{"id":191445,"date":"2022-10-05T11:15:02","date_gmt":"2022-10-05T04:15:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=191445"},"modified":"2022-10-05T11:15:02","modified_gmt":"2022-10-05T04:15:02","slug":"balada-kuda-startup-kerja-kerja-tifus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/balada-kuda-startup-kerja-kerja-tifus\/","title":{"rendered":"Balada Kuda Startup: Kerja, Kerja, Tifus"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bekerja di perusahaan startup kini jadi impian banyak orang. Terutama semenjak generasi milenial menuntut iklim kerja yang lebih bersahabat. Maklum, bekerja kantoran dan berseragam terlihat menjemukan. Apalagi kalau pekerjaannya hanya main <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apa-salahnya-pns-main-zuma-ada-manfaatnya-kok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Zuma,<\/a> apel pagi, dan pakai PDH yang gerah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bekerja dengan kaos oblong dan celana jeans jadi spirit para karyawan perusahaan startup. Di tengah kesibukan, mereka bisa flexing lingkungan kerja yang seru dan tidak kaku. Kalau jenuh di kursi kerja, mereka sering melakukan outing bersama. Atau saat bosan melihat ruang kantor, mereka bekerja sambil menyesap kopi kekinian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi perusahaan startup ini tidak lebih dari romantisasi belaka. Apa yang jadi konten Tiktok atau reels tidak lebih dari kebanggaan semu belaka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sampaikan hal tersebut bukan karena iri. Toh saya juga kerja di sebuah perusahaan startup. Namun, saya melihat sendiri bagaimana si paling kerja milenial ini tidak lebih dari kuda yang dikalungi perhiasan. Terlihat indah, namun tetap dipacu untuk bekerja lebih dan lebih keras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak perusahaan startup menuntut karyawannya bekerja lebih cepat. Tentu dengan alasan perusahaan sedang dalam fase pertumbuhan. Tentu work pace ini lebih keras daripada perusahaan klasik yang sudah lebih senior. Namun, dengan balutan lingkungan kerja yang nyaman, tuntutan atasan terkesan lebih manusiawi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urusan lembur apalagi. Meskipun tidak ada tuntutan untuk lembur, tapi banyak karyawan startup yang saya temui memutuskan lembur secara sukarela. Alasannya klise: agar beban kerja bisa terselesaikan. Padahal jika kita pakai logika, berarti beban kerja ini sudah offside dari jam kerja wajib mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berarti ada beban kerja lebih yang ditanggungkan pada pundak karyawan. Dan beban kerja lebih ini tidak dikonversi sebagai rupiah. Namun hebatnya, karyawan startup memandang ini sebagai hal biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontrak kerja juga sering menyebalkan. Kadang karyawan bisa terjebak sistem kontrak sampai waktu yang tidak ditentukan. Pekerja kontrak tentu lebih rentan dipermainkan perusahaan. Belum lagi penggunaan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/plus-minus-yang-dialami-saat-kita-melamar-pekerjaan-melalui-jasa-outsourcing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">vendor dalam recruitment<\/a>. Sudah kontrak abadi, masih kena potongan gaji sebagai pemasukan vendor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem pengupahan di perusahaan startup sering keterlaluan. Terutama startup kecil yang belum terpantau langsung oleh otoritas. Fleksibilitas kerja ternyata berarti fleksibilitas gaji. Banyak karyawan startup kecil yang mengeluhkan penggajian tidak sesuai waktu yang disepakati. Apalagi ketika pemilik perusahaan sangat dekat dengan karyawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedekatan pemilik atau jajaran tinggi perusahaan juga sering melahirkan micromanagement. Bahkan bisa jadi nanomanagement. Anda mengumpat sedikit saja bisa kena ceramah dengan alasan tidak sesuai kultur perusahaan. Belum lagi pengawasan super ketat sampai melanggar hak privasi karyawan di ruang kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, itu semua tidak separah kultur satu ini: grow up. Dengan dalih perusahaan menjadi ruang untuk bertumbuh, sering kali banyak hak dasar karyawan yang dilewatkan. Kelas self-upgrading menjadi makanan wajib, tapi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nasib-nelangsa-pekerja-yang-tak-punya-bpjs-ketenagakerjaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BPJS Ketenagakerjaan<\/a> belum tentu diberikan. Jika diberikan, kadang molor sampai lebih dari setahun setelah bekerja. Padahal urusan self-upgrading bisa diperoleh sendiri. Kalau BPJS Ketenagakerjaan, hanya perusahaan yang bisa menolong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, kenapa bekerja di startup jadi impian dan kebanggaan? Sekali lagi karena adanya romantisasi. Karena kampanye iklim kerja milenial, kesempatan grow-up, sampai mimpi jadi kutu loncat antar-startup, para karyawan ini siap dan ikhlas menjadi kuda yang harus terus berlari. Hak dasar sebagai karyawan terbiaskan oleh mimpi dan kebanggaan semu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sialnya, kebanggaan ra mashok dari kerja di startup mereduksi keberanian untuk menuntut hak mereka. Banyak karyawan yang menghabiskan keluh kesah di meja kopi atau laman Twitter. Tapi ketika mereka kembali ke ruang kerja, karyawan startup kembali terjebak romantisasi semu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jebakan ini berimbas pada satu hal yang lucu tapi miris: para karyawan startup sering menilai demonstrasi sebagai perilaku karyawan udik. Protes dipandang buang-buang waktu. Dan mereka sendiri malah terjebak di situasi serba terhimpit, namun tidak punya nilai tawar untuk menuntut hak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak usah muluk-muluk membayangkan serikat pekerja startup. Disuruh lembur mendadak saja luluh dengan seloyang pizza. Itu saja bukan <a href=\"https:\/\/www.bacinos.com\/artisan-pizza\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artisan pizza<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, selamat datang di kultur kerja baru. Anda bekerja seperti kuda, namun bisa bangga di tongkrongan. Keahlian modern dan artistik yang Anda kuasai kini laku, tapi jika Anda tifus, Anda bisa kena potong gaji.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Prabu Yudianto<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/kata-siapa-kerja-di-start-up-nanggung-itu-seru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kata Siapa Kerja di Start Up itu Seru?<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kerja terus sampai mampus!<\/p>\n","protected":false},"author":793,"featured_media":191447,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[72,4683,2085],"class_list":["post-191445","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-pekerjaan","tag-romantisasi","tag-startup"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191445","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/793"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191445"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191445\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}