{"id":185876,"date":"2022-08-03T13:00:29","date_gmt":"2022-08-03T06:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=185876"},"modified":"2022-08-03T12:49:55","modified_gmt":"2022-08-03T05:49:55","slug":"ux-writer-profesi-paling-pengertian-calon-jodoh-idaman-mertua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ux-writer-profesi-paling-pengertian-calon-jodoh-idaman-mertua\/","title":{"rendered":"UX Writer: Profesi Paling Pengertian, Calon Jodoh Idaman Mertua"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditanya tentang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tuhan-bukankah-akan-lebih-simpel-kalau-kami-hanya-jatuh-cinta-pada-jodoh-kami-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jodoh,<\/a> pasti yang dicari adalah yang pengertian. Meskipun syarat dan ketentuan berlaku (punya rumah, gaji cukup, anak tunggal, dll), tapi urusan pengertian menjadi yang utama. Nah kalau mau pasangan yang pengertian, cari yang bekerja sebagai UX Writer. Nggak bohong, karena pekerjaan UX Writer memang butuh orang yang pengertian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan ngadi-ngadi. Seorang UX Writer wajib untuk memahami seseorang. Sekaligus membuat orang lebih nyaman dengan sebuah produk seperti aplikasi. Kurang apa coba, sudah pengertian, masih bikin nyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, pahami dulu apa itu UX Writer. Pekerjaan ini muncul seiring makin akrabnya dunia nyata dan digital. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/20-istilah-dalam-nft-dan-metaverse-yang-harus-kalian-tahu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Metaverse<\/a> jarene bakul <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apa-itu-nft-cara-membuat-dan-menjual\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">NFT.<\/a> Istilah \u201cUX\u201d sendiri berasal dari User Experience. Pekerjaan seorang UX selalu untuk mendapatkan kemudahan dari kebutuhan user. Dengan langkah demi langkah yang logis, serta memahami kebutuhan user.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau sering dengar UI\/UX, memang kedua hal ini beririsan. UI yang berarti User Interface berkecimpung pada hal yang berkaitan dengan kreativitas dari interface yang akan digunakan user. Gampangnya, UI itu memikirkan tampilan aplikasi yang membuat user nyaman, UX itu memikirkan agar user paham cara menggunakan aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan yang berhubungan dengan UX ini cukup luas. Dari designer, researcher, sampai writer. Nah kalau writer, berarti jelas urusannya di bidang tulisan. UX Writer bertugas untuk memastikan setiap kata dan kalimat dalam sebuah produk ini bisa dipahami user alias pemakai. Kalau menurut <\/span><a href=\"https:\/\/glints.com\/id\/lowongan\/ux-writer\/#.YuoGM3ZBzb0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">glints.com<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, UX Writer adalah para ahli yang bertugas membuat copy untuk berbagai produk digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali UX Writer dikira sama dengan Copywriter. Karena saya pernah bekerja di dua posisi ini, saya temukan perbedaannya. Yang berbeda adalah copy atau tulisan yang dibuat. Copywriter berfokus untuk membuat copy yang menarik minat calon user. Makanya Copywriter lebih dibutuhkan dalam divisi marketing. Tugas copywriter adalah \u201cjualan\u201d produk lewat tulisan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau UX Writer, tulisan mereka membuat betah user. Betah ini karena bahasa produk digital yang mudah dipahami, tidak rancu, dan tentunya menarik. Maka dari itu, saya bilang UX Writer itu paling pengertian. Ya karena mereka ditugaskan untuk mengerti masalah user ketika menggunakan produk. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau yang tugasnya tidak mengerti masalah, itu namanya..<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Bukan, bukan pemerintah.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di mana anda bisa melihat karya mereka? Silahkan buka aplikasi Anda. Mau marketplace, m-banking, sampai aplikasi cari FWB. Setiap kata dalam tombol, panel, dan pop-up itu karya mereka. Tulisan \u201ctambahkan ke keranjang\u201d sampai \u201cselamat, Anda mendapat bonus\u201d di aplikasi adalah karya mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau meragukan UX Writer sebagai orang yang pengertian, Anda harus paham tantangan mereka. Pertama, mereka harus paham siapa user dari produk mereka. Ini sih mudah kalau produk tersebut juga dipakai mereka. Tapi bayangkan gen-Z harus mengurus aplikasi untuk lansia. Atau seorang pelaku klitih yang lusuh harus mengurus aplikasi yang jualan produk kecantikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adaptasi dan riset adalah kunci utama seorang UX Writer. Mereka harus adaptif dengan perilaku user yang beragam. Mereka juga harus melakukan riset tentang model komunikasi user. Tanpa keduanya, produk mereka akan menambah masalah user. Dan jelas user akan meninggalkan aplikasi yang tidak relevan bagi mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah mengapa UX Writer adalah orang yang pengertian. Mereka tidak memaksakan ego untuk memakai bahasa ndakik-ndakik. Mereka rela menggunakan bahasa paling alay sekalipun agar user nyaman. Itu masih dipadukan dengan memahami berbagai logika agar fungsi aplikasi bisa digunakan user secara maksimal. Tidak cuma manis di awal, tapi tetap pengertian sampai hal paling dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urusan gaji, jelas relatif. Yang jelas, UX Writer adalah tenaga kerja profesional. Maka bisa dibayangkan gaji mereka bukanlah gaji pegawai biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, ngapain galau sampai bikin status \u201cnggak ada yang ngertiin aku\u201d? Kami para UX Writer bisa (dan wajib) mengerti kebutuhan banyak orang. Kami juga tidak ingin user tersesat di tengah jalan. Kalau cari yang pakai seragam, kami kalah dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/pola-percintaan-perwira-muda-di-lingkungan-tni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tentara<\/a> atau ormas. Tapi kalau cari yang pengertian, UX Writer adalah jodoh idaman mertuamu, sayang.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Prabu Yudianto<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perkenalkan-profesi-copywriter-penyihir-kata-kata-yang-membuatmu-ketagihan-belanja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perkenalkan Profesi Copywriter: Penyihir Kata-kata yang Membuatmu Ketagihan Belanja<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jodoh idamanmu tenan nek iki.<\/p>\n","protected":false},"author":793,"featured_media":185881,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12911],"tags":[16508,16507,3105,16506],"class_list":["post-185876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-loker","tag-jodoh-idaman","tag-pengertian","tag-profesi","tag-ux-writer"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/793"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185876"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185876\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}