{"id":183256,"date":"2022-07-09T14:00:22","date_gmt":"2022-07-09T07:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=183256"},"modified":"2022-07-09T12:48:23","modified_gmt":"2022-07-09T05:48:23","slug":"oat-instan-pengganti-nasi-yang-murah-dan-enak-bagi-kalian-yang-perutnya-rewel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/oat-instan-pengganti-nasi-yang-murah-dan-enak-bagi-kalian-yang-perutnya-rewel\/","title":{"rendered":"Oat Instan, Pengganti Nasi yang Murah dan Enak bagi Kalian yang Perutnya Rewel"},"content":{"rendered":"<p><em>Oat instan ini bisa banget jadi pengganti nasi bagi kalian yang perutnya rewel<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu SMA, saya mulai ngekos. Dengan tinggal di kos, saya jadi meraih kemerdekaan dalam memilih jenis makanan (dan minuman) (hehehe). Ya nggak merdeka-merdeka banget sih, kan masih subsidi orang tua, hehehe. Namun gara-gara kondisi ini, saya jadi menjadi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-rekomendasi-tempat-makan-murah-sekitar-ugm-dan-uny\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">alternatif makanan<\/a> lain yang lebih murah. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menu-sarapan-sehat-dan-murah-meriah-bagi-keluarga-pemalas-dengan-umr-humble\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Salah satunya<\/a>, oat instan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lho, kok oat instan? Bentar, saya cerita dulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya saya juga nggak percaya ketika dapat informasi kalau oat ini salah satu pengganti nasi, apalagi klaimnya lebih murah ketimbang nasi. Sebab, impresi saya terhadap jenis panganan ini mulanya adalah makanan mahal, hambar, enek, nggak enak. Ya sesuai dengan yang saya dengar-dengar dari orang lain gitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, anggapan itu runtuh ketika saya mulai cek saran penyajiannya. Satu porsi oat instan hanya memerlukan empat sendok makan oat buat diseduh, atau setara \u00b135 gram. Pada tahun itu, oat instan bungkusan seberat 800 gram harganya sekitar Rp40 ribu. Jika dihitung-hitung, satu bungkus bisa untuk 22 kali makan. Sekali makannya nggak sampai Rp2 ribu, Gan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu ternyata sistem pencernaan saya nggak terlalu akur dengan nasi. Jadi ketika nyobain oat dan saya merasakan pertama kalinya berak lancar, saya kemudian memutuskan untuk istikamah makan oat terus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya saya hanya makan oat kalau sedang di kos atau rumah. Kalau lagi diajak makan di luar dan adanya menu nasi gitu ya udah, tetep pesen normal atau pesen tanpa nasi. Nah, gara-gara kebiasaan nggak pakai nasi itu, saya kerap ditanya apakah saya punya makanan alternatif selain nasi. Ya saya jawab aja kalau saya pakai oat instan. Beberapa teman saya kaget, serta melontarkan pertanyaan seperti ini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bukannya lebih murah kalau makan nasi, ya?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Nggak enek, makan oat?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Aku pernah nyobain. Nggak kuat, hambar banget!&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulanya saya bingung. Kok, bisa? Atau mungkin hanya perbedaan selera saja? Namun, lama-lama saya nemu. Ternyata, di internet ini banyak banget resep olahan oat yang nama-nama bahan pelengkapnya saja asing, ya, pantes kalau disebut mahal. Orang nggak segampang bayam buat didapatkan yang tinggal nyabut di halaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun nggak salah juga, sih. Bahan oat bukan tumbuh di Indonesia, tentu resep-resep tadi lahir dari tanah yang memang jamak akan <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Chia_seed\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">chia seeds<\/a> dkk. Akan tetapi dari yang saya alami, sesungguhnya oat nggak semembosankan itu di lidah. Ya kayak nasi, tapi nggak manis. Selama nyeduhnya sesuai saran penyajian, tentunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kita tiba di poin utama pembahasan oat instan: apakah bisa bikin kenyang kayak nasi? Jawabnya, bisa! Satu porsi oat yang cuma empat sendok makan tadi itu bagi saya sudah ngenyangin. Beda banget dengan nasi. Asal paham takaran, pasti pas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang bilang bahwa oat instan ini mahal karena dia baru enak kalau toppingnya banyak. Ya sebenernya sama aja kayak nasi, kalau mau enak ya lauknya harus yang enak. Balik ke selera. Jarang juga orang makan nasi doang. Itu antara nggak punya duit, atau emang lagi puasa mutih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang pasti, Oat tuh nggak wajib berkuah susu, dia juga nggak wajib diiringi kismis maupun beri-berian kalau memang nggak cocok sama selera. Ya perlakukan saja sebagai substitusi nasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oat ini enak lho dimakan bersama terong goreng, perkedel, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bakso-memang-enak-tapi-mi-ayam-lebih-sempurna\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bakso,<\/a> atau pakai kuah soto sekalipun. Bagaimanapun, oat instan kan pengganti nasi. Pastinya cocok dong dengan lauk yang juga cocok untuk nasi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, hal ini berlaku kalau mau pindah ke oat bukan untuk alasan kesehatan atau beralih ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/kolom\/komunitas-vegan-tolak-video-mardigu-karena-isinya-daging-semua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">vegan.<\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, oat instan ini cocok banget dijadikan pengganti nasi. Juga nggak mahal, apalagi enek. Asal tau cara penyajiannya. Selain itu, penyajiannya juga jauh lebih mudah ketimbang nasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik mencoba? Masak aer biar mateng, GAS!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Annisa Rakhmadini<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/duka-pengidap-fobia-nasi-yang-hidup-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nggak enek kok!<\/p>\n","protected":false},"author":1833,"featured_media":183484,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[335,4467,16210,16211,3960,6103],"class_list":["post-183256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-alternatif","tag-nasi","tag-oat-instan","tag-pencernaan","tag-pengganti","tag-sarapan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1833"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183256"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183256\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183484"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}