{"id":188082,"date":"2022-08-31T09:30:54","date_gmt":"2022-08-31T02:30:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=188082"},"modified":"2022-08-31T09:30:54","modified_gmt":"2022-08-31T02:30:54","slug":"social-agency-baru-toko-buku-yang-krisis-identitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/social-agency-baru-toko-buku-yang-krisis-identitas\/","title":{"rendered":"Social Agency Baru: Toko Buku yang Krisis Identitas"},"content":{"rendered":"<p><em>Social Agency Baru bikin saya bingung: ini toko buku apa sembako?<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi mereka yang menyukai bacaan, toko buku adalah sebaik-baiknya tempat pulang, dari hari yang masam dan kesedihan yang rasanya perlu ditenangkan. Makanya, nggak jarang kini toko buku kita lihat kehadirannya semakin luas saja. Sebut saja toko-toko yang sudah memiliki nama besar, seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mending-beli-buku-di-togamas-atau-gramedia-ya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gramedia dan Togamas<\/a>, cabangnya meluas sampai sudut-sudut strategis di pusat kota. Selain itu, kini menjamur pula toko-toko buku indie yang tidak kalah saing di kalangan para pencari buku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi masyarakat Jogja, saya kira pasti sudah mengetahui toko buku Social Agency Baru. Ya, toko buku yang sebelas-dua belas dengan Togamas dalam penawaran diskonnya ini cukuplah menarik untuk ditinjau lebih dalam. Apalagi setelah sekitar satu tahun lalu saya mengetahui kalau toko ini sekarang juga berjualan sembako. Dari kenyataan ini, kita sudah bisa menanyakan, niatnya Social Agency Baru mau jadi toko buku atau toko kelontong, sih?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Cin, aku nitip beli buku sama kamu aja, dong.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">kalimat tersebut adalah pembuka dalam cerita saya untuk datang dan menelusuri Social Agency Baru lebih dalam. Ya, akhirnya saya berkesempatan menginjakkan kaki di toko buku yang sudah jadi legenda di antara saya dan beberapa teman, terlebih ketika kami sama-sama mengetahui bahwa toko ini kini juga berjualan sembako.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau diminta menggambarkan first impression saya ketika sampai di toko buku ini, jelas saja: ini beneran jualan sembako, dong?! Dan, ya saya kira cukup lengkap. Ada beras, minyak, beberapa makanan ringan, dan aneka penghias etalase toko kelontong pinggiran pada umumnya. Namun, itu hanya menghiasi depan pintu masuk saja, sisanya tetap lautan buku hingga lantai 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal buku yang dijual, ya memang beberapa ada yang diskonnya melebihi Togamas walaupun tidak banyak. Buku-buku yang tidak saya temui di Togamas nyatanya ada di sini. Jadi, ya bisa saya katakan masih worth it, sih untuk berbelanja buku di sini. Namun, yang saya sayangkan adalah kualitas buku yang ditawarkan oleh Togamas. Beberapa buku sudah berdebu, yang masih disampul pun beberapanya sudah terlanjur menguning dengan harga yang menurut saya masih dipatok terlalu tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain buku, saya juga menyayangkan sisi konstruksi dan penataan Social Agency Baru yang buruk sekali. Dibandingkan Togamas daerah <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kotabaru,_Gondokusuman,_Yogyakarta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kotabaru<\/a> misalnya, meskipun kecil, nyatanya bukunya tertata rapi dan terorganisir dengan baik pembagian letaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkebalikan dengan apa yang saya jumpai di Social Agency Baru. Ada beberapa kasir dan tempat berkumpul staf di tengah yang saya kurang tahu tujuannya untuk apa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang paling epic sih kamar mandi yang terletak dekat rak buku sejarah. Saya mengernyitkan dahi, ini serius? Penataan semacam ini menurut saya akan membuat pelanggan merasa tidak nyaman. Ya, bagaimana bisa nyaman jika sedang melihat-lihat buku, tetapi telinga kita juga bisa mendengar suara keran air yang dinyalakan, halo Social Agency Baru?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bagian terbaiknya adalah ketika saya harus mengambil buku di lantai 3. Lampu di sana nggak dinyalakan. Iya, lantai 3 memang dikhususkan untuk mengambil buku yang dipesan secara daring. Namun, saya justru menemukan lantai yang kosong, tanpa penerangan, dan hanya ada satu ruangan kecil berisi sekitar lima staf yang bertugas mendata buku dan pembayaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak lupa, ketika saya sudah selesai berbelanja, saya justru menemukan di bawah rak buku terdapat sepasang sandal jepit yang sengaja ditulis &#8220;nyolong mati&#8221;. Duh! Ini toko memang paket lengkap bikin pengunjung ketar-ketir!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, kira-kira begitulah pengalaman saya dalam membuktikan kabar mengenai toko buku ini. Saya kira, ada harga ada kualitas adalah benar. Dan, barangkali Social Agency Baru membuktikannya. Saya tidak tahu apa yang sedang dialami oleh toko ini. Namun, tetap saja, user experience itu penting. Saran saya mungkin klise: perbaiki kualitas, tapi saya pikir saran itu tetap relevan dan sebaiknya memang diperhatikan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Cindy Gunawan<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/toko-buku-online-penyelamat-di-tengah-mahalnya-toko-buku-offline\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toko Buku Online, Penyelamat di Tengah Mahalnya Toko Buku Offline<\/a><\/strong><\/p>\n<h6><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h6>\n<h6><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lho kok dodolan sembako?<\/p>\n","protected":false},"author":1294,"featured_media":188089,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13303],"tags":[11871,16765,1422],"class_list":["post-188082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-buku","tag-sembako","tag-social-agency","tag-toko-buku"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1294"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=188082"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188082\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/188089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=188082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=188082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=188082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}