{"id":186750,"date":"2022-08-15T12:18:49","date_gmt":"2022-08-15T05:18:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=186750"},"modified":"2022-08-15T12:18:49","modified_gmt":"2022-08-15T05:18:49","slug":"7-lagu-luar-negeri-yang-punya-vibes-mirip-lagu-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-lagu-luar-negeri-yang-punya-vibes-mirip-lagu-indonesia\/","title":{"rendered":"7 Lagu Luar Negeri yang Punya Vibes Mirip Lagu Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Tak ada yang baru di bawah matahari. Ungkapan ini seolah jadi salah satu prinsip yang cukup penting dalam dunia pengkaryaan, entah musik, sastra, atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/film\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">film<\/a>. Maka tak heran jika ada sebuah karya yang mirip dengan karya-karya sebelumnya, dan kerap terjebak dalam pertanyaan: apakah ini plagiat atau tidak. Batas antara inspirasi dan plagiasi juga kadang menjadi bias, sehingga ungkapan di atas kerap menjadi tameng. Tak ada masalah dengan kemiripan antar-karya. Asalkan nggak mirip plek ketiplek, harusnya sih aman-aman saja dari tuduhan plagiasi.<\/p>\n<p>Lagu jadi salah satu entitas yang kerap berada dalam pusaran ini. Tak jarang kita menjumpai lagu-lagu yang\u2014setelah didengarkan dengan sangat saksama\u2014mirip dengan lagu lain. Lagu &#8220;Cinta Ini Membunuhku&#8221; dari d&#8217;Masiv misalnya yang kerap dianggap mirip salah satu lagu luar negeri milik My Chemical Romance yang berjudul &#8220;I Don&#8217;t Love You&#8221;. Yah, meskipun nggak sampai melebihi batas plagiasi, adanya kemiripan ini kadang sedikit mencoreng lagu dan musisi yang berkaitan.<\/p>\n<p>Adalah perbedaan perkembangan industri musik tanah air dengan luar negeri yang membuat lagu Indonesia kerap memiliki kemiripan dengan lagu luar negeri. Nggak ada masalah juga sebenarnya, lha wong kebanyakan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/melodi-canon-strategi-formulasi-lagu-anti-gagal-yang-banyak-diikuti-musisi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">musisi<\/a> Indonesia juga terinspirasi dari musisi luar negeri, kok. Apalagi yang punya genre sama, ya pasti akan ada kemiripan.<\/p>\n<p>Tapi, pernah nggak menemui lagu luar negeri yang mirip lagu Indonesia? Kalau secara musik dan lirik, mungkin nyaris nggak ada, tapi kalau secara vibes atau suasana? Nah, setidaknya saya mencatat ada 7 lagu luar negeri yang punya vibes mirip lagu Indonesia. Apa saja, ya?<\/p>\n<h4><strong>#1 Sunday Best \u2013 Surfaces<\/strong><\/h4>\n<p>Beberapa tahun lalu, lagu ini sempat jadi primadona diputar di mana-mana dan dijadikan lagu latar untuk berbagai macam video. Bahkan saya yang nggak tahu siapa Surfaces saja bisa hafal lagu ini saking seringnya saya dengerin. Tapi kalau didengarkan lebih saksama, lagu ini kok ya mirip lagu-lagu remix (biasanya lagu dangdut) yang berseliweran di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/tiktok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">TikTok<\/a>. Nggak ada spesifik mirip lagu apa, sih, tapi vibes-nya itu lho, sama-sama bikin pengin joget. Iya, kan?<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Surfaces - Sunday Best (Official Music Video)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/_83KqwEEGw4?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#2 Taking Off \u2013 One Ok Rock<\/strong><\/h4>\n<p>Saya sih nggak ngikutin <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/One_Ok_Rock\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">One Ok Rock<\/a>, tapi saya suka satu lagu mereka yang berjudul &#8220;Taking Off&#8221;. Saya lupa pertama kali mendengarnya di mana, tapi lagu ini langsung nyantol di kepala saya. Apalagi bagian reff-nya yang jadi bagian favorit saya.<\/p>\n<p>Lagu yang dibawakan oleh band rock Jepang yang dibentuk tahun 2005 ini punya vibes mirip Saint Loco. Apalagi kalau setelah dengerin &#8220;Taking Off&#8221;, kita langsung dengerin &#8220;Terapi Energi&#8221;-nya Saint Loco. Bedanya nggak ada part rap di lagu &#8220;Taking Off&#8221;.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"ONE OK ROCK - Taking Off [Official Video from &quot;Field of Wonder at Stadium&quot;]\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/uvBFNoHfzlQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#3 Congratulation \u2013 Day6<\/strong><\/h4>\n<p>Secara musik, &#8220;Congratulation&#8221; milik Day6 dan &#8220;Mimpi yang Sempurna&#8221; dari Peterpan\u2014sekarang Noah\u2014memang berbeda. Ketukannya beda (&#8220;Mimpi yang Sempurna&#8221; lebih cepat daripada &#8220;Congratulation&#8221;), era musiknya berbeda, produksinya juga berbeda. Tapi, dua lagu ini vibes-nya serupa. Sama-sama merupakan lagu yang enak buat dinyanyikan bareng sambil mabuk dan nangis. Plus isian gitar dari kedua lagu ini sama enaknya.