{"id":191968,"date":"2022-10-11T12:47:28","date_gmt":"2022-10-11T05:47:28","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=191968"},"modified":"2022-10-11T12:47:28","modified_gmt":"2022-10-11T05:47:28","slug":"konten-tiktok-jadi-standar-hidup-masa-bahagia-saja-harus-mengekor-orang-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/konten-tiktok-jadi-standar-hidup-masa-bahagia-saja-harus-mengekor-orang-lain\/","title":{"rendered":"Konten TikTok Jadi Standar Hidup: Masa Bahagia Saja Harus Mengekor Orang Lain?"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Salin link konten TikTok, kirim ke pacar, berantem. Sudah biasa<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di bulan-bulan yang agaknya akan selalu penuh dengan hujan, sepertinya cocok untuk kita berbicara tentang konten-konten TikTok yang kini malah jadi patokan untuk menjalani kehidupan. Topik ini tiba-tiba hadir ketika saya sedang duduk sendiri di kosan dan mengingat percakapan saya dengan kawan beberapa minggu sebelumnya, dia bilang, \u201cGara-gara konten orang benahin footstep motor buat pacarnya di TikTok, bikin hidup saya ruwet.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya dan kawan-kawan tertawa gara-gara hal tersebut. Tapi, sebenarnya, tanpa kami sadari, ternyata kami pun juga mem-validasi budaya tersebut. Tanpa sadar, saya, kamu, dan manusia lain, menjadikan konten TikTok sebagai standar hidup. Buktinya? Kawan kami yang ruwet hidupnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa dimungkiri, TikTok memang kini menjadi sebuah media sosial yang layak menyandang gelar \u201cbanyak diminati\u201d. Bagaimana tidak, semua konten dari berbagai topik kehidupan bisa kalian temukan pada satu platform ini. Mulai dari topik terkait keluarga, pertemanan, pasangan bahkan sampai informasi yang sedang hangat diperbincangkan, selalu bisa hadir dengan cepat di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/video-tiktok-mbak-mbak-joget-anti-malu-demi-fyp-dan-benteng-moral-kpi-versi-netizen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">FYP<\/a> TikTok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu yang menjadi pertanyaan, apa sih yang bikin orang memakai konten TikTok sebagai standar hidup?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasar penelusuran dan pengalaman pribadi, konten TikTok itu banyak yang \u201cindah\u201d. Maksudnya, memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus menggiurkan. Kedua, vibesnya membahagiakan. Mirip-mirip sih, anggap aja beda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, harus kita sadari bahwa setiap orang punya cara sendiri untuk menjalani hidup. Gaya hidup satu orang, nggak bisa mentah-mentah diaplikasikan pada hidup orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh konten TikTok \u201c<a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Day_in_the_life\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">a day in life<\/a>\u201d. Misalnya begini, hidup kalian dimulai dengan bangun tidur, mandi, lalu sarapan roti\/nasi, terus lanjut aktivitas. Gara-gara konten \u201ca day in life\u201d yang kalian tonton itu memulai hari dengan minum kopi estetik ala-ala, kalian ikutan ngopi setelah bangun tidur. Jebul, lambung kalian kaget menerima kopi setelah bangun. Alih-alih estetik, kalian mengerang karena asam lambung. Ini contoh sederhana saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengaplikasikan konten TikTok kepada kehidupan sehari-hari, apalagi menjadikannya sebagai standar hidup, tentu saja bukan perkara yang mudah. Apalagi jika kreatornya memang sudah sadar bahwa ini adalah rekayasa yang mereka bikin untuk menaikkan engagement. Semuanya jelas artifisial, dan tentu nggak applicable untuk keseharian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terutama konten TikTok tentang pasangan. Serius, gaya pacaran orang beda-beda. Ada yang love language-nya physical touch, ada yang quality time, atau yang lain-lain. Kalau jelas tak sama dengan yang kalian alami, kenapa nekat mengubah standar? Selama tidak abusif dan manipulatif, tak ada yang salah dengan gaya pacaran kalian kok. Kenapa berusaha amat keras untuk menjadi orang lain?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur, bagi saya pribadi memang ada beberapa konten TikTok yang pantas menjadi standar hidup. Tentu saja, konten yang positif. Tapi yang menjadi pertanyaan, apa yang kita harapkan dari sebuah konten? Selagi kita bisa bahagia dengan apa yang kita lakukan sekarang, kenapa tidak kita bersyukur untuk segala yang ada dan yang kita punya sekarang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kebahagian dan kesempurnaan yang hadir dalam sebuah konten tidak sepenuhnya selalu menjadi patokan sumber kebahagiaan. Kenapa tidak kita menciptakan konten kebahagian sendiri?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa, untuk bahagia saja, kalian harus mengekor orang lain?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Wanda Widian Febriantina<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tiktok-pernah-dianggap-medsos-goblok-padahal-twitter-dan-instagram-sama-saja-gobloknya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tiktok (Pernah) Dianggap Medsos Goblok, Padahal Twitter dan Instagram Sama Saja Gobloknya<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahagianya masak plagiat?<\/p>\n","protected":false},"author":1567,"featured_media":192011,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[843,7443,17223],"class_list":["post-191968","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-kebahagiaan","tag-konten-tiktok","tag-standar"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1567"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191968"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191968\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}