{"id":190098,"date":"2022-09-18T13:51:35","date_gmt":"2022-09-18T06:51:35","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=190098"},"modified":"2022-09-18T13:51:35","modified_gmt":"2022-09-18T06:51:35","slug":"banyak-info-loker-bertebaran-tapi-angka-pengangguran-tetap-tinggi-kenapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/banyak-info-loker-bertebaran-tapi-angka-pengangguran-tetap-tinggi-kenapa\/","title":{"rendered":"Banyak Info Loker Bertebaran, tapi Angka Pengangguran Tetap Tinggi, Kenapa?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persoalan tentang pengangguran di Indonesia masih menjadi topik yang nggak berkesudahan untuk dibahas sampai dengan saat ini. Pembahasannya pun beragam. Mulai dari penyajian data, angka, hingga ke persoalan total pengangguran dari tahun ke tahun. Pun bahasan soal bagaimana cara menyusun CV yang baik, etika mengirim surat lamaran kerja via email, belum lagi teknik wawancara dengan embel-embel \u201cdijamin lolos\u201d yang selalu menjadi bahan empuk bagi para konten kreator untuk diolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sharing soal bagaimana <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tutorial-bikin-cv-bukannya-membantu-malah-bikin-makin-bingung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara membuat CV<\/a>, persiapan dalam menghadapi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-wawancara-kerja-bagi-kamu-yang-overqualified\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wawancara kerja<\/a> agar bisa mendapatkan pekerjaan, memang nggak salah. Selama ada penekanan bahwa, yang diulas hanya gambaran atau permukaan saja. Juga, bukan untuk ditelan mentah-mentah. Perlu menyesuaikan posisi apa yang dilamar, seperti apa <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/hrd-paling-disayang-dan-dibenci-karyawan-di-waktu-bersamaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HRD<\/a> atau User yang dihadapi, serta mengetahui perusahaan impian bergerak di bidang apa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah disadari atau tidak, para pencari kerja dituntut untuk mengikuti training atau bootcamp ini-itu, magang di sana-sini, sekaligus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing dalam mendapatkan pekerjaan. Sebagai jembatan penghubung antara pencari kerja dan perusahaan, sulit dimungkiri hal ini sangat baik dan direkomendasikan. Namun, realitasnya, keterbatasan akses, koneksi, hingga materi, sering kali menjadi kendala bagi kebanyakan pencari kerja yang satu dengan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, pada titik ini, lagi-lagi mindset akan menjadi pembeda. Namun perlu disadari juga, nggak semua kandidat punya atau dibekali wawasan soal mindset yang baik atau growth mindset. Banyak faktor yang menyertai, tentu saja. Sebelum menghakimi pengangguran, ingat, masalah yang sebenarnya terlalu kompleks.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, boro-boro bicara tentang growth mindset atau berpikir soal mendapatkan pekerjaan sesuai passion atau bekerja di perusahaan impian. Bagi sebagian kalangan, diberi kesempatan untuk bekerja saja sudah syukur. Asal nggak jadi pengangguran aja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai di sini, persoalan lain dengan bahasan yang lebih berat mulai terlihat, yakni: demand (dalam hal ini kebutuhan karyawan di perusahaan) dan supply (sumber daya manusia, para pencari kerja) tidak berjalan beriringan. Suka atau nggak, ini yang menjadi salah satu paradoks di dunia kerja. Lebih spesifik, dalam mendapatkan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sederhananya begini: perusahaan sedang butuh atau mencari karyawan yang punya kemampuan ABCDE, tapi para pencari kerja yang melamar hanya bisa A dan nggak bisa BCDE. Ada yang bisa BC, tapi nggak bisa ADE, dan seterusnya, dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, premis yang menguap adalah, \u201cKatanya perusahaan butuh karyawan, info loker banyak bertebaran, tapi kok masih banyak pengangguran?\u201d atau \u201cYa elah, terima dulu aja kenapa, sih. Kemampuan lain kan bisa diasah.