{"id":18176,"date":"2019-10-22T11:30:52","date_gmt":"2019-10-22T04:30:52","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=18176"},"modified":"2019-10-22T15:26:23","modified_gmt":"2019-10-22T08:26:23","slug":"daripada-gagak-berikut-ini-nama-hewan-yang-cocok-berkolaborasi-dalam-lagu-dj","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/daripada-gagak-berikut-ini-nama-hewan-yang-cocok-berkolaborasi-dalam-lagu-dj\/","title":{"rendered":"Daripada Gagak, Berikut Ini Nama Hewan yang Cocok Berkolaborasi dalam Lagu DJ"},"content":{"rendered":"<p>\u201cKenapa harus gagak sih, kalau ikan lumba-lumba itu lebih baik?\u201d<\/p>\n<p>Pertama-tama wajib dan kudu kita haturkan sebesar-besarnya untuk generasi <span style=\"text-decoration: line-through;\">goblok <\/span>Tik Tok Indonesia yang telah mempopulerkan kembali lagu \u201cEntah Apa\u201d. Pasti semua sudah sadar sepenuh hati dan ingatan kan, sama seorang anak kecil yang tariannya melegenda itu. Dibarengi lagu buatan <a href=\"https:\/\/minews.id\/terungkap-ini-dia-sosok-dj-gagak-ternyata-masih-pelajar-dan-cuma-remix-lagu-lewat-hp\/amp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">dek Randa Rizky<\/a> ini, anak ini mampu menyihir jutaan penduduk negara +62. Sebenarnya populernya di dunia tik tok sih, tapi merambah sampai kemana-mana. Hadeh~<\/p>\n<p>Kita beri tepuk tangan yang meriah dong!<\/p>\n<p>Fenomena ini tidak lantas berlangsung surut lo gaes. Seiring berjalannya waktu, sering sekali muncul video generasi tercinta ini mulai dari yang nyebelin, ngeselin, sampai yang menggugah hati. Tapi, temanya sama gaes. Peragaanya juga sama.<\/p>\n<p>Entah apa <span style=\"text-decoration: line-through;\">kaaak <\/span>yang <span style=\"text-decoration: line-through;\">kaaak <\/span>mera <span style=\"text-decoration: line-through;\">kaaak <\/span>suki <span style=\"text-decoration: line-through;\">kaaak <\/span>muuuu !#@!# hingga kau tega mengkhianatiku yang tulus mencintaimu. Tangan disilang ke dada, ke bahu, dan gerakan tangan menjapit secara horizontal dengan bahu. Begitu ya gaes? Aku sih denger-denger aja. Tapi ngapain juga sih harus hewan gagak yang ikut-ikutan populer seiring dengan trendingnya lagu ini?<\/p>\n<p>Padahal gagak itu kan pertanda buruk ya nggak sih, gaes? Tapi meskipun dalam kondisi bahaya sekalipun, hanya di negara +62 saja yang bisa berbahagia. Ya udah, ya udah nggak usah dipermasalahkan.<\/p>\n<p>Tapi gaes, tahu nggak sih kalian, ada banyak sekali hewan-hewan yang bisa berpotensi untuk kolabarasi bareng sama lagu-lagu <span style=\"text-decoration: line-through;\">remix ala diskotik <\/span>DJ. Tanpa memandang lebih baik maupun lebih buruk hewan gagak gaes. Tapi apa salahnya dicoba gaes, pasti bakalan ada goyangan-goyangan yang tentunya cocok untuk gaya kalian gaes, dibarengi lagu DJ yang syarat akan unsur hewani.<\/p>\n<p><strong>Jangkrik, Potensi Enak Didengar 60%<\/strong><\/p>\n<p>Kondisi yang bisa dibangun adalah momentum-momentum <em>garing <\/em>yang sebenarnya sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Maka suara jangkrik begitu sangat identik dengan kondisi saat nongkrong bareng tapi pada main hape semua. Hadeh ~<\/p>\n<p>Situasi itulah yang sudah lekat dengan kehidupan manusia-manusia milenials. Berdasarkan dasar itulah potensi suara jangkrik dalam berkolaborasi dalam lagu DJ yang penuh remix dengan berbagai jenis musik yang potensial dimasukkan. Bisa juga ditambah musik angklung biar ada kesan-kesan mistis <span style=\"text-decoration: line-through;\">bahwa suasana sepi itu merambah ke ruang publik <\/span><\/p>\n<p>Pasti dong sudah punya gambaran yang konkret kan? Kira-kira kalau dituliskan seperti ini : Entah apa <span style=\"text-decoration: line-through;\">k<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">riik<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">k <\/span>yang <span style=\"text-decoration: line-through;\">k<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">rii<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">k <\/span>mera <span style=\"text-decoration: line-through;\">k<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">riik<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">k <\/span>suki <span style=\"text-decoration: line-through;\">k<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">riik<\/span><span style=\"text-decoration: line-through;\">k <\/span>muuuu !