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"DAY6 &quot;Congratulations&quot; M\/V\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/x3sFsHrUyLQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#4 The Spirit Carries On \u2013 Dream Theater<\/strong><\/h4>\n<p>Lagu luar negeri selanjutnya yang mirip dengan lagu Indonesia adalah lagu dari grup band yang baru saja konser di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-macam-sensasi-tempat-duduk-di-stadion-manahan-solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stadion Manahan Solo<\/a> kemarin, yakni lagu &#8220;The Spirit Carries On&#8221; milik Dream Theater. Lagu ini vibes-nya mirip dengan &#8220;Syair Kehidupan&#8221;-nya God Bless.<\/p>\n<p>Wah, sudah sama-sama band legendaris, diisi personel andal, plus punya deretan lagu yang keren parah. Baik &#8220;The Spirit Carries On&#8221; dan &#8220;Syair Kehidupan&#8221; sama-sama pas buat berkontemplasi. Kalau kita sedang suntuk, pengin merenung, nah, dua lagu ini cocok banget disandingkan. Seandainya dua band ini berkolaborasi dalam satu panggung, pasti pecah banget, sih.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Dream Theater -  The Spirit Carries On (from Distant Memories - Live in London)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/JfTganSU_qE?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#5 Traitor \u2013 Olivia Rodrigo<\/strong><\/h4>\n<p>Olivia Rodrigo mungkin sukses membuat kita sebagai pendengar baper dengan cerita cintanya yang tragis melalui lagu &#8220;Traitor&#8221;. Namun, orang Indonesia juga punya Kerispatih untuk urusan baper-baperan kayak gini.<\/p>\n<p>Seandainya lagu &#8220;Traitor&#8221; dan &#8220;Bila Rasaku Ini Rasamu&#8221; dinyanyikan secara berurutan, mungkin kita bakal karaokean bareng sambil misuh-misuh karena dikhianati pasangan. &#8220;You betrayed me. And I know that you&#8217;ll never feel sorry&#8221; disambung sama &#8220;Sanggupkah engkau menahan sakitnya terkhianati cinta yang kau jaga?&#8221; Ah elah, jadi pengin nangis, kan.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Olivia Rodrigo - traitor (Official Video)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/CRrf3h9vhp8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#6 For What Is Worth \u2013 Liam Gallagher<\/strong><\/h4>\n<p>Sejak cabut dari Oasis, Liam Gallagher jalan sendiri. Album <em>As You Were <\/em>yang dirilis tahun 2017 lalu jadi pembuktiannya dan lagu &#8220;For What Is Worth&#8221; adalah salah satu lagu andalannya.<\/p>\n<p>Lagu luar negeri satu ini punya vibes yang mirip dengan lagu &#8220;Maafkan&#8221; Slank. Temanya sama, sudah gitu keduanya juga dibalut dengan musik rock dan vokal yang khas pula. Mendengar dua lagu ini rasanya kok bikin kita pengin<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/minta-maaf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> minta maaf<\/a> pada seseorang atas kesalahan yang sudah kita perbuat selama ini. Mana dua-duanya enak didengerin pula.<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Liam Gallagher - For What It&#039;s Worth (Live At Air Studios)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/SDrPghDvYA4?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h4><strong>#7 You\u2019re Gonna Live Forever In Me \u2013 John Mayer<\/strong><\/h4>\n<p>Lagu luar negeri selanjutnya yang punya vibes mirip lagu Indonesia adalah &#8220;You&#8217;re Gonna Live Forever In Me&#8221; milik John Mayer. Lagu ini mirip dengan lagu &#8220;Sedih Tak Berujung&#8221;-nya Glenn Fredly. Kedua musisi ini memang jagoan sih bikin lagu sedih.<\/p>\n<p>&#8220;You&#8217;re Gonna Live Forever In Me&#8221; sukses bikin kita yang pernah ditinggal pasangan jadi baper. Beberapa tahun sebelumnya, Glenn Fredly juga sukses bikin kita baper dengan lagu &#8220;Sedih Tak Berujung&#8221;. Pas, deh, seandainya kita mengumpulkan pasukan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/patah-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">patah hati<\/a> dalam sebuah ruangan karaoke dan menyanyikan dua lagu ini berurutan, dijamin yang ada hanya banjir air mata!<\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"John Mayer - You&#039;re Gonna Live Forever in Me (Audio)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/08Ndzf5-HxI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p>Kalian boleh setuju atau nggak setuju dengan 7 lagu luar negeri dengan vibes mirip lagu Indonesia yang saya ungkapkan di atas. Kalau kalian punya rekomendasi lagu lainnya, coba sini kasih tahu saya. Tenang, kemiripan vibes sebuah lagu dengan lagu lainnya nggak kita anggap sebagai plagiasi, kok.<\/p>\n<p>Penulis: Iqbal AR<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/8-lagu-indonesia-yang-tak-lekang-oleh-waktu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">8 Lagu Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mirip-mirip gitu.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":186764,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[2682,15008,12870],"class_list":["post-186750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-lagu","tag-lagu-barat","tag-lagu-indonesia"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186750"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186750\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}