{"id":190055,"date":"2022-09-18T07:00:00","date_gmt":"2022-09-18T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=190055"},"modified":"2025-11-25T11:14:11","modified_gmt":"2025-11-25T04:14:11","slug":"keistimewaan-tapos-kecamatan-terluas-di-kota-depok-yang-krisis-identitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/keistimewaan-tapos-kecamatan-terluas-di-kota-depok-yang-krisis-identitas\/","title":{"rendered":"Keistimewaan Tapos, Kecamatan Terluas di Kota Depok yang Krisis Identitas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin warga Jogja dan sekitarnya tahu bahwa <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/jakarta-selatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jakarta Selatan<\/a> dengan Kemang, Senopati, dan SCBD-nya memang layak dijuluki sebagai the birthplace of mental health issues. Tapi tunggu dulu, kenalin nih, Kecamatan Tapos di Depok, the birthplace of identity crisis!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu akamsi dari Kecamatan Tapos, saya mengamati bahwa daerah ini punya potensi tinggi namun jarang sekali dibahas oleh media mainstream. Apa boleh buat, kecamatan yang ada di ujung dunia ini memang belum memiliki jumlah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">landmark<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sama banyaknya dengan Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terletak di Kota Depok, Jawa Barat, Kecamatan Tapos memegang status sebagai wilayah kecamatan paling luas (32,33 kilometer persegi) dari total sebelas kecamatan lain yang ada di <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kota-depok-layak-disebut-sebagai-kota-avatar-saat-musim-hujan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kota Petir<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> itu. Posisinya yang \u201cstrategis\u201d berujung pada krisis identitas dan kebudayaan yang menarik jika disebarluaskan kepada masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang Anda ketahui, sifat problematik Kota Depok juga telah menjalar nyaris ke seluruh wilayah kecamatannya, termasuk Kecamatan Tapos. Buktinya, data dari <\/span><a href=\"https:\/\/depokkota.bps.go.id\/publication\/2020\/09\/28\/dd45760c8ac84887b7b7c0d4\/kecamatan-tapos-dalam-angka-2020.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">BPS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menjelaskan bahwa terdapat 29 kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Tapos sepanjang tahun 2020. Sedikit lagi bisa jadi <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ketika-babarsari-jadi-lokasi-syuting-film-joker\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Babarsari Gotham City<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">geografis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Kecamatan Tapos terletak di antara empat kota penyangga sekaligus, yakni Bogor (Gunung Putri, Cibinong, Cileungsi), Bekasi (Jatisampurna), Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jagakarsa), dan Jakarta Timur (Cibubur). Diapit oleh empat kota sekaligus tidak dapat menghalangi laju pembangunan modern di Kecamatan Tapos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini, saya akan ngoceh tentang ciri khas serta tindak-tanduk warga Tapos yang membawa Anda pada kesimpulan: \u201cWah, emang agak lain wilayah ini!\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Fleksibel memilih tempat nongkrong<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pusat kota yang terdekat\u2014dan masih termasuk ke dalam bagian dari kota tersebut\u2014dari Kecamatan Tapos adalah Kota Depok. Akan tetapi, memilih untuk nongkrong di Depok bukan merupakan tindakan yang bijak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jarak tempuh dari Kecamatan Tapos ke tempat nongkrong di Depok yang paling populer alias <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-mal-di-depok-yang-punya-fasilitas-nyaman-untuk-salat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mal Margo City<\/a> terbilang cukup jauh dan tidak bisa memotong jalan lewat jalur tikus. Berbicara mengenai tempat nongkrong, biasanya warga Tapos akan masuk ke dalam perdebatan semacam, \u201cRumah lo lebih deket ke mana? Depok, Bogor, Bekasi, atau Cibubur?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih tempat untuk bertemu menjadi kesulitan tersendiri bagi warga Kecamatan Tapos. Alhasil, masyarakat Tapos akan dituntut untuk fleksibel dalam menyesuaikan tempat bertemu. Mau di Cibubur? Hayuk. Mau di Depok? Gasss. Mau di Bogor? Boleh. Mau di Bekasi? Nggak deh, jujur panas. Mau di Jaksel? Cusss.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, fleksibilitas yang tinggi kerap dihalangi oleh minimnya transportasi publik.