{"id":186823,"date":"2022-08-16T11:00:18","date_gmt":"2022-08-16T04:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=186823"},"modified":"2022-08-16T10:36:00","modified_gmt":"2022-08-16T03:36:00","slug":"5-makanan-khas-kabupaten-brebes-yang-menggoyang-lidah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-makanan-khas-kabupaten-brebes-yang-menggoyang-lidah\/","title":{"rendered":"5 Makanan Khas Kabupaten Brebes yang Menggoyang Lidah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang terlintas di benak kalian jika mendengar Kabupaten Brebes? Bawang merah? <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/warna-telur-asin-itu-biru-atau-hijau-sih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Telur asin<\/a>? Yaps, memang, Kabupaten Brebes ini terkenal dengan daerah penghasil bawang merah dan produksi telur asin yang melimpah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Brebes tak hanya punya telur asin sebagai ujung tombak kulinernya. Kabupaten ini punya jenis-jenis kuliner lain yang bakal menggoyang lidah kalian. Ketimbang banyak fafifu, langsung saja, ini kuliner Brebes yang endeus fantastica!<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Sate Blengong<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pada umumnya sate berbahan dasar ayam atau kambing, berbeda dengan sate blengong. Sate blengong berbahan dasar daging blengong. Blengong merupakan hewan persilangan antara bebek dan mentok. Cara memasaknya pun berbeda dengan sate pada umumnya. Selain dibakar, sate blengong juga bisa dinikmati dengan cara direbus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mula-mula, sate blengong akan direbus dengan santan dan berbagai bumbu rempah. Tusuknya pun lebih panjang dan besar. Sehingga, daging dalam satu tusuk satenya lebih banyak daripada jenis sate lainnya. Teksturnya pun lembut sehingga mampu menggugah selera. Kuliner andalan Brebes ini biasanya dibanderol dengan harga yang ramah kantong, yaitu sekitar Rp14.000-25.000 per porsinya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Ketan pencok<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan satu ini berasal dari olahan nasi ketan yang diberi pencok (taburan serundeng) di atasnya. Rasa ketan yang pulen ditambah taburan serundeng yang menawarkan rasa gurih, manis dan legit patut kalian coba, deh. Makanan satu ini bisa dijumpai jika kalian mampir ke Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awal munculnya makanan satu ini berawal dari kisah Ibu Bariyah, seorang ibu yang berjualan pecel di jalan Protokol Bumiayu. Karena merasa pecel yang blio jajakan kurang laku, blio melakukan inovasi dengan membuat nasi ketan yang ditaburi dengan serundeng di atasnya sebagai topping. Ternyata, makanan satu ini lalu keras. Ketan Pencok masih eksis hingga saat ini. Ya, walaupun sekarang ada ketan pencok dengan berbagai varian rasa yang berbeda, tapi ketan pencok dengan taburan serundeng masih jadi primadona. Satu besek ketan pencok dibanderol sekitar Rp55.000-65.000 per besek.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Rujak belut<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian nggak salah denger kok, ini beneran rujak yang ada belutnya. Mungkin, sebagian orang akan menganggap bahwa belut adalah hewan yang menjijikkan. Tapi, jangan salah, loh. Di Kabupaten Brebes, rujak belut merupakan salah satu makanan yang melegenda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum dimasak, tentunya belut akan dicuci dengan sebersih mungkin. Untuk bumbunya sendiri tidak jauh berbeda dengan rujak pada umumnya. Bumbunya yaitu, kacang tanah, cabe rawit, terasi, garam dan kecap. Setelah itu, berbagai bahan tadi diulek dan dicampur dengan belut yang sudah digoreng sebelumnya. Satu porsi rujak belut dibanderol dengan harga sekitar 25.000 rupiah per porsinya sudah termasuk nasi dan lalapan. Gimana, tertarik mencobanya?<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Kupat glabed<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/kolom\/wawancara-singkat-bersama-ketupat-sang-penjaga-tradisi-hari-lebaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ketupat<\/a> satu ini layaknya ketupat pada umumnya. Yang membedakan <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/kumparanfood\/kupat-glabed-sajian-mirip-opor-khas-tegal\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kupat glabed<\/a> dengan kupat lainnya adalah ketupat satu ini disajikan dengan kuah opor atau kuah lodeh yang kental dan gurih. Setelah ketupat disiram dengan kuah opor ataupun lodeh, ketupat glabed akan diberi topping bawang goreng dan kerupuk warna-warni yang semakin menggugah selera. Kupat glabed bisa (dan biasa) disajikan dengan sate blengong.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Adep-adep<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama makanan satu ini mungkin masih asing di telinga para pembaca. Adep-adep merupakan makanan yang terdiri dari nasi, ayam bacem, tahu goreng, tempe goreng, jengkol, ikan asin sambal, dan sayuran yang disajikan dalam satu piring atau nampan. Sayur yang disajikan pun sederhana, yaitu mentimun, kacang panjang dan daun singkong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konon, di zaman dahulu, makanan satu ini hanya dihidangkan jika ada hajatan saja. Namun, saat ini adep-adep sudah tersedia di berbagai restoran dan warung makan di Kabupaten Brebes. Bahkan, kalian bisa menemukan makanan satu ini di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Brebes.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika singgah dan mampir di Brebes, jangan ragu untuk mencoba salah satu dari kelima makanan khas asal Brebes tersebut, guys. Apalagi bagi kalian yang hobinya memakan apa saja. Selamat mencoba! Yang penting, inget, jangan makan temen!<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: <a href=\"http:\/\/Photo by &lt;a href=&quot;https:\/\/unsplash.com\/@karchambeaudeds?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Kayla Paramajna&lt;\/a&gt; on &lt;a href=&quot;https:\/\/unsplash.com\/s\/photos\/brebes?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Unsplash&lt;\/a&gt;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kayla Parajmana via Unsplash<\/a><\/em><\/p>\n<p>Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-brebes-pasti-bisa-bahasa-ngapak-tentu-tidak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Orang Brebes Pasti Bisa Bahasa Ngapak? Tentu Tidak!<\/a><\/strong><\/p>\n<h6><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h6>\n<h6><span id=\"Anda_penulis_Terminal_Mojok_Silakan_bergabung_dengan_Forum_Mojokdi_sini\"><strong><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\">di sini<\/a>.<\/em><\/strong><\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Brebes FTW!<\/p>\n","protected":false},"author":1840,"featured_media":186835,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[2856,16632,16633,16631,5985],"class_list":["post-186823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-brebes","tag-ketan-pencok","tag-rujak-belut","tag-sate-blengong","tag-telur-asin"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1840"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186823\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}