal yahud itu, rahasianya ternyata cuma satu; TEPUNG BERAS! Dan gilanya lagi, tepung beras yang dibutuhkan cuma sebanyak SATU RUAS JARI!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari penuturan Pak Danang, penggunaan tepung beras mampu mempertahankan kekenyalan tekstur mi ketika dimakan. Pasalnya, jika normal saja merebus hanya dengan air yang tak dicampur tepung beras, mi akan secara langsung menyerap air rebusan dan membuat teksturnya jadi lembek. Di atas kertas, buat saya, teori ini masuk akal!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti layaknya teori, resep rahasia pun butuh pembuktian. Teori tanpa praktik adalah omong kosong. Begitu pula resep tanpa uji coba. Tak pelak, saya bergegas membuktikan itu sendiri. Bukan kebetulan, sebungkus Indomie dan sebungkus tepung beras adalah hal yang mudah ditemukan, apalagi kamu tinggal di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-mi-instan-yang-jarang-saya-temui-di-warung-burjo-pulau-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pulau Jawa<\/a>. Alhamdulillah. Misi membuat mi seenak warmindo dimulai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama-tama, yang kamu perlukan adalah panci. Masukkan air secukupnya ke dalam panci. Kamu bisa menggunakan air keran kalau mentalmu seperti anak punk. Bisa juga pakai air galon untuk merebus Indomie, kalau mentalmu kayak Livy Renata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya, kebetulan bermental punk. Dengan air secukupnya, karena saya bingung menakar dengan satu ruas jari, saya iseng saja pakai takaran setengah sendok makan sebagai takaran tepung berasnya. Setengah sendok makan tepung beras itu saya campurkan ke dalam air di panci dan sedikit saya aduk supaya tercampur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak butuh waktu lama, air rebusan mulai tampak keruh. Tanda bahwa hubungan air dengan si tepung mulai intim. Dua menit berselang, saya mulai memasukkan mi ke dalam air rebusan itu. Dan di sini, keajaiban dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-resep-makanan-terbaik-dari-devina-hermawan-chef-kesayangan-kita-semua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">resep rahasia<\/a> masak Indomie seenak Warmindo itu mulai terasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Normalnya, kamu akan mengaduk-aduk mi yang masuk di rebusan air agar matang sempurna. Jika biasanya ketika mengaduk kita merasakan mi itu mulai melembek, hal berbeda saya rasakan di sini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya merasa, Indomie saya masih terasa kenyal. Tidak keras atau padat, tapi kenyal. Saya bisa merasakan mi itu perlahan menuju matang, tapi teksturnya tidak lembek seperti biasanya ketika kita hanya merebus dengan air biasa tanpa campuran tepung beras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang dari 4 menit kemudian, mi sudah matang. Saya tiriskan lalu menuangkannya ke dalam mangkok dan proses aduk-mengaduk berlalu. Hingga datang moment of truth.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan terpujilah Pak Danang, saya berani bersaksi ini adalah resep rahasia bikin Indomie seenak warmindo paling valid yang pernah saya coba. Tekstur mi terasa kenyal dan tidak lembek sama sekali. Mungkin benar adanya bahwa tepung beras bikin mi tak bisa banyak menyerap air rebusan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara rasa, tentu tak beda jauh. Bumbu Indomie, seperti kita semua tahu, adalah rajanya micin. Di atas micin, masih ada bumbu Indomie. Dan dengan bumbu yang sedemikian yahud, bertemu dengan tekstur mi yang kenyal seperti mi kelas premium kalau kamu makan di restoran chinese food dekat rumahmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, di luar keberhasilan uji coba resep rahasia ala Warmindo, saya perlu ingatkan ada sedikit masalah. Setidaknya, ada 2 hal yang jadi perhatian saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, ini krusial, karena bukan pengusaha roti atau punya <a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/jateng\/13-bisnis-kuliner-yang-menjanjikan-hanya-butuh-modal-kecil-kln.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bisnis kuliner<\/a>, tentu saya nggak butuh tepung beras dalam jumlah banyak. Kebetulan lagi, saya juga nggak punya bisnis warung burjo atau warmindo, jadi nggak ada rencana bikin Indomie tiap hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, tepung beras kemasan paling ekonomis yang bisa saya temui di Alfamart dekat rumah berbentuk kemasan 500 gram alias itu banyak buanget! Jadinya, setelah menikmati Indomie bikinan sendiri yang seenak buatan warmindo, saya terpaku menatap sisa tepung beras yang masih buanyak isinya dan teronggok di samping kompor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, bikin Indomie model kayak gini agak ruwet kalau kamu pakai sayur atau tambahan topping telur. Soalnya, Pak Danang juga sudah mengingatkan di twit-nya kalau rebusan air yang kamu campur tepung beras itu hanya dipakai untuk merebus Indomie saja. Kalau mau tambah sayur atau telur, mending rebus pakai 2 panci, atau ya kamu rebus satu per satu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuma, kan aneh ya, masak rebus Indomie dulu, baru rebus sayur? Atau rebus sayur dulu, baru mi? Walah, ini nanti bisa bikin sekte kayak bubur diaduk atau nggak diaduk. Dan lagi, kalau mau bikin Indomie kuah, kamu nggak boleh pakai air bekas rebusan mi. Kamu harus merebus air lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumit, bukan? Lho ya jelas, sebab yang namanya kenikmatan itu, jalannya pasti rumit. Kalau jalannya mudah, itu namanya cuci tangan, kayak kelakuan para stakeholders di sepak bola Indonesia itu, lho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi ya kesimpulannya, ini cocok untuk bikin Indomie enak dengan tekstur mie kenyal, yang effort-nya memang agak gede kalau mau tambah topping, entah itu sayur atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-kejadian-memalukan-di-restoran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">telur<\/a>. Kalau kamu cukup bahagia dengan Indomie goreng yang nggak bertele-tele pakai topping, cara ini luar biasa nikmat. Hanya dengan sedikit saja tepung beras, Indomie senikmat bikinan warmindo siap kamu santap!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Isidorus Rio Turangga Budi Satria<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/8-varian-indomie-yang-sebaiknya-dicoba-minimal-sekali-seumur-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">8 Varian Indomie yang Sebaiknya Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akhirnya, resep rahasia bikin Indomie seenak warmindo terbongkar!<\/p>\n","protected":false},"author":1619,"featured_media":192295,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[2175,17264,17263,2945],"class_list":["post-192294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-indomie","tag-indomie-seenak-warmindo","tag-resep-rahasia","tag-warmindo"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1619"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192294"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192294\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}