{"id":189979,"date":"2022-09-17T09:00:44","date_gmt":"2022-09-17T02:00:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=189979"},"modified":"2022-09-17T08:30:44","modified_gmt":"2022-09-17T01:30:44","slug":"cashless-society-kaum-ogah-ribet-yang-bikin-orang-lain-ribet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cashless-society-kaum-ogah-ribet-yang-bikin-orang-lain-ribet\/","title":{"rendered":"Cashless Society, Kaum Ogah Ribet yang Bikin Orang Lain Ribet"},"content":{"rendered":"<p><em>Pilihan menjadi cashless society sebenarnya brilian, sih, tapi kok kadang malah ngerepotin orang lain, ya?<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemajuan teknologi dalam proses transaksi telah sukses menggeser peran <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/uang-tunai\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uang tunai<\/a>. Dompet yang biasanya penuh sesak oleh sejumlah uang kertas, sekarang digantikan oleh tipisnya kartu debit dan kredit yang terlihat lebih sederhana. Nggak hanya itu, aplikasi dan istilah dompet digital pun muncul sebagai pilihan transaksi masyarakat \u201cmodern\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, saya merasa pilihan untuk menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless society <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah ide yang brilian. Ditambah lagi dengan trauma <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/pandemi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pandemi<\/a> yang virusnya bisa menular lewat uang-uang kertas yang mobilitasnya lebih tinggi dibandingkan manusia. Walau terkesan brilian, asumsi tersebut nggak bertahan lama, soalnya masih banyak jajanan enak yang nggak bisa dibeli dengan metode <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Konvensional nih, Bos!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belakangan, saya justru terganggu dengan efek samping yang disebabkan oleh teman-teman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini. Pada beberapa kesempatan, nongkrong bersama teman yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memang terasa lebih mudah, ringkes, dan higienis tentunya. Tapi jangan senang dulu, kaum <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang nggak sadar diri tuh juga banyak, lho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun dinilai nggak ribet, pada kenyataannya masih banyak masyarakat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ngerepotin orang, apalagi waktu nongkrong. Dari pengamatan saya, setidaknya ada empat ciri <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless society<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bukannya mempermudah, malah mempersulit orang lain.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Maaf, tolong, dan terima kasih<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pepatah yang berbunyi \u201cAnda sopan kami segan\u201d ditunjukkan sangat konkret pada situasi ini. Walaupun direpotkan, setidaknya ada sopan santun yang membuat masyarakat konvensional rela meminjamkan uangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cEh, <\/span><b>sorry <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">banget<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> hari ini gue nggak pegang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cash <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sama sekali, boleh<\/span> <b>tolong<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">bayarin dulu nggak? Langsung gue transfer kok. <strong>M<\/strong><\/span><b>akasih<\/b>, <span style=\"font-weight: 400;\">yaaa.\u201d Nah, kalau ngomongnya gini kan enak ya, elegan dan intelektual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Idealnya, kata maaf (sorry), tolong, dan terima kasih adalah <a href=\"https:\/\/kbbi.kemdikbud.go.id\/entri\/etika\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">etika<\/a> dasar manusia ketika hendak meminta bantuan. Sayangnya, cashless society<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> di sekitar kita sering kali lupa karena terbiasa dengan kemudahan bertransaksi sehingga cenderung <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">taking everything for granted<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Ganti via dompet digital dan m-banking<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan dalam memilih metode transaksi adalah masalah baru di kalangan masyarakat modern. Bahkan, beberapa supermarket, restoran, dan tempat umum lainnya terpaksa menyediakan beragam layanan transaksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, Anda nggak perlu lagi mempertanyakan hal kuno seperti: \u201cBisa bayar pakai kartu debit nggak, ya?\u201d Kalau dibuat survey, pertanyaan semacam itu mungkin hanya diajukan oleh <\/span><a href=\"https:\/\/tirto.id\/kontras-dua-generasi-millenial-versus-baby-boomer-crCf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">generasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">baby boomer<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kebingungan harus mengunduh aplikasi dompet digital yang mana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tipe ini, mereka yang mengaku <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless society<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> akan semakin dipersulit dengan perbedaan aplikasi pada setiap gawai. Ada yang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membandingkan-ovo-vs-dana-vs-shopeepay-manakah-yang-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">OVO only, GoPay only, Dana only, ShopeePay only<\/a>, ya pokoknya nggak semua orang mau download semua aplikasi itu, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama halnya dengan aplikasi, masyarakat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> juga akan kerepotan ketika hendak mentransfer uang melalui mobile banking. Keadaan yang bikin saya jengkel itu ketika si paling <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini ngedumel karena banknya berbeda. Artinya, dia harus membayar tambahan uang lagi tuh. Padahal kan nggak seberapa ya biayanya, itu yang bikin jengkel\u2026<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Bayar nanti alias ngutang<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal apa pun, selalu saja ada oknum. Begitu yang terjadi selama ini di negara ini, kan? Nah, tipe <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless society<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang satu ini sebenarnya sudah mulai menjamur. Bahaya laten <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/utang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ngutang<\/a> bisa bangkit jika terus dibiarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tiba waktunya ketika suasana nongkrong nggak memungkinkan mereka yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk transfer langsung di tempat. Nah, di saat itulah tipe bayar nanti beraksi. Biasanya mereka akan nunggu waktu yang tepat. Setelah waktunya pas, mereka akan melancarkan aksi dengan saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBro, nitip bayar cash dulu, ya? Gue harus balik buru-buru nih, nanti kabarin aja berapa harganya, ya. Thanks.\u201d Nah, kalau Anda sudah ada di tahap ini, jangan jadi orang yang nggak enakan. Lebih baik langsung foto saja bill-nya, daripada saling tunggu-tungguan berujung curiga.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Pindah tempat nongkrong<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Roma tidak dibangun dalam satu malam, ekosistem <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini perlu dibangun secara bertahap. Walaupun persebarannya cukup tinggi, masih ada beberapa tempat yang belum melayani penggunaan fitur <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Boro-boro melayani, ngerti <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> saja nggak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya, penganut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> nggak bisa fleksibel bertransaksi di tempat-tempat yang dikategorikan sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hidden gem<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/netizen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">netizen<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau menurut Anda gimana? Lebih baik menambah pelayanan transaksi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> di Indonesia, atau mengantisipasi pelayanan tunai konvensional bagi penganut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cashless society<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Marshel Leonard Nanlohy<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-transaksi-yang-nggak-mungkin-dilakukan-secara-cashless\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Transaksi yang Nggak Mungkin Dilakukan Secara Cashless<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yang kayak gini nih hobi banget bikin orang lain ribet.<\/p>\n","protected":false},"author":1095,"featured_media":190014,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[4717,3399,9736,3401,3402,16898],"class_list":["post-189979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-cashless","tag-cashless-society","tag-dana","tag-gopay","tag-ovo","tag-shopeepay"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189979"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189979\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}