{"id":185570,"date":"2022-07-30T13:31:12","date_gmt":"2022-07-30T06:31:12","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=185570"},"modified":"2022-07-30T13:31:12","modified_gmt":"2022-07-30T06:31:12","slug":"steam-dan-paypal-diblokir-cara-kominfo-membunuh-ekonomi-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/steam-dan-paypal-diblokir-cara-kominfo-membunuh-ekonomi-digital\/","title":{"rendered":"Steam dan Paypal Diblokir: Cara Kominfo Membunuh Ekonomi Digital"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBlokir Kominfo!\u201d menguasai timeline <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-menghadapi-fanwar-di-twitter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Twitter<\/a> sejak pagi. Dini hari tadi, Kominfo resmi memblokir Steam. Bersama Steam, ada juga PayPal, Epic Games, Counter Strike, Dota, dan Origin. Kominfo memblokir rombongan yang mewarnai dunia digital dunia itu karena gagal mendaftar PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, pembaca yang budiman pasti sudah tahu kabar ini. Mungkin, banyak dari kalian sudah ikut memaki Kominfo lewat Twitter. Namun, tahukah kalian, ada satu hal lagi yang sebetulnya lebih berbahaya dari PSE ini di samping aksi blokir layanan Steam dan PayPal.<\/span><\/p>\n<h4><b>Permenkominfo bakal jadi sumber masalah<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pakar keamanan siber dan dunia digital mempunyai analisi menarik. Kata mereka, Permenkominfo Nomor 10 tahun 2021 tentang PSE Lingkup Privat mengandung pasal-pasal bermasalah. Misalnya, Pasal 9 ayat 3 dan 4 yang di dalamnya berisi kewajiban bahwa tidak ada hal-hal yang \u201cmeresahkan masyarakat\u201d dan \u201cmengganggu ketertiban umum\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal karet seperti ini mengandung potensi jadi sumber masalah di masa depan. Misalnya kamu menyampaikan kritikan lewat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-alasan-pns-nggak-perlu-cari-jodoh-di-media-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">media sosial<\/a>, bisa saja itu dianggap \u201cmeresahkan\u201d dan \u201cmengganggu\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, Pasal 14 ayat 3, di mana bagian \u201cmeresahkan masyarakat\u201d dan \u201cmengganggu ketertiban umum\u201d kembali dipakai untuk acuan menurunkan atau melakukan takedown konten di media sosial yang dianggap meresahkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi dan lagi, standar meresahkan itu apa? Pada titik apa sebuah unggahan di media sosial bisa kemudian diklasifikasikan mengganggu ketertiban umum? Nanti tiba-tiba Kominfo melakukan blokir Steam dan PayPal? Padahal kedua platform ini justru sumber kehidupan warga digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, Pasal 36 yang menuliskan bahwa penegak atau aparat hukum akan diperbolehkan meminta konten komunikasi dan data pribadi pengguna ke PSE. Ini sangat berbahaya. Siapa yang bisa menjamin data-data ini tidak akan disalahgunakan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana bisa semua hal yang bertujuan melindungi privasi itu diterobos begitu saja \u201chanya\u201d dengan peraturan milik Kominfo?<\/span><\/p>\n<h4><b>Kapan Kominfo serius melawan pinjol, judi slot, dan pencurian data?<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, Kominfo menunjukkan bahwa mereka memang bebal. Itu hal pertama. Kedua, dana untuk mewujudkan PSE itu mencapai Rp1 triliun. Iya, nolnya banyak. Namun, yang dihasilkan adalah aksi blokir yang sangat tidak sasaran. Kamu nggak pernah penasaran gitu Kominfo \u201cmembuang\u201d Rp1 triliun untuk apa saja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketimbang memblokir Steam dan PayPal, akan lebih baik kalau Kominfo bekerja sekeras mungkin untuk memerani pinjol, judi slot, dan pencurian data pribadi. Itu lho, salah satu hasilnya adalah SMS penipuan dan spam yang menghujani pengguna <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-pengalaman-menyakitkan-jadi-bucin-indihome-provider-yang-cs-nya-paling-ramah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">provider<\/a> di Indonesia hampir setiap hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Kominfo tidak berdaya menghadapi pinjol, judi slot, dan pencurian data pribadi? Menurut saya, mereka bukan tidak berdaya, tapi memang tidak tahu caranya. Kalau memang nggak tahu caranya, ya mending mundur dan mengubur diri di lumpur-lumpur kehinaan saja sana!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sama-sama tahu kalau sudah jelas lebih mudah memblokir Steam dan PayPal ketimbang membangun sistem untuk melindungi lingkungan digital rakyat Indonesia. Isi otaknya nggak mampu, hatinya penuh dengan onak dan duri. Kalau kata Mandra di <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Si_Doel_Anak_Sekolahan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">film Si Doel<\/a>: \u201cNyusahiiiiiiiin!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana ya, PayPal adalah sebuah platform pembayaran digital di mana banyak streamer, pekerja digital, toko online internasional mengandalkannya sebagai media pembayaran? Kira-kira Kominfo paham yang kayak gini nggak? Kok saya rasa yang mereka pahami adalah nyari kode cheat game Zuma dan Solitaire saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahu nggak kamu, hal-hal menyebalkan lainnya yang muncul dari kisruh ini? Ya, pertama, muncul buzzer yang menjilat pantat burik Kominfo sampai licin. Mereka malah menyalahkan Steam dan PayPal yang nggak mau mendaftar PSE.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, boomer yang main medsos, khususnya Twitter. Sudah boomer, nggak punya empati lagi. Ada tuh yang menyamakan Steam dan PayPal dengan tukang bubur yang gagal masuk perumahan karena nggak mau meninggalkan KTP di pos satpam. Analogi busuk seperti ini mending disimpan di dalam hatinya sendiri yang sama-sama kopong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, tidak lama lagi, akan muncul sosok \u201cpahlawan\u201d yang \u201cmendesak\u201d Kominfo untuk membuka blokir Steam, PayPal, dan kawan-kawannya. Pahlawan brengsek seperti ini akan mengambil panggung dan membuat banyak netizen lupa masalah utamanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat, aksi-aksi goblok seperti ini biasanya muncul di tengah kasus sensitif yang menimpa pemerintah, orang-orang dengan kuasa besar, mereka yang berwajib, dan lain sebagainya. Tujuannya supaya kita melupakan masalah besar itu dan menghabiskan waktu untuk menulis: KOMINFO KONTOL!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Moddie Alvianto W.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/hidup-sungguh-amat-sederhana-tapi-dibuat-ribet-kominfo-dan-pse\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hidup Sungguh Amat Sederhana, tapi Dibuat Ribet Kominfo dan PSE<\/a>.<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kominfo butut!<\/p>\n","protected":false},"author":1885,"featured_media":185572,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[16449,1999,3326,16448,8581],"class_list":["post-185570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-jonny-g-plate","tag-kemkominfo","tag-kominfo","tag-paypal","tag-steam"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1885"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185570"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185570\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}