#@!# hingga kau tega mengkhianatiku yang tulus mencintaimu.<\/p>\n<p><strong>Katak, Potensi Nyaring Masuk Telinga 75%<\/strong><\/p>\n<p>Yups, hewan kedua yang berpotensi memiliki peluang berkolaborasi dengan lagu DJ adalah katak. Hewan dua alam yang <span style=\"text-decoration: line-through;\">sebenarnya saya rindukan, habis hujan nggak turun <\/span>menandakan bahwa banyak teman-teman kita yang bisa hidup di 2 alam. Alam hati dan fikiran. Ehm~ !#@#<\/p>\n<p>Hewan yang punya suara merdu ini sayang sekali loh jika dilewatkan. Sebagai hewan yang mendapat nominasi hewan merdu menurut versi lagu ada kodok rekotok, rekotok maka wajib deh para DJ baru yang kepingin meremix lagu-lagu lawas. Rekomendasi aja nih ditambahi dengan suara air hujan dan juga angin kencang biar membawa nuansa bencana alam.<\/p>\n<p>Yaaah, kalau sudah masuk di kepala kalian, kira-kira akan seperti ini deh bentuk konkretnya dalam bentuk lagu : Entah apa <span style=\"text-decoration: line-through;\">rekotok<\/span> yang <span style=\"text-decoration: line-through;\">rekotok<\/span> mera <span style=\"text-decoration: line-through;\">rekotok<\/span> suki <span style=\"text-decoration: line-through;\">rekotok<\/span> muuuu !#@!# wuusshhh kricik-kricik wuuuush Gerodak !@#!@ \u00a0hingga kau tega mengkhianatiku yang tulus mencintaimu.<\/p>\n<p><strong>Lumba-lumba, Potensi Enak Banget 100%<\/strong><\/p>\n<p>Nominasi berikutnya jatuh kepada hewan cerdas di alam semesta ini. Hewan yang sangat <em>friendly <\/em>banget sama manusia, pasti ndak enak dong apabila tidak berkolaborasi dengan lagu-lagu DJ. Tidak menaruh penghinaan sekalipun, maka lumba-lumba ini penting loh gaes, <span style=\"text-decoration: line-through;\">minimal mengajak cerdas <\/span>bisa menolong orang nyasar di laut, dan menyelamatkannya.<\/p>\n<p>Sayang kan jika ndak diajak kolaborasi dalam lagu DJ. Rekomended banget deh asal kompilasi lagunya harus pas. Pasti lagu apapun yang berkolaborasi mempunyai iktikad <span style=\"text-decoration: line-through;\">mencerdaskan yang luar biasa <\/span>baik untuk memberikan pelajaran yang berharga. Biar kelihatan cerdas sedikit, rekomendasi banget dibumbui sama suara-suara gesekan kertas <span style=\"text-decoration: line-through;\">biar terkesan baca buku .<\/span><\/p>\n<p>Nah rasanya kan sangat sayang begituloh, jika ada potensi-potensi hewani yang lain yang sebenarnya punya potensi lebih dalam bekolaborasi dalam jagad dunia lagu DJ. Rekomended banget nih buat kalian-kalian yang kebetulan idenya lagi buntu. Barangkali kalau punya rekomendasi yang lain, boleh dong kita sharing. (*)<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lagu-entah-apa-yang-merasuki-demokrasi-kita-dan-efek-suara-gagak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Lagu Entah Apa yang Merasuki \u201cDemokrasi\u201d Kita dan Efek Suara Gagak<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/theo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Theo<\/a><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/faridhermawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\u00a0<\/a>lainnya.<\/p>\n<p>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a> ya.<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 1034px; top: 394px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Padahal gagak itu kan pertanda buruk ya nggak sih, gaes? Tapi meskipun dalam kondisi bahaya sekalipun, hanya di negara +62 saja yang bisa berbahagia.<\/p>\n","protected":false},"author":361,"featured_media":18214,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[4168,3575,4169,2593,1094],"class_list":["post-18176","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-dj-gagak","tag-entah-apa-yang-merasukimu","tag-heboh","tag-tik-tok","tag-viral"],"modified_by":"Zahroh Ayu","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/361"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18176"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18176\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18214"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}