{"id":189295,"date":"2022-09-10T09:03:18","date_gmt":"2022-09-10T02:03:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=189295"},"modified":"2022-09-10T09:03:18","modified_gmt":"2022-09-10T02:03:18","slug":"motor-bebek-makin-dekat-ke-gerbang-senjakala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/motor-bebek-makin-dekat-ke-gerbang-senjakala\/","title":{"rendered":"Motor Bebek Makin Dekat ke Gerbang Senjakala?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ingatkah kamu dengan motor bebek yang merajai periode 2000? Yang merk Suzuki Shogun, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-supra-x-emang-tangguh-di-jalan-terjal-bukan-di-jalan-aspal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Honda Supra<\/a>, dan Yamaha Vega R itu, loh. Motor-motor ini masih merajai jalanan sampai sekitar tahun 2010.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, selepas 2010, penjualan motor bebek menurun dan dikalahkan oleh motor matik. Akhirnya, sampai sekarang, motor jenis inilah yang merajai jalanan dan pasar industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya tentu sederhana. Motor <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yamaha-mio-3-kebiasaan-buruk-pemilik-matik-yang-gampang-kambuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">matik<\/a> dianggap lebih mudah dan praktis untuk dioperasikan tanpa harus mengganti gigi motor. Kebutuhan ini sangat cocok untuk kondisi kota-kota besar yang penuh kemacetan. Belum lagi mengharuskan pengendara untuk stop and go.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada fitur-fitur kekinian seperti colokan charger dan terkoneksi dengan smartphone, yang membuat lebih nyaman untuk dikendarai. Apalagi, bagian depan motor matik punya ruang yang cukup luas. Bisa dipakai untuk menaruh bangku anak hingga galon air.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Motor bebek mengincar kekurangan motor matik<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, walau laris manis di pasaran, motor matik punya kekurangan. Misalnya, tidak bisa menghadapi medan yang terlalu berat. Transmisi otomatis tidak memudahkan pengendaranya mengatur gigi untuk medan yang sangat berat. Contohnya jalan menanjak, berbatu, atau berlumpur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini paling sering dihadapi oleh motor matik kelas bawah yang bermesin 110 sampai 125 cc. Makanya, masyarakat di luar Jawa akan cenderung membeli motor bebek seperti yang dikatakan Minoru Morimoto, Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing tahun 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkaca dari fakta itu, perusahaan motor mencoba menjawab permasalahan pembangunan yang masih Jawa sentris. Salah satunya dengan tetap memproduksi motor bebek hingga tahun ini. Dua brand besar, Yamaha dan Honda, tetap memproduksi beberapa lini jagoan bebek. Honda masih menjual jagoannya, yaitu Revo Fit, Revo X, Supra X 125 FI, dan Supra GTR. Sedangkan Yamaha mengandalkan Vega Force, Jupiter Z1, dan <a href=\"https:\/\/www.yamaha-motor.co.id\/product\/mx-king-150\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jupiter MX King<\/a>.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Potensi<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor bebek punya kelebihan di sektor ketangguhannya melewati berbagai medan berat. Contohnya bisa kamu tengok di video-video guyon motor bebek yang mengalahkan motor trail mahal di pedesaan atau daerah hutan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, akselerasi yang nyaman karena dapat menyesuaikan kecepatan dengan putaran mesin pada masing-masing gigi. Selain itu, motor bebek ini juga irit bahan bakar karena dapat mengatur kecepatan dengan transmisi semi-otomatis. Nggak lupa juga, suku cadang lebih mudah didapatkan dan sangat mudah dibongkar pasang sendiri dengan alat seadanya. Bahkan, kondisi aki soak pun sangat gampang untuk di-kick starter dengan posisi badan standby di atas jok motor. Harga motornya pun cenderung lebih murah dibanding motor matik kelas paling bawah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua perusahaan motor tersebut juga mencoba untuk branding ulang motor bebek di tahun ini. Untuk edisi 2022, motor bebek dikeluarkan dengan desain body dan striping yang lebih baru. Plus jika ingin membeli lini bebek kelas atas, Anda bisa mendapatkan edisi khusus yang dijual terbatas. Menarik, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, sayangnya setelah rebranding pun tetap saja penjualannya anyep. Penjualannya masih sangat jauh dari motor matik yang mendominasi hampir 4 juta unit motor per tahunnya. Sedangkan, motor bebek hanya dapat menjual 200 ribuan unit sampai kuartal dua tahun 2022 ini. Jomplang banget ya ternyata, cuma 5% dari total penjualan motor matik sepanjang tahunnya.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Harapan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari segi penjualan pun masyarakat masih lebih memilih matik dibanding bebek. Ujung-ujungnya adalah kepraktisan dan ergonomis dari kendaraan tersebut menjadi pilihan pengendara untuk membeli motor saat ini. Hmm\u2026 atau karena pembangunan sudah maju dan tidak membutuhkan motor bebek lagi ya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya, sih, optimis masyarakat masih cinta motor bebek. Untuk versi lama, ada unsur <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-tempat-di-malang-yang-bikin-mahasiswa-alumni-bernostalgia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nostalgia<\/a> di sana. Bagi keluaran terbaru, ada perbaikan yang bikin motor bebek sebenarnya masih punya daya saing. Semoga motor bebek tidak ketemu sama senjakala, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Rachmat Satya Nurhidayat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/supra-x-vega-shogun-110-r-tua-bangka-tapi-tetap-legenda-jalanan-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Supra X, Vega, Shogun 110 R: Tua Bangka, tapi Tetap Legenda Jalanan Indonesia<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masihkah ada rasa optimis?<\/p>\n","protected":false},"author":1929,"featured_media":189302,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[16873,6727,7289,9137,7770,16874],"class_list":["post-189295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-harga-motor-bebek","tag-honda-revo","tag-honda-supra","tag-motor-bebek","tag-motor-matik","tag-suzuki-shogun"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1929"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189302"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}