{"id":19196,"date":"2019-10-31T16:42:21","date_gmt":"2019-10-31T09:42:21","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=19196"},"modified":"2019-10-31T16:43:49","modified_gmt":"2019-10-31T09:43:49","slug":"tips-menggunakan-linkedin-biar-keliatan-profesional-dan-dihire-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-menggunakan-linkedin-biar-keliatan-profesional-dan-dihire-orang\/","title":{"rendered":"Tips Menggunakan Linkedin Biar Keliatan Profesional dan Dihire Orang"},"content":{"rendered":"<p>Halo folks, kali ini gue mau mau ngasih tips untuk kalian-kalian semua yang masih awam untuk bermain\/membuat sosial media yang satu ini. Linkedin!<\/p>\n<p>Buat kamu yang baru lulus, atau baru mau lulus di tahun depan, kamu harus dan wajib banget tau Linkedin itu apa, biar ga dibilang kudet sama temen-temen kamu.<\/p>\n<p>Jadi <a href=\"http:\/\/linkedin.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">apa sih<\/a> Linkedin itu? Linkedin adalah social media yang cukup unik yang mana isi profil kita dan circle kita di dalamnya sebagian besar adalah profesional di bidangnya.\u00a0Mulai dari entrepeneur, sampai pekerja, ada di sosmed ini.\u00a0Anggep aja kayak FB tapi buat lingkungan kerja.<\/p>\n<p>Meskipun bikin akunnya sama kayak sosial media lainnya&#8212;butuh email, password, isi data diri dll&#8212;karena Linkedin ini konsepnya buat networking sesama pekerja, maka dari itu tolong dibedakan penggunaannya dengan Facebook\/Twitter yang kebanyakan isinya cuman sambat aja.\u00a0?<\/p>\n<p>Udah daftar pertama kalinya? Good! Langkah selanjutnya adalah mari kita bedah komponen yang ada di profil Linkedin pribadi, ya. Ini adalah contoh Linkedin gue.\u00a0What do you see, folks ?<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/EH9V6TeUwAEDd-z?format=jpg&amp;name=4096x4096\" alt=\"Image\" width=\"605\" height=\"1310\" \/><\/p>\n<p>Tentu, kalo kita liat header bagian atas, ada komponen:\u00a01.Foto; 2.Nama lengkap kita; 3.Headline profil kita; 4.Kerja\/Kuliah di mana; 5.Lokasi kita. Sekarang kita bahas dulu bagian ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/EH9WdTAUUAAjo2A?format=jpg&amp;name=large\" alt=\"Image\" width=\"605\" height=\"390\" \/><\/p>\n<h4>Tips pertama: Di Linkedin, kamu harus pake fotomu yang bener!<\/h4>\n<p>Jangan pake foto ala-ala anak alter Twitter, atau pake foto lagi liburan lho ya.\u00a0The more professional it looks, the better ??<\/p>\n<p>Yang kayak gimana sih foto yang bener itu? Foto yang bener adalah foto yang pantes dipajang secara profesional di profil kita. PAS foto boleh, atau yang menggambarkan pekerjaan kita juga boleh.<\/p>\n<p>Hindari penggunaan foto selfie, lagi liburan atau yang membuat kesan kamu bukan orang yang serius untuk menjalin relasi kerja, atau untuk dipertimbangkan recruiter ?<\/p>\n<p>Intinya, hal kecil\/receh kayak gini, amat sangat ngaruh lho untuk orang yg mau liat profilmu.\u00a0Jangan sampe orang baru mau ngeklik, eh udah keburu ilfeel sama foto profil kamu :))<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/EH9XVFQVAAAMID_?format=jpg&amp;name=large\" alt=\"Image\" width=\"605\" height=\"604\" \/><\/p>\n<h4>Tips kedua: Isi semua data dirimu<\/h4>\n<p>Nggak ada pengalaman? Nggak apa-apa, nggak usah minder, isi seadanya ?\u00a0Tapi, sambil cari kegiatan asik yang bisa ngisi profil professional kamu sendiri, nanti juga lama-lama keisi sendiri kok.\u00a0Jangan kerjaannya cuma rebahan aja~<\/p>\n<p>Let me tell you, semakin komplit info data diri yang dicantumin akan nambah kepercayaan orang ketika melihat profil Linkedin kita.<br \/>\nBasically kayak CV sih, diisi aja yang memang menjadi pengalaman, personal info, atau portofolio lo (if you had any). Oh, look better if you had an achievement, tho!<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/EH9YDlvUwAAly1A?format=jpg&amp;name=4096x4096\" alt=\"Image\" width=\"605\" height=\"1310\" \/><\/p>\n<p>Tambahan: Mengisi kolom &#8220;About&#8221; di Linkedin dengan menarik juga akan menambah chance orang untuk tertarik mengunjungi profil kamu. Yaa, itung-itung latihan jadi copywriter, tumpahin semua kreativitasmu untuk &#8216;jualan&#8217; disini ? Percayalah, kolom &#8220;about me&#8221; adalah kunci ??<\/p>\n<p>Apa? Nggak tahu mau nulis apa di kolom about?\u00a0Nih, gue kasih artikel menarik, tentang <a href=\"https:\/\/business.linkedin.com\/talent-solutions\/blog\/linkedin-best-practices\/2016\/7-linkedin-profile-summaries-that-we-love-and-how-to-boost-your-own\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">10 power profile di Linkedin<\/a> ini, silahkan dibaca. Semoga terinspirasi ya\u00a0?<\/p>\n<h4>Tips ketiga: Isi headline pake posisimu terakhir, bukan kata-kata mutiara<\/h4>\n<p>Kamu mau dikontek Hiring Manager\/Team HR di Linkedin? Bukan cuma diliat doang, kan?