{"id":189896,"date":"2022-09-16T11:00:53","date_gmt":"2022-09-16T04:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=189896"},"modified":"2022-09-16T10:26:11","modified_gmt":"2022-09-16T03:26:11","slug":"10-lagu-bahasa-inggris-yang-cocok-untuk-pernikahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-lagu-bahasa-inggris-yang-cocok-untuk-pernikahan\/","title":{"rendered":"10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan"},"content":{"rendered":"<p><em>Mau nikah tapi belum ngerti mau bikin playlist kek gimana? Tenang, sa kasih rekomendasi lagu bahasa Inggris yang cocok untuk pernikahan<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah pesta pernikahan akan terasa istimewa jika meninggalkan kesan yang mendalam. Jika mengambil sudut pandang tamu undangan, kesan tersebut didapat dari dekorasi ruang, jamuan, termasuk lagu yang dinyanyikan oleh wedding singer selama acara resepsi berlangsung. Hayo, ngaku, siapa yang suka betah berlama-lama di resepsi pernikahan gara-gara lagunya? Mau pulang, lha, kok lagunya enak-enak. Auto betah jadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau kamu kebetulan mau menggelar resepsi pernikahan dalam waktu dekat, ada baiknya mulai membuat daftar lagu apa saja yang akan dinyanyikan oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-spesies-kru-wedding-organizer-yang-jarang-diketahui-orang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wedding singer<\/a>-nya. Kelihatannya, sih, sepele. Namun, salah pilih lagu bisa membuat resepsi pernikahan jadi tidak berkesan. Untuk referensi, berikut 12 lagu bahasa Inggris yang cocok untuk resepsi pernikahan.<\/span><\/p>\n<h4><strong>#1 Beautiful in White<\/strong><\/h4>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Not sure if you know this<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">But when we first met<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">I got so nervous I couldn\u2019t speak<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">In that very moment<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">I found the one and<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">my life had found its missing piece~<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu \u201cBeautiful in White\u201d karya Shane Filan ini bisa dibilang lagu kebangsaannya para pengantin. Memutar lagu ini di pesta pernikahan akan membuatmu merasa seperti seorang raja yang menemukan permaisurinya. Begitu pun para tamu. Mereka akan terbawa suasana hingga membuat yang jomblo jadi cepet-cepet pengen nikah. Eh. Gimana? Gimana?<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/06-XXOTP3Gc\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#2 A Thousand Years<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika akad adalah tentang menemukan pasangan yang tepat untuk mengarungi hidup bersama, lagu yang dipopulerkan oleh Christina Perri ini cocok untuk diputar saat pernikahan. Bagaimana tidak? Seseorang yang selama ini kamu cari, sekarang ada di sampingmu, siap menjalani hidup bersama hingga tutup usia. Jangan lupa untuk menggenggam tangan si dia, ya, sambil berjanji untuk tetap bersama dan saling mencinta hingga ribuan tahun lamanya, kayak <a href=\"https:\/\/fma.fandom.com\/wiki\/Edward_Elric\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Edward Elric<\/a>, eh, Edward Cullen dan Bella. Eaaa~<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/rtOvBOTyX00\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#3 Perfect<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu barat selanjutnya yang wajib para pengantin masukkan ke dalam playlist adalah &#8220;Perfect&#8221; dari Ed Sheeran. Apalagi, jika seseorang yang kamu nikahi adalah teman masa kecilmu. Seseorang yang sebenarnya sudah membuatmu jatuh cinta sejak lama, cuma karena dulu masih bau kencur jadi nggak sadar. Uwuwuw~<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/2Vv-BfVoq4g\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#4 The Way You Look At Me<\/b><\/h4>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cause there\u2019s somethin\u2019 in the way you look at me<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">It\u2019s as if my heart knows you\u2019re the missing piece<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">You made me believe that there\u2019s nothing in this world I can\u2019t be<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">I never know what you see<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">But there\u2019s somethin\u2019 in the way you look at me<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu hits Christian Bautista ini dijamin nggak cuma bikin si pengantin saja yang senyum-senyum. Namun, para tamu undangan juga pasti ikut\u00a0 terbawa suasana. So, jangan sampai lupakan untuk memasukkan lagu ini ke dalam playlist, ya~<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/9_9ADpx5FHE\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#5 I Love You 3000<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikutnya, ada \u201cI Love You 3000\u201d dari Stephanie Poetri Dougherty. Lagu romantis yang terinspirasi dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Avengers: Endgame<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa membangkitkan suasana di resepsi pernikahanmu jadi lebih ceria. Apalagi kalau dinyanyikan dengan versi jazz. Dijamin tamu undangan bakal angguk-angguk kepala sambil berpikir, habis ini mau makan apa lagi.