{"id":183556,"date":"2022-07-12T07:00:44","date_gmt":"2022-07-12T00:00:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=183556"},"modified":"2022-07-11T14:59:50","modified_gmt":"2022-07-11T07:59:50","slug":"4-alasan-kota-pelajar-lebih-romantis-ketimbang-kota-kelahiran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-kota-pelajar-lebih-romantis-ketimbang-kota-kelahiran\/","title":{"rendered":"4 Alasan Kota Pelajar Lebih Romantis ketimbang Kota Kelahiran"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disadari atau nggak, beberapa daerah yang dianggap romantis adalah tempat-tempat di mana banyak orang menuntut pendidikan tinggi. Salah satu contohnya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-yang-tidak-bisa-dilakukan-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">adalah<\/a> Jogja, sampai-sampai disebut Kota Pelajar. Begitu pula dengan Bandung, anggapan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bandung-memang-indah-syarat-dan-ketentuan-berlaku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bandung<\/a> itu romantis, kerap hadir dari para mahasiswanya yang berasal dari berbagai kota terutama daerah Jabodetabek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak bisa menyangkal bahwa anggapan Jogja dan Bandung itu romantis hadir dari mahasiswa dari luar kota tersebut. Entah mengapa, saya pun merasakan demikian, bahwa kota tempat saya berkuliah itu begitu romantis bagi saya. Bahkan terkadang jauh lebih romantis ketimbang tempat asal saya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bukti sederhana, banyak orang yang telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi malah memilih untuk menetap di tempat mereka kuliah dari pada kembali ke kampung halaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biar mudah, kita sebut kota tempat kuliah dengan sebutan kota pelajar ya. Nggak kita batasi ke Jogja, sebagai Kota Pelajar sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah saya flashback masa kuliah, saya menyusun beberapa alasan yang menyebabkan kota tempat berkuliah menjadi lebih romantis ketimbang daerah asal sendiri.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Tempat menjadi dewasa<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya pribadi, proses pendewasaan yang sesungguhnya baru tejadi ketika saya dilepas oleh kedua orang tua saya untuk kuliah di kota orang. Maklum, sebelum kuliah, saya nggak pernah mengenyam bangku pendidikan di luar kecamatan. Saya merasa seperti ikan arwana yang dipelihara oleh Bapak saya, berputar-putar di situ-situ saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kuliah, saya baru diberikan kebebasan dalam mengatur kehidupan sendiri tapi tetap dapat uang bulanan dari orang tua. Berapa pun jumlah yang diberikan oleh orang tua saya, harus cukup dikelola untuk memenuhi kebutuhan sebagai seorang mahasiswa. Dari proses ini, saya mendapatkan beberapa pengalaman berharga yang dapat membuat saya semakin dewasa dan bertanggungjawab atas setiap keputusan yang saya pilih dalam hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kok patokan pendewasaan dari uang saku? Lho, jangan salah. Uang bisa bikin manusia pinter. Coba deh situ hidup dengan uang yang dikit, pasti jadi kreatif.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Ketemu jodoh<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin, nggak sedikit kawan klean yang pacaran semasa kuliah dan berakhir di pelaminan. Kota pelajar, selain memberikan kalian akses pendidikan, juga memberikan kalian kesempatan mencari jodoh. Apalagi Jogja, kisah cinta di kota ini bersemi bak jamur di musim hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuman ya itu, ada yang berhasil, ada yang gagal. Yang gagal yo nangeees.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/PdwTE3LfAPU\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe>;<\/p>\n<h4><b>#3 Menemukan sahabat sejati<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada orang yang menemukan sahabat atau teman yang bisa menjadi acuan hidup ketika bersekolah. Seperti kisah Ikal yang bertemu Lintang saat SD atau saat ikal berjuang bersama Arai sejak SMA dalam buku-buku karya Andrea Hirata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan cerita Ikal, saya menemukan sahabat dan teman yang bisa menjadi acuan hidup pada saat kuliah. Agak mirip-mirip dengan kisahnya Mas Puthut di buku <\/span><a href=\"https:\/\/bukumojok.com\/product\/para-bajingan-yang-menyenangkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Para Bajingan yang Menyenangkan<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Cuma bedanya kalau saya versi aktivis ormawa, bukan penjudi apalagi peminum.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Fasilitas yang lebih memadai<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kota pelajar biasanya lebih romantis karena lebih nyaman ketimbang tempat asalnya. Saya ambil contoh kasusnya pada diri saya sendiri, saya waktu itu adalah seorang anak yang berasal dari Cikarang dan berkuliah di Semarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun Cikarang merupakan bagian dari Jabodetabek, sayangnya nggak punya fasilitas selengkap dan senyaman Semarang. Mulai dari transportasi publik, fasilitas pendidikan, sampai tempat wisata, jelas Cikarang kalah jauh dengan Semarang. Makanya saya lebih mudah meromantisasi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-fakta-keliru-terkait-semarang-yang-telanjur-dipercaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Semarang<\/a> ketimbang Cikarang karena seperti kata pepatah percintaan bahwa yang datang duluan bakal kalah sama yang memberikan kenyamanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu kira-kira alasan yang membuat kota pelajar atau tempat seseorang kuliah menjadi begitu sangat romantis. Serta menjadi magnet untuk datang ke sana terus-menerus, meski kota pelajar tersebut hanya memberi rasa sakit akan kenangan masa lalu.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Arief Widodo<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jogja-kota-pelajar-yang-tak-belajar-dari-kesalahan-jakarta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jogja, Kota Pelajar yang Tak Belajar dari Kesalahan Jakarta<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iya ya, bener juga.<\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":177714,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[141,115,16237,3647,4652],"class_list":["post-183556","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-bandung","tag-jogja","tag-kota-pelajar","tag-romantis","tag-semarang"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183556","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183556"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183556\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}