{"id":187443,"date":"2022-08-29T15:11:54","date_gmt":"2022-08-29T08:11:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=187443"},"modified":"2022-08-29T15:11:54","modified_gmt":"2022-08-29T08:11:54","slug":"kenapa-kita-bisa-menyelesaikan-masalah-orang-lain-padahal-masalah-sendiri-saja-nggak-kelar-kelar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kenapa-kita-bisa-menyelesaikan-masalah-orang-lain-padahal-masalah-sendiri-saja-nggak-kelar-kelar\/","title":{"rendered":"Kenapa Kita Bisa Menyelesaikan Masalah Orang Lain, padahal Masalah Sendiri Saja Nggak Kelar-kelar?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap orang pastinya punya masalah kehidupan, dari yang beneran pelik sampai yang, ya sebenarnya biasa-biasa saja. Curhat bisa jadi solusi untuk meluapkan emosi dari masalah yang kita miliki. Terkadang tujuan orang curhat emang cuma mau didengar saja. Tapi nggak jarang kok orang yang merasa sudah buntu dengan masalahnya, curhat untuk bisa dapat nasihat untuk mecahin permasalahanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kondisi itulah dia butuh banget <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pendengar-curhat-yang-baik-adalah-mereka-yang-tiap-curhat-nggak-kalian-dengerin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teman curhat<\/a> yang bijak. Yang mau mendengarkan dengan baik sekaligus memberikan respon yang diharapkan. Teman curhat kita bakal ngasih nasihat, solusi, dan saran atas masalah kita sampai-sampai kita ketemu jalan keluarnya, \u201cOh aku harus lakuin ini nih!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah kadang juga kondisi terjadi sebaliknya, kita bisa menjadi teman curhat yang memberi nasihat atas masalah orang lain. Karena teman kita itu sudah naruh kepercayaannya ke kita untuk cerita, kita dengarkan tuh curhatannya. Terus habis itu kita kasih saran dan ternyata saran itu berguna baginya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, inilah anehnya. Kok bisa kita ngasih nasihat orang lain dan itu menyelesaikan masalah mereka, sedangkan kita sendiri kelabakan nyari solusi buat masalah kita sendiri?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian pernah menanyakan hal yang sama ke diri sendiri, saya akan kasih penjelasan. Siapa tahu, penjelasan ini bisa bikin kalian menyelesaikan masalah kalian sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah itu ibarat kubangan air kotor atau, bahkan lebih besar lagi, kolam air kotor. Orang yang punya masalah tuh seperti \u201cnyemplung\u201d di air kotor itu. Akhirnya jarak pandangnya ya serba kotor. Lihat kanan lihat kiri yang ada cuma air kotor. Coba pikir ke sana kemari yang ditemui lagi-lagi masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi sama emosi yang bakal muncul atas setiap kemungkinan masalah baru dari masalah utama kita. Kalau kondisinya begitu, gimana bisa orang berpikir jernih? Yang ada orang itu cuma berputar aja di kolam penuh masalah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, datanglah teman curhat. Dia nggak akan masuk ke air kotor itu, dia nggak akan terjun langsung ke masalah kita. Dia cukup mendengarkan segala masalah sampai ke seluk-beluknya untuk dapatin keseluruhan kondisinya. Oleh karena dia nggak mau ikut nyebur ke kolam air kotor, posisi dia duduk manis di luar kolam air kotor itu, ngelihat temennya yang lagi bermasalah tenggelam di kolam air kotor itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gara-gara posisinya itu, dia punya jarak pandang yang lebih luas. Dia bisa ngelihat batas-batas kolam air kotor permasalahan itu. Hasilnya dia bisa lihat celah mana yang bisa dia akalin untuk ngajak temennya ini keluar dari masalahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, posisi kita kalau jadi teman curhat yang bijak ya seperti itu. Kita cukup duduk di luar kolam air kotor memperhatikan cerita masalah teman kita dengan lebih jernih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski kadang-kadang kita nggak sepenuhnya niat mendengarkan permasalahan teman kita dan nggak jarang asal lempar solusi, tapi karena posisi kita lebih jernih ketimbang teman kita yang lagi berada di kolam masalah, omongan kita bisa memberikan dampak yang baik ke temen itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beda kalau kita yang punya masalah. Kita yang tercebur di kolam air kotor. Kita yang terkurung di kolam penuh dengan masalah itu. Emosi, kelelahan, dan faktor lainnya dari masalah itu membuat kita nggak bisa berpikir jernih. Boro-boro menyelesaikan masalah, nggak maki-maki orang aja udah bagus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan kenapa kita bisa terlihat bijak untuk menyelesaikan masalah orang lain padahal masalah diri sendiri juga menumpuk dan nggak tahu cara penyelesaiannya. Akar masalahnya amat sederhana, meski, ya, nggak sesederhana itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kalau kalian mau menyelesaikan masalah kalian sendiri, baiknya tenangin diri dulu. Kalau memang kalian tetep nggak bisa jernih dan terbenam <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bias\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bias,<\/a> baiknya segera cari pertolongan. Hubungi kawan, atau profesional. Kalian nggak sendiri, jangan pernah merasa sendiri, dan jangan biarkan orang lain sendiri.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ilham Maulana<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/curhat-teman-jangan-disela-dengan-bilang-dulu-masalahku-juga-kayak-gini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Curhat Teman Jangan Disela dengan Bilang \u2018Dulu Masalahku Juga Kayak Gini\u2019<\/a><\/strong><\/p>\n<h6><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h6>\n<h6><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dah tau kan?<\/p>\n","protected":false},"author":1922,"featured_media":187993,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[383,11954],"class_list":["post-187443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-curhat","tag-menyelesaikan-masalah"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1922"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187443"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187443\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}