{"id":190545,"date":"2022-09-23T13:07:17","date_gmt":"2022-09-23T06:07:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=190545"},"modified":"2022-09-23T13:07:17","modified_gmt":"2022-09-23T06:07:17","slug":"perempuan-pakai-mobil-matic-lelaki-harus-pakai-manual-teori-dari-mana-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perempuan-pakai-mobil-matic-lelaki-harus-pakai-manual-teori-dari-mana-ini\/","title":{"rendered":"Perempuan Pakai Mobil Matic, Lelaki Harus Pakai Manual, Teori dari Mana Ini?"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Cowok pake manual, cewek pake mobil matic, katanya. Real men use three pedals, apa-apaan ini?\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengikuti kursus mengemudi mobil membawa saya bertemu dengan ragam pernyataan dan pertanyaan yang berkaitan dengan status saya sebagai seorang perempuan. Seperti keheranan, salah satu pegawai meyakinkan saya berkali-kali ketika akan mengambil kursus mobil manual. \u201cYakin mau ambil manual, Non? matic lebih mudah buat perempuan. Karena insting-nya lebih main.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin betul dengan keputusan saya. Ada beberapa alasan mengapa saya sebagai perempuan memilih kursus mobil manual daripada matic. Pertama, keamanan. Saya sadar diri, kebiasaan memakai motor matic kadang membuat saya ngepot-ngepotan. Oleh karena body mobil dan tingkat keamanan mobil selama di jalan lebih tinggi, tentu saya membutuhkan kopling dan gigi untuk meminimalisir kebiasaan ngegas dan ngerem dadakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, karena pepatah yang dipecrayai masyarakat umum yakni, \u201cKalau bisa nyetir mobil manual otomatis bisa nyetir matic, kalau bisa matic belum tentu bisa manual\u201d. Terakhir, biaya. Biaya kursus mobil manual lebih murah daripada matic, lha selisihnya bisa empat ratus ribu sendiri coba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ujar salah satu pegawai kursus tempat saya belajar mengatakan bahwa, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kursus-mengemudi-mobil-matic-itu-aneh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kursus mobil matic<\/a> memang lebih mahal karena harga mobil, perawatan, dan kesabaran instruktur. Iya instruktur mobil matic harus punya kesabaran lebih daripada manual. Karena mayoritas peserta kursus mobil matic adalah perempuan. Ini apa lagi coba? Wkwkwk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya langsung teringat kalimat yang biasa mejeng di belakang kaca mobil \u201cReal men uses three pedals\u201d. Awalnya saya pikir maksud pedal dalam kalimat ini adalah pedal sepeda ontel yang kalau di kegelapan ia akan berpendar. Ternyata pedal yang dimaksud ialah pedal mobil. Setelah saya telusuri apa maksud kalimat tersebut, dunia otomotif yang identik dengan dunia lelaki itu semakin menajamkan maskulinitasnya. Maskulinitas lelaki saja bisa diukur dari banyaknya pedal yang digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya kalimat itu pun jadi sebuah keharusan bahwa lelaki harus pakai manual (pedal tiga), yang bukan laki-laki termasuk di sini perempuan pakai mobil dua pedal alias matic. Padahal kalau dipikir-pikir, masak iya sih kalau berkeluarga nanti kudu banget punya dua mobil?. Sang suami mobilnya manual, sang istri mobilnya matic. Emang engga bisa gitu suami dan istri gantian nyetir? Itu kan bagian dari love languange act of service gitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah saya telusuri lebih lanjut, nggak ada satu pun informasi kalau mobil matic emang khusus untuk perempuan. Ngga ada tuh di website mereka. Misalnya nih mobil <a href=\"https:\/\/mojok.co\/otomojok\/berkah-mobil-ayla-yang-dibeli-dengan-kredit-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daihatsu Ayla<\/a> yang sering banget diidentikkan dengan mobil yang pas buat cewe karena body-nya yang kecil. Di website<\/span><a href=\"https:\/\/daihatsu.co.id\/product\/ayla\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"> resminya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, nggak ada pernyataan yang menguatkan mobil ini sengaja dibuat untuk pengemudi perempuan, yang menjadi highlight produk mobil ini malah soal kenyamanan dan style-nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang memilih mobil matic itu cuman satu alasannya: NYAMAN. Tinggal gas, nggak perlu main kopling, tinggal pake. Udah, itu. Sama alasannya kayak orang pilih motor matic. Nggak capek, nggak perlu andal main koling. Sesepele itu. Ungkapan \u201creal men use three pedals\u201d itu, jelas nggak mashok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masak ya kalian mau anggep pria yang beli HR-V seri terbaru itu bukan pria sejati? Gila klean.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejatinya, mau nyetir mobil matic atau manual itu berdasarkan kebutuhan masing-masing. Tenanglah wahai perempuan kalau mau bisa nyetir mobil manual, nggak usah takut dikata kekar atau samson. Begitu pun kepada lelaki, nggak perlu merasa tembok maskulinitasmu runtuh karena nyetir mobil matic. Urusan nyetir-menyetir adalah skill dasar manusia dalam berakomodasi. Bukan untuk mengukur feminitas dan maskulinitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Real men use three pedals, teori dari mana itu?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Anisah Meidayanti<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dear-cowok-nggak-usah-insecure-kalau-belum-bisa-nyetir-mobil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dear Cowok, Nggak Usah Insecure kalau Belum Bisa Nyetir Mobil<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teori waton.<\/p>\n","protected":false},"author":1482,"featured_media":190554,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[9949,17038,14235,122],"class_list":["post-190545","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-kursus","tag-manual","tag-mobil-matic","tag-perempuan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1482"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190545"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190545\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}