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/cPkE0IbDVs4\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#6 Close to You<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cClose to You\u201d memang lagu lawas. Namun, lagu yang dipopulerkan oleh duo Carpenters ini cocok untuk menjadi saksi momen sakral kalian. Kenapa? Karena \u201cClose to You\u201d menceritakan tentang perasaan seseorang yang berbunga-bunga saat jatuh cinta. Pas banget, kan? Iringan musiknya juga sederhana dan enak untuk didengar.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/HYnV_pkO-Rw\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#7 Lucky<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLucky\u201d merupakan salah satu lagu Jason Mraz yang populer pada masanya. Bahkan, lagu ini pernah menyabet perhargaan pada ajang Grammy Award 2010. Lagu Lucky ini dijamin akan membuat resepsi pernikahanmu jadi makin syahdu.<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Lucky I&#8217;m in love with my best friend<\/span><\/em><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Lucky to have been where I have been<\/span><\/em><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Lucky to be coming home again<\/span><\/em><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/acvIVA9-FMQ\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#8 Thinking Out Loud<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa dipungkiri lagi, lagu-lagu Ed Sheeran itu kalau nggak enak, ya, enak banget. Nah, salah satu yang bisa kamu masukkan dalam playlist untuk resepsi pernikahan adalah yang berjudul \u201cThinking Out Loud\u201d. Konon, ketika menulis lagu ini, Ed Sheeran terinspirasi dari pengalamannya jatuh cinta dengan gadis dari kampungnya. Cie, bali deso mbangun deso.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/lp-EO5I60KA\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#9 I Wanna Grow Old with You<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya filmnya saja yang menyentuh, tapi <em>Up!<\/em> juga punya soundtrack yang kece badai, berjudul \u201cI Wanna Grow Old with You\u201d dari Westlife. Dari judulnya saja sudah ketahuan kalau lagu ini cocok sekali untuk diputar di resepsi pernikahan. Silakan dimasukkan ke playlist, ya~<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/1WCIrw85zbQ\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h4><b>#10 Marry You<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, biar lagunya nggak melulu melow, nggak ada salahnya untuk memasukkan lagu &#8220;Marry You&#8221; dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/wajar-bruno-mars-marah-orang-indonesia-suka-hal-sia-sia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bruno Mars<\/a>. Jedag-jedugnya bisa bikin suasana jadi ceria. Sebagai bonus, kamu bisa turun dai pelaminan dan ajak tamu undangan untuk flasmob bareng. Wuih, pasti bakal berkesan banget, tuh. Gas, masukkan lagu ini ke playlist!<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/dElRVQFqj-k\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia 10 rekomendasi lagu bahasa Inggris yang bisa kamu sontek untuk referensi playlist di resepsi pernikahan kamu nanti. Nggak papa kalau sekarang belum ada calon pengantinnya. Yang penting, playlist dulu aja, ygy.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-lagu-bahasa-inggris-dengan-lirik-yang-mudah-dihafal-dan-dinyanyikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">10 Lagu Bahasa Inggris dengan Lirik yang Mudah Dihafal dan Dinyanyikan<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n<h5><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nga ada Monata, plis.<\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":189933,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[16948,365,5653],"class_list":["post-189896","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-lagu-inggris","tag-pernikahan","tag-playlist"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189896"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189896\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}