\u00a0Segera, ubah headline profilmu ?<\/p>\n<p>Oh iya, hindari kata-kata mutiara!<\/p>\n<p>Pernah ngeliat ga di bawah nama profil orang di Linkedin, ada semacam kata-kata motivasi kayak, &#8220;if you never try, you&#8217;ll never know&#8221;, or something like this? Don&#8217;t do this, seriously!\u00a0HR\/Headhunter nggak akan bisa cari profil lo when they search for a certain position, dan profil lo ga akan nongol sama sekali. Sayang kan?<\/p>\n<p>Apa maksudnya headline profil ?\u00a0Nih, kukasih contoh profil yg OK dilihat dan yg NOT OK :))<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/EH9az2RUcAE_QvW?format=jpg&amp;name=large\" alt=\"Image\" width=\"605\" height=\"601\" \/><\/p>\n<p>Tambahan: Isi dengan posisi terakhir kamu, atau kamu terakhir lulusan di mana, beserta jurusan kamu. Kerja Headhunter\/Recruiter di Linkedin tuh cari nama posisi, bukan cari kata-kata mutiara kamu ?<\/p>\n<p>Jadi kalo keyword kamu cocok dengan apa yang mereka cari, inshaallah mudah??<\/p>\n<h4>Tips keempat: Koneksi adalah kunci!<\/h4>\n<p>Oke, yang namanya sosmed, pasti butuh temen dong?\u00a0Bingung mau mulai dari mana ? Mulai aja add temen-temen kampus kamu, temen kantor, atau cari rekan seprofesi sejurusan sama kamu.\u00a0Intinya, bikin circle yang memang sesuai sama minat karir kamu and then start making connection \u2728<\/p>\n<p>Connection is a key, koneksi adalah koentji! Iya, dengan memperluas pertemanan kita, atau menjailn relasi dengan orang yang bisa menambah ilmu baru kita, is one kind of invesment kan?\u00a0Siapa tahu, temenan di Linkedin hari ini, punya proyekan bareng keeskoan hari. Dah, sana buruan klik tombol follow\/connectnya!<\/p>\n<p>Tambahan: Semakin sesuai circle kamu dengan minat kamu, semakin bagus nanti timeline kamu.\u00a0Nanti timeline kamu akan muncul dengan sendirinya tuh, mulai dari info loker, info seminar, yang sesuai dengan minat dan jurusan kamu. Trust me ?\u2728<\/p>\n<p>Oh iya, satu hal penting, kalo mau mulai connect sama orang, cobain kasih personal notes dulu ya, semacem kasih alasan kenapa lu mau connect sama dia, salam pembuka ? Mostly HR\/Headhunter begini kok kalo mau nawarin kerjaan .<\/p>\n<h4>Tips kelima: Ingat bahwa Linkedin adalah portofolio kamu, kartu nama kamu di dunia maya ?<\/h4>\n<p>Buatlah profil semenarik mungkin, let people connect with you, sering-sering komen positif di postingan orang lain, buatlah konten\/postingan yang menunjukkan profil kamu itu berkelas ? Use as a personal branding!<\/p>\n<p>Yes, start making your content di Linkedin mulai dari sekarang!<\/p>\n<p>Pake Linkedin buat wadah ningkatin personal branding lo, bukan cuma sekadar tempat cari kerja\/temenan aja.\u00a0Entah dari pengalam keseharian, tips dan trik simple, intinya konten atau ya ikut komentar di berbagai postingan koneksi lo, yang bikin orang tertarik untuk membaca dan ngebuka profil lo. Who knows ya kan setelah buka profil ternyata ada posisi yang kebutuhannya cocok sama lo, eh dihire deh :))<\/p>\n<p>Tambahan:<\/p>\n<p>1.Jangan pernah bahas politik\/konten nyeleneh di Linkedin.<br \/>\n2. Be nice to everyone, like, literally.<br \/>\n3. Pakein custom url di profil kamu, kayak semacem http:\/\/linkedin.com\/PhilipMorris, biar enak diliat sama orang dan more accessible?<br \/>\n4. Semakin lengkap profilmu, semakin baik<\/p>\n<p>Selamat bermain linkedin,teman-teman! You&#8217;ll thank me later, folks ! ?<\/p>\n<p><b>BACA JUGA\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/contoh-pertanyaan-interview-kerja-yang-sering-muncul-dan-tips-menjawabnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Contoh Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Tips Menjawabnya<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/eza-hazami\">Eza Hazami<\/a>\u00a0lainnya. Follow Twitter\u00a0<a href=\"https:\/\/twitter.com\/ezash\">Eza Hazami<\/a>.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Linkedin itu portofolio kamu, kartu nama kamu di dunia maya. Pake Linkedin buat wadah ningkatin personal branding, bukan cuma tempat cari kerja\/temenan aja.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":314,"featured_media":19217,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[604,4316,1478,72],"class_list":["post-19196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-fresh-graduate","tag-karier","tag-linkedin","tag-pekerjaan"],"modified_by":"Nia Lavinia","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/314"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19196"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19196\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19217"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}