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Kesulitan akses transportasi umum<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti daerah UGM dan sekitarnya, kesulitan utama bagi warga Kecamatan Tapos adalah masalah transportasi umum. Sejak tahun 2018, Camat Tapos yang menjabat pada waktu itu telah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengakui<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">wilayah Tapos belum memiliki moda transportasi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mobilisasi warga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fyi, hanya ada 4 angkutan umum (angkot) yang melewati <\/span><b>sebagian<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dari wilayah Tapos. Tidak semua wilayah, ygy, beneran &#8220;sebagian&#8221; banget. Maka dari itu, sebanyak 240 ribu lebih penduduk yang tinggal di Kecamatan Tapos praktis akan sangat bergantung terhadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">transportasi online<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selaku kecamatan dengan jumlah tenaga kerja terbanyak, tidak sedikit warga Tapos yang justru melihat kesempatan tersebut sebagai peluang penghasilan dan mendaftarkan diri sebagai mitra dari beberapa transportasi umum berbasis aplikasi. Alhasil, orang-orang berjasa tersebut sukses menyelamatkan permasalahan mobilitas di Kecamatan Tapos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari warga, oleh warga, untuk warga. Itulah wujud konkret demokrasi di Kecamatan Tapos. Piye? Apik, toh?<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Tempat golf yang berdekatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan wilayah elite sih, tapi kok bisa ya punya lebih dari satu lapangan golf dalam wilayah yang sama?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warga Tapos tidak perlu jauh-jauh ke Ubud buat healing. Pasalnya, dalam buku <em>Depok Dalam Angka 2019<\/em> yang dibuat oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Kecamatan Tapos memiliki lahan sawah terluas, yakni 70 hektare.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wilayah yang masih luas dengan lahan kosong dimanfaatkan dengan baik oleh beberapa pengelola bisnis \u201ckelas atas\u201d. Lanskap berupa dataran yang beragam mulai dari pegunungan (karena mendekati <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/bogor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bogor<\/a>) hingga lembah (yang mengarah ke Jakarta) melahirkan gagasan untuk membuat arena bermain golf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun tiga tempat golf yang dimaksud antara lain Emeralda Golf Club, Jagorawi Golf Club, dan Riverside Golf Club. Sayangnya, tiga tempat tersebut belum bisa menimbulkan trickle-down effect bagi masyarakat sekitar. Boro-boro warga bisa menyewa lapangannya, orang yang biasanya main di sana sekelas mantan presiden, kok!<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Masjid At-Thohir yang megah milik keluarga besar Thohir<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari namanya, mungkin Anda bisa menebak siapa sebenarnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">keluarga Thohir<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang saya maksud. Baru saja diresmikan pada 9 Maret 2022 silam, masjid ini langsung menjadi ikon masterpiece dari Kecamatan Tapos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki bentuk bangunan yang sangat artistik dan estetik, Masjid At-Thohir terletak di bakal perumahan elit (karena masih dalam tahap pembangunan) Podomoro Golf View. Bangunan megah seluas 3.240 meter persegi ini didedikasikan oleh Menteri BUMN <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/erick-thohir\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Erick Thohir<\/a> beserta keluarga besarnya sebagai bakti untuk mendiang ayahnya, Mohammad Thohir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga saat ini, Masjid At-Thohir kerap dikunjungi oleh warga dari berbagai macam wilayah. Tempatnya yang strategis\u2014dekat dengan Pintu Tol Cimanggis\u2014semakin menarik perhatian masyarakat, baik yang ada di Kecamatan Tapos maupun yang datang dari luar wilayah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengetahui fakta-fakta ini, warga Tapos seharusnya semakin bangga dengan wilayahnya yang strategis. Diapit oleh empat kota seharusnya menjadi kelebihan bagi Kecamatan Tapos untuk terus berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang ini, kami sedang menunggu proses pembangunan LRT dan kawasan permukiman mewah, yakni Podomoro Golf View. Nantinya jangan heran jika lahir Central Business District di Kecamatan Tapos. Mari berkhayal Tapos Central Business District (TCBD) dapat menandingi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/scbd\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sudirman Central Business District (SCBD)<\/a>.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Marshel Leonard Nanlohy<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-mal-di-depok-yang-punya-fasilitas-nyaman-untuk-salat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Mal di Depok yang Punya Fasilitas Nyaman untuk Salat<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emang agak lain, nih.<\/p>\n","protected":false},"author":1095,"featured_media":190069,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_comment_section":"1"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0","format":"standard","subtitle":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5640,16965,11860,13098,1623],"class_list":["post-190055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jawa-barat","tag-kecamatan-tapos","tag-kota-depok","tag-pilihan-redaksi","tag-transportasi-publik"],"modified_by":"Anggi Thoat Ariyanto","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190055"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190055\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190069"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}