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya, nggak semudah itu, nggak sesederhana itu. Dari sisi perusahaan, perlu menyediakan budget yang nggak sedikit untuk mengadakan pelatihan. Itulah kenapa, jangan heran jika kalian diikutsertakan dalam pelatihan tertentu, ada ikatan dinas (perjanjian yang mengikat) atau denda jika tidak komitmen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, ada saran yang bisa saya berikan. Saran yang sebetulnya biasa, tapi jarang dibahas atau direkomendasikan. Saya cukup yakin, akan ada pihak yang pro dan kontra. Sebab, hal ini akan berbenturan dengan idealisme atau konsep pilih-pilih dalam bekerja. Padahal, boleh jadi bisa meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tujuannya adalah ingin segera bekerja atau mendapatkan peluang yang lebih tinggi diterima kerja, sambil tetap melamar pekerjaan di perusahaan yang diinginkan, kirim juga CV ke <a href=\"https:\/\/www.gartner.com\/en\/information-technology\/glossary\/business-process-outsourcing-bpo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BPO,<\/a> outsourcing, atau jasa penyalur kerja yang kredibel dan punya reputasi baik. Jika tujuannya asal nggak jadi pengangguran aja, bisa dilirik opsi ini. FYI, banyak jasa penyalur tenaga kerja yang punya klien dengan nama mentereng. Perbankan, FMCG, e-commerce, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa di antaranya bahkan membuka kesempatan untuk alih status dari outsourcing ke inhouse (kontrak langsung perusahaan) melalui serangkaian tes tertentu. Jenjang karir yang menjanjikan, gaji di atas UMR, hingga menjadi karyawan tetap. Posisinya pun saat ini lebih beragam, tinggal menyesuaikan jasa penyalur tenaga kerja, karena tiap BPO atau outsourcing punya profil dan kliennya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut yang belum diketahui oleh kebanyakan orang. Lantaran, sampai dengan saat ini, BPO atau outsourcing dianggap sepele, dicap <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/plus-minus-yang-dialami-saat-kita-melamar-pekerjaan-melalui-jasa-outsourcing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">negatif<\/a> karena ragam persoalannya. Bahkan, sempat dijadikan meme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apa yang membuat BPO atau outsourcing menjadi underrated, tapi tetap worth to try\u2014di tengah gencarnya bahasan soal \u201cPencari kerja banyak, info loker juga banyak, tapi kok masih banyak pengangguran?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pelaksanaannya, jasa penyedia tenaga kerja hampir selalu melakukan proses mass recruitment (perekrutan secara massal) yang nantinya akan disalurkan atau menjadi perbantuan bagi klien tertentu. Yang dibutuhkan mencapai puluhan hingga ratusan untuk suatu project. Bahkan, ada sesi training yang cukup intens untuk mengasah soft skill. Ya, lumayan, kan? Bisa training dan learning by doing soal bidang pekerjaan tertentu yang nantikan diaplikasikan di posisi masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">FYI, hal ini juga nggak luput dari sisi lain yang perlu diketahui: jika project di suatu klien berakhir dan tidak ada project lain yang tersedia, siap nggak siap para pekerja harus mengakhiri kontrak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja, saran ini boleh diterima atau diabaikan. Tergantung tujuan: mau mendapatkan peluang yang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan atau nggak masalah jadi pengangguran sementara waktu hingga mendapatkan pekerjaan idaman. Ya, setidaknya ada opsi sekaligus bahasan lain gitu, nggak jalan di tempat bahas yang itu-itu lagi berulang kali.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Seto Wicaksono<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menjadi-pengangguran-setelah-lulus-kuliah-adalah-fase-hidup-paling-menyebalkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menjadi Pengangguran Setelah Lulus Kuliah Adalah Fase Hidup Paling Menyebalkan<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kok bisa ya?<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":173685,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12911],"tags":[838,848,148,10289],"class_list":["post-190098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-loker","tag-karyawan","tag-lowongan-kerja","tag-pengangguran","tag-perusahaan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190098"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190098\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/173685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}