{"id":191248,"date":"2022-10-02T09:17:25","date_gmt":"2022-10-02T02:17:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=191248"},"modified":"2022-10-02T09:17:25","modified_gmt":"2022-10-02T02:17:25","slug":"confidential-assignment-2-international-humor-di-tengah-formula-film-repetitif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/confidential-assignment-2-international-humor-di-tengah-formula-film-repetitif\/","title":{"rendered":"Confidential Assignment 2: International: Humor Renyah di Tengah Formula Film yang Repetitif"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/film-blockbuster\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">film <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">blockbuster<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Korea Selatan, <em>Confidential Assignment<\/em> (2017), akhirnya resmi memiliki sekuel yang diberi judul <em>Confidential Assignment 2: International<\/em>. Namun, Kim Sung Hoon tidak lagi berpartisipasi dalam pembuatannya. Proyek sekuel ini digarap oleh sutradara Lee Suk Hoon. Lee memang sosok yang tepat untuk menggarap film <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">buddy cop<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> jenaka ini. Kita sudah melihat kesuksesannya di <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/box-office\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">box office<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Korea Selatan lewat film aksi-komedi, <em>The Pirates<\/em>, delapan tahun silam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hyun Bin dan Yoo Hae Jin masih menjadi tokoh utama, ditemani Daniel Henney (<em>X-Men Origins: Wolverine<\/em>) dan Jin Sun Kyu. Aktor di film pertama seperti Im Yoo Na, Kim Young Nam, dan Park Min Ha pun tetap dipercaya untuk beban drama dan komedi di film kedua ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"CONFIDENTIAL ASSIGNMENT; INTERNATIONAL | Trailer Resmi Indonesia\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/84fT_CkJvhY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lim Chul Ryung (Hyun Bin) dan Kang Jin Tae (Yoo Hae Jin) kembali bekerja sama demi menghancurkan sindikat narkoba Korea Utara, Jang Myung Jun (Jin Sun Kyu). Kali ini, taruhannya lebih tinggi dari sebelumnya. Chul Ryung dan Jin Tae terpaksa bekerja sama dengan FBI yang diwakili oleh Jack (Daniel Henney). Masalah yang mereka hadapi lebih besar daripada yang mereka pikirkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senang rasanya bisa menyaksikan\u00a0<em>Confidential Assignment 2: International<\/em> di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/bioskop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bioskop<\/a>. Saya bisa merasakan pengalaman menonton yang nikmat dan tentu saja ikut tenggelam dengan suasana yang menyenangkan bersama gemuruh tawa penonton lainnya. Sekuel ini terasa lebih megah dan dekat ketimbang film pertamanya yang saya tonton melalui layar laptop 14 inci. Atmosfer di bioskop memang mampu menciptakan suasana yang lebih asyik dan tawa yang lebih besar. Pengalaman menonton film di bioskop masih belum tergantikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Confidential Assignment 2: International<\/em> tampil jenaka dengan lelucon dan tingkah laku karakter yang kocak. Saya cukup puas dengan penulisan elemen komedinya. Lebih tulus dan rapi daripada film pendahulunya. Film pertamanya lucu, tapi beberapa leluconnya tidak bekerja dengan cukup baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti di film pertamanya, Kang Jin Tae tetap menjadi karakter sentral dalam urusan berkelakar. Pengalaman dan kemampuan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">delivery<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Yoo Hae Jin memang tidak diragukan lagi. Lelucon apa pun bisa dituturkan dengan sangat baik olehnya. Selain Kang Jin Tae, karakter Min Young pun cukup besar dalam menciptakan tawa. Yoo Na memerankan Min Young dengan lepas dan bahkan lebih baik dari sebelumnya. Penambahan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">screen time<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> baginya memang bukan keputusan yang sia-sia. Dia juga merupakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">scene stealer<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tak jarang distraktif karena saking cantiknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal baik lainnya dari <em>Confidential Assignment 2: International<\/em> adalah kita dapat melihat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">chemistry<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lebih kuat antara <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hyun_Bin#:~:text=Hyun%20Bin%20(Hangul%3A%20%ED%98%84%EB%B9%88%2C,You%20(2019%E2%80%932020).\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hyun Bin<\/a> dan Yoo Hae Jin dalam hubungan <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-pasangan-bromance-dengan-chemistry-terbaik-di-jagat-drakor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">bromance <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">mereka yang kocak. Dua aktor ini harus dipasangkan lagi di film selanjutnya\u2014kalau ada\u2014atau main di film sejenis, tapi karakter keduanya ditukar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain aktor yang sudah bermain di film pertama, aktor yang baru bergabung juga menunjukkan penampilan luar biasa. Daniel Henney memerankan karakter karismatik dan sedikit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">flirty <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan ciamik, sementara Jin Sun Kyu berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa memainkan karakter sangar, padahal dia dikenal identik dengan karakter-karakter koplak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari tadi saya membahas poin-poin positif film ini. Namun sebenarnya, apakah film <em>Confidential Assignment 2: International<\/em> ini lebih baik dari pendahulunya? Jelas. Apakah sudah sempurna? Tentu belum. Film ini <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">justru memiliki beberapa elemen yang lebih lemah dari pendahulunya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em><strong>Pertama<\/strong><\/em>, kurangnya eksplorasi terhadap elemen dramatis. Di film pertama, elemen dramatisnya lebih kuat dan emosional karena pertaruhannya sangat besar\u2014keluarga. Sementara di <em>Confidential Assignment 2: International<\/em> ini, hal itu tidak lagi berhasil dan malah terkesan repetitif. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Yah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, film ini memang generik dan banyak mengulang formula pendahulunya. Tapi maksud saya, jika &#8220;dramanya&#8221; lebih ditekankan di sepertiga akhir, mungkin endingnya akan lebih <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ngena.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em><strong>Kedua<\/strong><\/em>, koreografi aksi yang medioker. Tidak ada yang istimewa dari sekuens aksinya. Beberapa pertarungan malah tidak bisa dinikmati dengan mudah lantaran pergerakan kamera yang tidak stabil dan editing yang berantakan. Beruntung, film ini diselamatkan oleh adegan baku tembak di bagian awal film dan pertarungan terakhir antara Chul Ryung dan Myung Jun yang intens.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Confidential Assignment 2: International<\/em> menyajikan humor renyah dan kisah persahabatan tiga polisi yang seru, terlepas dari formula yang generik dan repetitif. Film ini akan sangat menghibur apabila kamu menyaksikannya di bioskop.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizal Nurhadiansyah<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-film-korea-paling-buruk-sepanjang-masa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">10 Film Korea Paling Buruk Sepanjang Masa<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hyun Bin, dkk. kembali beraksi.<\/p>\n","protected":false},"author":1693,"featured_media":191250,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[16586,17150,14306,30,959],"class_list":["post-191248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-box-office","tag-confidential-assignment-2-international","tag-film-blockbuster","tag-film-korea","tag-korea-selatan"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1693"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}